51 Ribu Orang Tinggalkan Surabaya Untuk Libur Panjang Idul Adha

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasa di Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok: Humas Daops 8 Surabaya)
Suasa di Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok: Humas Daops 8 Surabaya)

Jurnas.net - PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi sebanyak 51.960 pelanggan akan menggunakan KA jarak jauh, pada libur panjang periode tanggal 14 sampai 18 Juni 2024. Untuk itu, KAI mengoperasikan kereta tambahan mengantisipasi lonjakan penumpang pada long weekend memperingati Hari Raya Idul Adha 2024.

"Kami preduksi jumlah okupansi pelanggan akan meningkat, seiring penjualan tiket masih berlangsung," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu, 12 Juni 2024.

Berdasarkan data KAI Daops 8 Surabaya, volume pelanggan KAI menjelang Iduladha meningkat mulai periode tanggal 14 sampai 18 Juni 2024. Yaitu 13.751 pelanggan pada 14 Juni, naik menjadi 14.350 pelanggan.

"Kemudian stabil di angka 7.204 dan 7.372 pelanggan (16 dan 17 Juni). Lalu naik lagi menjadi 9.283 pelanggan KAI pada 18 Juni," ujarnya.

Baca Juga : Pj Gubernur Klaim Ketersediaan Hewan Kurban di Jatim Surplus 1,9 Juta Ekor

Untuk mengantisipasi lonjakan, lanjut Luqman, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 47 KA jarak jauh yang terdiri dari 45 KA jarak jauh reguler, 1 KA jarak jauh tambahan, dan 1 KA lokal komersial tambahan.

Pada periode tersebut, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 27.776 tempat duduk setiap harinya. Terdiri dari 26.296 tempat duduk KA jarak jauh reguler, 680 tempat duduk KA jarak jauh tambahan, dan 800 tempat duduk KA lokal komersial tambahan.

Adapun 1 KA jarak jauh tambahan dan 1 KA lokal komersial yang beroperasi pada 14 - 18 Juni 2024 yakni KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng - Yogyakarta dan KA Arjuno Ekspres relasi Malang - Surabaya Gubeng (PP). Masyarakat juga bisa menghubungi Customer Service di stasiun serta Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial KAI121.

"Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket KA melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi lainnya. Adapun loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api," katanya.

Baca Juga : Ini Deretan Harta Kekayaan Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Hasil Pencucian Uang

Luqman memastikan KAI Daop 8 Surabaya mengakomodir kebutuhan masyarakat, yang melakukan mobilitasnya pada periode libur panjang dan cuti bersama Idul Adha 2024.

Ia mengimbau bagi masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi KA agar segera melakukan pemesanan tiket KA sehingga dapat memilih kereta api dan tanggal keberangkatan sesuai keinginan.

"Namun apabila KA dan tanggal keberangkatan yang diinginkan telah habis, dapat memanfaatkan fitur connecting train yang tersedia pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini akan mengkombinasikan jadwal kereta api yang bersifat pesambungan," pungkasnya.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…