Pemkot Surabaya Akan Blokir 61 Ribu KK 'Siluman'

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi - Kartu Keluarga (KK)
Ilustrasi - Kartu Keluarga (KK)

Jurnas.net - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendikcapil) Kota Surabaya memastikan untuk menertibkan Kartu Keluarga (KK) 'siluman' di wilayahnya. Berdasarkan data, ada sekitar 61.750 KK di Surabaya terancam diblokir.

"Sementara ini datanya ada sekitar 61.750 KK, tapi itu akan dicek lagi, kemungkinan bisa berkurang dari jumlah itu," kata Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto, Rabu, 12 Juni 2024.

Eddy menyebut data tersebut ditemukan lantaran maraknya jumlah KK lebih dari tiga dalam satu alamat. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata pemilik KK berada di luar Surabaya.

"Bahkan ada dalam satu rumah itu terdiri dari 5-6 (KK), 50 (KK) bahkan 100 KK. Sementara setelah dicek, orangnya malah tidak ada di tempat (di luar Surabaya)," katanya.

Baca Juga : Tertibkan Rumah Berisi Puluhan KK Upaya Pemkot Tekan Kemiskinan di Surabaya

Menurutnya, banyaknya KK 'siluman' ini karena mereka hanya ingin mendapat fasilitas yang diberikan Pemkot Surabaya. Misalnya pendidikan dan kesehatan gratis, serta bantuan sosial lainnya.

Oleh karena itu, lanjut Eddy, pihaknya akan menertibkan administrasi kependudukan tersebut. Terlebih dahulu pihaknya akan melakukan verifikasi ulang terhadap 61.750 KK itu. "Kami Dispenduk saat ini sedang mendata ulang KK itu sebelum diblokir. Kita akan fix-kan untuk dipastikan lagi. Batas waktu klarifikasi dilakukan sampai 1 Agustus 2024," ujarnya.

Jika pemilik KK tidak melakukan klarifikasi sampai batas waktu itu, kata dia, Dispendikcapil Surabaya akan mengirim data tersebut ke Jakarta. KK akan diblokir oleh Ditejen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Jadi, kalau semisal sampai 1 Agustus mereka tidak melakukan klarifikasi, nanti datanya kita kirim ke Jakarta untuk dilakukan blokir," jelasnya.

Ia menghimbau bagi masyarakat yang KK-nya diblokir, agar segera mengaktifkan kembali. Caranya, masyarakat bisa memantau melalui sosialisasi di website resmi Dispendukcapil. "Kami akan sosialisasi lagi ke camat dan lurah dulu, gimana caranya masyarakat yang mau mengaktifkan seperti apa. Setelah sosialisasi baru kita umumkan di Website," pungkasnya.

Berita Terbaru

Banyuwangi Gandeng InJourney, Strategi Kembangkan Penerbangan untuk Pulihkan Ekonomi

Banyuwangi Gandeng InJourney, Strategi Kembangkan Penerbangan untuk Pulihkan Ekonomi

Rabu, 14 Jan 2026 11:26 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 11:26 WIB

Jurnas.net - Kabupaten Banyuwangi mulai menatap target besar di sektor pariwisata dan penerbangan. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani resmi menandatangani…

Pemkot Surabaya Digitalisasi Arsip Cak Kartolo untuk Memori Kolektif Bangsa 2026 dan Literasi Budaya

Pemkot Surabaya Digitalisasi Arsip Cak Kartolo untuk Memori Kolektif Bangsa 2026 dan Literasi Budaya

Rabu, 14 Jan 2026 10:08 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 10:08 WIB

Jurnas.net - Upaya pelestarian budaya di Kota Surabaya memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menjaga ludruk sebagai tontonan,…

Hebat! Prabowo Kagum Dengar Pidato Bahasa Inggris Siswa Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Hebat! Prabowo Kagum Dengar Pidato Bahasa Inggris Siswa Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Rabu, 14 Jan 2026 09:18 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 09:18 WIB

Jurnas.net - M. Kiendra Lian Damarta, siswa kelas X Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, mungkin tidak pernah membayangkan dirinya akan berdiri di…

Pemkot Surabaya: 27 Rumah Kompos Hemat APBD Rp14 Miliar dan Perkuat Ekonomi Sirkular Kota

Pemkot Surabaya: 27 Rumah Kompos Hemat APBD Rp14 Miliar dan Perkuat Ekonomi Sirkular Kota

Rabu, 14 Jan 2026 08:12 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 08:12 WIB

Jurnas.net - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengolah sampah organik menjadi kompos bukan sekadar urusan kebersihan kota. Program ini secara nyata…

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Tegaskan Misi Cetak Pemimpin Antikorupsi

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Tegaskan Misi Cetak Pemimpin Antikorupsi

Rabu, 14 Jan 2026 07:36 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan kampus terbaru SMA Taruna Nusantara (TN) di Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, 13 Januari 2026.…

Jelang HPN 2026, Ketua MPR Dorong Pers Jaga Integritas di Era Konten Digital

Jelang HPN 2026, Ketua MPR Dorong Pers Jaga Integritas di Era Konten Digital

Rabu, 14 Jan 2026 06:21 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 06:21 WIB

Jurnas.net - Pertemuan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, di Kompleks…