PDIP Probolinggo Salurkan 2.500 Paket Sembako Bantuan Said Abdullah untuk Korban Bencana dan Warga Kurang Mampu

Reporter : Insani
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, saat reses di wilayahnya. (Istimewa)

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menyalurkan sebanyak 2.500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, serta warga yang terdampak bencana di wilayah tersebut. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, yang disalurkan melalui struktur partai di daerah.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan yang tersebar di tujuh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Probolinggo. Distribusi difokuskan pada wilayah yang terdampak bencana serta masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan.

Baca juga: PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Usulkan E-Voting Tekan Biaya Demokrasi Demi Jaga Kedaulatan Rakyat

Beberapa kecamatan yang menjadi prioritas penyaluran di antaranya Kraksaan, Besuk, Krejengan, Leces, Tiris, Kotaanyar, Sumberasih, serta Dringu, termasuk beberapa wilayah lain yang juga mengalami dampak bencana dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian partai kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Menurutnya, PDI Perjuangan berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan bantuan.

“Bantuan dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Abuya Said Abdullah ini merupakan bentuk perhatian dan solidaritas kepada masyarakat Probolinggo. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga, khususnya korban bencana dan masyarakat yang membutuhkan,” kata Anam, Selasa, 10 Maret 2026.

Baca juga: PDIP: Nasionalisme dan Demokrasi Kuat Jadi Kunci Hadapi Geopolitik Global

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, menyalurkan sembako ke masyarakat terdampak bencana dan warga miskin. (Istimewa)

Agar penyaluran bantuan tepat sasaran, distribusi paket sembako melibatkan berbagai elemen struktur partai mulai dari pengurus cabang, anggota fraksi, pengurus anak cabang (PAC), hingga relawan di tingkat desa. Dengan pola distribusi tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama di wilayah yang terdampak bencana maupun warga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Baca juga: PDIP Tetapkan Tiga Fokus Politik 2026: Perkuat Basis Rakyat hingga Kerja Ideologis

Anam berharap kegiatan sosial tersebut dapat memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian di tengah masyarakat.
Momentum bulan suci Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mempererat solidaritas sosial serta membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.

“Ramadan mengajarkan nilai kepedulian dan berbagi. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi penguat kebersamaan sekaligus meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi berbagai tantangan,” pungkasnya.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru