Komisi C DPRD Jatim Inisiasi Uji Kelayakan Direksi BUMD Demi Optimalisasi Pendapatan Daerah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi. (Istimewa)
Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Adam Rusydi. (Istimewa)

Jurnas.net - Komisi C DPRD Jawa Timur terus menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna memperkuat peran delapan perusahaan milik Pemprov Jatim dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Komisi C DPRD Jatim, Adam Rusydi, mengungkapkan bahwa beberapa BUMD belum memberikan kontribusi optimal terhadap PAD. Salah satu yang menjadi sorotan adalah PT Kasa Husada, anak perusahaan PT Panca Wira Usaha (PWU), yang mengalami krisis keuangan.

"Ada beberapa BUMD yang belum maksimal dalam memberikan kontribusi. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh menjadi langkah penting. Apalagi, PT Kasa Husada saat ini dalam kondisi kolaps," kata Adam, Kamis, 20 Maret 2025.

Menurut Adam, salah satu kendala utama dalam optimalisasi BUMD adalah manajemen sumber daya manusia (SDM). Ia menekankan pentingnya reposisi direksi dan komisaris guna memastikan target PAD bisa tercapai.

"Tanpa reposisi, sulit bagi BUMD untuk mencapai target PAD yang maksimal. Evaluasi ini harus segera dilakukan. Karena itu, kita akan mengagendakan hearing dengan beberapa BUMD dalam waktu dekat," jelasnya.

Baca Juga : KPK Kembali Turun Periksa Puluhan Anggota DPRD Jatim Terkait Kasus Dana Hibah

Adam juga menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak laporan masyarakat terkait permasalahan di BUMD, terutama PT Kasa Husada. Perusahaan ini mengalami kesulitan finansial serius, hingga menyebabkan karyawan hanya menerima 50 persen dari gaji pokok mereka selama dua tahun terakhir.

"Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kita akan mencari solusi agar BUMD, khususnya PT Kasa Husada, bisa kembali sehat dan berkontribusi bagi daerah," katanya.

Sebagai bagian dari langkah perbaikan, Komisi C DPRD Jatim akan mendorong mekanisme fit and proper test bagi calon direksi dan komisaris BUMD. Menurut Adam, DPRD harus dilibatkan dalam proses ini untuk memastikan para pimpinan BUMD memiliki kapabilitas yang mumpuni.

"Uji kelayakan dan kepatutan ini penting agar kita bisa memastikan bahwa orang-orang yang duduk di jajaran direksi dan komisaris benar-benar berkompeten. DPRD harus terlibat dalam proses ini karena ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat," pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Atho’ Soroti Jalan Rusak dan Potensi Macet Wisata di Mojokerto–Jombang Jelang Lebaran

Gus Atho’ Soroti Jalan Rusak dan Potensi Macet Wisata di Mojokerto–Jombang Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 03:06 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 03:06 WIB

Jurnas.net - Menjelang arus mudik Lebaran, persoalan klasik infrastruktur kembali menjadi sorotan. Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah,…

Antusiasme Tinggi, SIER Tambah Armada Mudik Gratis Jadi 12 Bus Jelang Lebaran 2026

Antusiasme Tinggi, SIER Tambah Armada Mudik Gratis Jadi 12 Bus Jelang Lebaran 2026

Rabu, 18 Mar 2026 11:01 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 11:01 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan m…

Suramadu dalam Bayang-Bayang Risiko: Antara Kelalaian dan Ancaman Nyata Saat Mudik Lebaran

Suramadu dalam Bayang-Bayang Risiko: Antara Kelalaian dan Ancaman Nyata Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 09:24 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, Jembatan Suramadu justru berada dalam sorotan tajam. Bukan karena kesiapan infrastruktur, melainkan akibat m…

Geopolitik Memanas, Jatim Tetap Optimistis Kejar Target Investasi Rp147,7 Triliun di 2026

Geopolitik Memanas, Jatim Tetap Optimistis Kejar Target Investasi Rp147,7 Triliun di 2026

Rabu, 18 Mar 2026 03:52 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 03:52 WIB

Jurnas.net – Memanasnya tensi geopolitik global akibat konflik antara Iran, Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat mulai menjadi perhatian terhadap s…

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Jurnas.net - Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berpotensi kembali mengalami perbedaan di Indonesia. Sejumlah organisasi Islam dan…

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…