Babysitter di Surabaya Cekoki Obat 'Dewasa' Seorang Balita Viral

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar dari video ibu korban saat menginterogasi NR baby sitternya yang salah memberikan obat. (Istimewa)
Tangkapan layar dari video ibu korban saat menginterogasi NR baby sitternya yang salah memberikan obat. (Istimewa)

Jurnas.net - Seorang ibu berinisial LK mengungkap anaknya berinisial EL, telah dicekoki obat khusus orang dewasa oleh NR, babby sitter-nya viral di media sosial. Kata LK, babby sitter-nya mencekoki anaknya dengan obat-obatan selama setahun atau sejak 2023.

Hal itu diungkapkan LK melalui unggahannya di media sosial instagram dengan nama akun @linggra.k pada 6 Oktober 2024. Kepada LK, NR mengaku obat yang dikonsumsi EL bernama Deksametason dan Pronicy.

LK mengaku menemukan obat itu di sebuah laci lemari, yang dimasukkan ke dalam sebuah toples warna putih. "Ada yang tau ini obat apa?. Ini tuh obat deksametason dan pronicy. Obat keras Buat kalangan dewasa. Apa jadinya kalau diminumkan ke baby (balita)," kata LK, dalam unggahannya.

Mengetahui hal itu, LK kemudian mengintrogasi NR, yang mengakui perbuatannya telah dilakukan sejak tahun 2023. Baby sitter asal Ngawi itu mengaku memberi obat itu supaya tidak repot menyuapi EL dan mempermudah pekerjannya.

"Diberikan sejak 2023. Pemakaian pas tidak mau makan saja. Siang saja, (caranya) saya gerus saja (obat) terus dikasihkan," kata NR, saat diintrogasi LK.

Baca Juga : Walkot Eri Klaim Nihil Kasus Gagal Ginjal Anak di Surabaya

Adapun dampak pemberian obat itu, lanjut LK, akan membuat balita mengalami gangguan kesehatan dan hormon pertumbuhan. "Ini obat ternyata disalahgunakan buat obat penggemuk dan penambah nafsu makan. Tapi ini pun dosis dewasa, bukan buat anak-anak," kata LK.

LK mengaku telah melaporkan NR ke Polda Jatim. Ia tak terima anaknya dikasih obat-obatan tersebut. "Iya benar, NR sudah kami tahan," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Farman, dikonfirmasi.

Berita Terbaru

Kodrat–IPSI Jatim Usulkan Bela Diri Lokal Jadi Ekskul Sekolah, Cetak Atlet dan Karakter Siswa

Kodrat–IPSI Jatim Usulkan Bela Diri Lokal Jadi Ekskul Sekolah, Cetak Atlet dan Karakter Siswa

Jumat, 06 Mar 2026 20:39 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 20:39 WIB

Jurnas.net - Upaya memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga warisan budaya bangsa terus didorong kalangan pegiat olahraga. Pengurus Provinsi…

Reklame Roboh Timpa Jaringan Listrik di Taman Sidoarjo, PLN Kerahkan 63 Personel Lakukan Pemulihan

Reklame Roboh Timpa Jaringan Listrik di Taman Sidoarjo, PLN Kerahkan 63 Personel Lakukan Pemulihan

Jumat, 06 Mar 2026 18:22 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 18:22 WIB

Jurnas.net - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, menyebabkan sebuah reklame roboh dan menimpa jaringan…

DPR Sesalkan Pernyataan Bahlil, Picu Antrean SPBU Mengular

DPR Sesalkan Pernyataan Bahlil, Picu Antrean SPBU Mengular

Jumat, 06 Mar 2026 15:44 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 15:44 WIB

Fenomena panic buying bahan bakar mesin (BBM) melanda sejumlah daerah di Indonesia.…

Harga Minyak Dunia Terancam Naik, Eri Siaga Jaga Inflasi dan Stabilitas Harga di Surabaya

Harga Minyak Dunia Terancam Naik, Eri Siaga Jaga Inflasi dan Stabilitas Harga di Surabaya

Jumat, 06 Mar 2026 12:54 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 12:54 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengantisipasi potensi dampak ekonomi akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Salah…

Gus Ipul Temui Bupati Pasuruan Bahas Pemutakhiran Data Tunggal

Gus Ipul Temui Bupati Pasuruan Bahas Pemutakhiran Data Tunggal

Jumat, 06 Mar 2026 11:33 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 11:33 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menemui Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membahas pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).…

Menu MBG Banyak Dikeluhkan, Anggota DPR Desak Evaluasi Total

Menu MBG Banyak Dikeluhkan, Anggota DPR Desak Evaluasi Total

Jumat, 06 Mar 2026 11:10 WIB

Jumat, 06 Mar 2026 11:10 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) terutama saat Ramadan banyak dikeluhkan oleh masyarakat.…