Duet Dhani-Bayu Airlangga Potensi Kalahkan Eri-Armuji di Surabaya Versi ARCI

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya 2024. (Insani/Jurnas.net)
Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya 2024. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei elektabilitas nama yang digadang-gadang maju di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya 2024. ARCI juga melakukan simulasi pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota Surabaya.

Direktur ARCI Baihaki Sirajt, menyebut pihaknya melakukan simulasi dua pasangan calon antara Eri Cahyadi-Armuji melawan Ahmad Dhani-Bayu Airlangga. Di mana Eri-Armuji representasi PDIP, PKB melawan Dhani-Bayu yang menjadi representasi Gerindra-Golkar.

"Hasilnya Eri-Armuji unggul di angka 39,7 persen, sementara Dhani-Bayu di angka 28,2 persen," kata Baihaki, saat merilis survei di Surabaya, Jumat, 31 Mei 2024.

Baihaki menyebut keunggulan Eri-Armuji tidak aman. Sebab, responden yang belum menentukan pilihan masih tinggi dan bisa diperebutkan oleh paslon lain.

"Responden 32,1 persen belum menentukan pilihan atau belum menjawab. Menurut ARCI, jumlah responden ini menggambarkan pemilih di Surabaya yang masih mengambang atau belum menentukan pilihan masih sangat tinggi," katanya.

[caption id="attachment_4955" align="alignnone" width="1600"] Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Surabaya 2024. (Insani/Jurnas.net)[/caption]

Baca Juga : Pengamat: Petahana Bisa Grogi Jika Kaesang Maju di Pilwali Surabaya 2024

Menurutnya, Eri-Armuji belum aman. Bahkan, jika duet Ahmad Dhani-Bayu Airlangga jadi diduetkan dan didukung partai politik dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), peluang menangnya sangat besar.

"Duet Dhani-Bayu potensial mengalahkan Eri-Armuji, apalagi parpol di KIM solid mengusung Dhani-Bayu. Karena tingkat kepuasan warga Surabaya juga ke petahana tidak tinggi, beda seperti era Risma," ujarnya.

Selain simulasi Eri-Armuji melawan Dhani-Bayu, ARCI juga melakukan simulasi Eri-Armuji melawan Hendro Gunawan-Hendy Setiono. Di mana Eri-Armuji di angka 39,9 persen, sementara Hendro-Hendy di angka 19,4 persen. Responden yang belum menentukan di angka 40,7 persen.

Lalu simulasi Eri Cahyadi-Hendy Setiono di angka 37,7 persen melawan Bayu Airlangga-Hadi Dediansyah 29,7 persen, dan ada 33,6 persen responden belum menentukan pilihan. Kemudian ada simulasi Eri Cahyadi-Armuji 39,7 persen melawan Bayu Airlangga-Hadi Dediansyah 26,7 persen, dan ada 33,6 persen responden belum menentukan.

Baca Juga : Eri-Armudji Terkesan Remehkan NasDem, Daftar Pilwali Surabaya Padahal Sudah Tutup

Dalam survei ARCI untuk simulasi calon wali kota (cawali) Kota Surabaya, petahana Eri Cahyadi masih teratas di angka 37,8 persen, disusul kader Gerindra Ahmad Dhani 15,7 persen, dan kader Golkar Bayu Airlangga di angka 14,6 persen.

Kemudian ada nama eks Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan di angka 8,4 persen. Lalu ada nama pengusaha muda yang juga CEO Baba Rafi, Hendy Setiono di angka 5,2 persen.

Sementara dalam simulasi calon wakil wali kota Surabaya, Armuji di angka 35,8 persen, Bayu Airlangga di angka 25,5 persen, Hendy Setiono 13,1 persen, Hadi Dediansyah 8,7 persen, dan Arif Fathoni 3,2 persen. "Ada 13,7 persen responden yang belum menentukan pilihan," tandasnya.

Survei ARCI dilakukan pada 20-27 Mei 2024 dengan metode stratified multistage random sampling. Survei ini dilakukan di 31 kecamatan di seluruh Kota Surabaya. Total ada 1.000 responden, dengan tingkat margin of error di angka 3,5 persen dan tingkat kepercayaan di angka 95 persen.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…