Anak Anggota DPRD Surabaya Dilaporkan ke Polisi Kasus Penganiayaan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi - penganiayaan
Ilustrasi - penganiayaan

Jurnas.net - Anak anggota DPRD Surabaya, Saifudin Zuhri, Hafidh Fawwaidz alias Alfin diduga menjadi pelaku penganiyaan terhadap seorang pelajar berinisial I (19). Hafidh Fawwaidz pun telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

Laporan dengan nomor LP/B/309/III/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR itu telah dilaporkan pada 26 Maret 2024 lalu. Sementara kejadiannya pada Kamis (21/03/2024) pagi di depan rumah Aspirasi Caleg PDIP

Pengacara korban, Soegeng Hari Kartono, mengatakan kejadian ini bermula ketika teman korban melempari mobil pelaku dan menyebabkan kerusakan. Atas peristiwa ini keluarga korban meminta agar I segera meminta maaf kepada Alfian. Korban pun menuruti dan datang ke rumah aspirasi bersama keluarganya.

“Niatmnya untuk bertanggung jawab dan minta maaf,” kata Soegeng, Senin, 22 April 2024.

Baca Juga : Seorang Ayah di Surabaya Aniaya Bayi Usia Enam Hari

I dan keluarganya itu ditemui langsung oleh Saifuddin Zuhri dan anaknya Alfin. I kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan memohon maaf atas rusaknya mobil Alfin.

“I minta maaf terkait kaca mobil yang dilempar temannya. Yang lempar bukan I, tapi temannya," katanya.

Saat melakukan permohonan maaf I justru mendapat pukulan dari Alfin. Saifuddin yang berada di situ pun berusaha melerai. Namun, apa daya pemukulan tetap berlangsung.

Soegeng menuturkan, beberapa saat kemudian, teman-teman Alfin pun datang. Alfin sempat memerintahkan temannya itu untuk memukul korban.

“Pengakuan Iqbal, pelaku sempat meneriaki teman-temannya dengan ancaman jika tidak memukuli Iqbal akan dipukuli. Sehingga korban kembali dipukuli di depan orang tuanya,” ujarnya.

Baca Juga : Oknum Polisi Cabul di Surabaya Akan Dihukum Pidana dan Sanksi Kode Etik

Tak berhenti di situ, Alfin kembali melalukan penganiayaan tanpa teman-temannya kepada I di sebuah bangunan sampung rumah aspriasi. I dianiaya hingga pukul 09.00 WIB.

"Orang tua dari korban sudah berusaha menyelesaikan masalah tapi karena orang kecil dan tidak berdaya ya akhirnya terjadi pemukulan itu,” jelasnya.

Korban pun kemudian membuat laporan ke SPKT Polrestabes Surabaya. Pihak korban berharap agar mendapat keadilan atas peristiwa ini.

"Yang diminta itu keadilan yang seadil-adilnya dan proses ini kalau memang sudah dijalankan," tandasnya.

Berita Terbaru

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons tren peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai terdeteksi di awal 2026.…

Tiga Gedung Cagar Budaya Lenyap, Pemkab Gresik Dituding Tutup Mata 

Tiga Gedung Cagar Budaya Lenyap, Pemkab Gresik Dituding Tutup Mata 

Jumat, 30 Jan 2026 10:22 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 10:22 WIB

Jurnas.net - Penghancuran bangunan cagar budaya di kawasan belakang Kantor Pos Gresik Pelabuhan kian memantik kemarahan warga. Tak hanya satu, tiga gedung…

186 Nelayan Muncar Resmi Miliki Sertifikat Tanah, Ipuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pesisir

186 Nelayan Muncar Resmi Miliki Sertifikat Tanah, Ipuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pesisir

Jumat, 30 Jan 2026 09:08 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 09:08 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat pesisir melalui pemberian kepastian hukum atas aset tanah nelayan.…

Cegah Banjir Surabaya, Eri Cahyadi Tertibkan Sempadan Sungai dan Ajak Warga Disiplin Tata Ruang

Cegah Banjir Surabaya, Eri Cahyadi Tertibkan Sempadan Sungai dan Ajak Warga Disiplin Tata Ruang

Jumat, 30 Jan 2026 08:04 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 08:04 WIB

Jurnas.net - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus memperkuat langkah pencegahan banjir dengan menertibkan pemanfaatan ruang di sepanjang tepi sungai. Ia…