Respon Surya Paloh Terkait Dugaan Pemerasan Oleh Pimpinan KPK Terhadap Mentan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi - Gedung KPK.
Ilustrasi - Gedung KPK.

Jurnas.net - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut langkah Syahrul Yasin Limpo atau SYL membuat pengaduan masyarakat (dumas) soal dugaan pemerasan yang dilakukan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan upaya mencari keadilan.

Syahrul Yasin Limpo sedianya sempat mendatangi Polda Metro Jaya, siang tadi. Ia disebut memberi keterangan seputar dugaan pemerasan tersebut.

"Kedatangan Bung Sahrul di kepolisian. Itu mungkin hak beliau untuk mencari keadilan," ujar Surya Paloh kepada wartawan, Kamis, 5 Oktober.

Menurutnya, NasDem selalu memberikan kesempatan kepada kadernya dalam menentukan pilihannya sendiri. Termasuk ketika terlibat dalam suatu perkara.

"Kita tetap memberikan kesempatan dan penghargaan kepada seluruh inisiatif yang dilakukan mungkin mencari keadilan itu," sebutnya.

Surya Paloh tak berbicara banyak mengenai kasus dugaan pemerasan tersebut. Sebab, ia juga menanti perkembangan penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya.

"Kita belum tahu apa perkembangannya. Kita lihat," kata Surya Paloh.

Syahrul Yasin Limpo sempat datang ke Polda Metro Jaya. Kedatangannya itu berkaitan dengan penanganan kasus dugaan pidana korupsi berupa pemerasan yang dilakukan oleh Pimpinan KPK, yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Pada kasus itu, ajudan dan sopirnya sempat dipanggil oleh Direktorat Reserse Krimunal Khusus pada 28 Agustus. (Fir/Mal)

Berita Terbaru

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Silaturahmi ke PHDI Jatim, Ali Mufthi: Golkar Rumah Besar bagi Semua Elemen

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:49 WIB

Jurnas.net — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan komitmen partainya untuk membuka ruang politik bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa m…

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…