Pemkot Pastikan Bayi Baru Lahir di Surabaya Langsung Punya Dokumen Lengkap Akta Kelahiran Hingga KIA 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Wali Kota Surabaya di Balai Kota. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Kantor Wali Kota Surabaya di Balai Kota. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya terus meningkatkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi bayi yang baru lahir. Salah satunya dengan mempercepat proses penerbitan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta pembaruan Kartu Keluarga (KK) dalam waktu 1x24 jam.

"Dalam waktu 1x24 jam setelah persalinan, akta kelahiran, KIA, dan perubahan KK sudah bisa diterbitkan. Jadi, saat ibu selesai bersalin, anaknya sudah langsung memiliki dokumen kependudukan yang lengkap," kata Kepala Disdukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, Jumat, 7 Februari 2025.

Eddy mengatakan bahwa saat ini Pemkot telah menjalin kerja sama dengan 61 rumah sakit, 104 praktik mandiri bidan (PMB), serta 63 puskesmas. Seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) ini telah memiliki akun Klampid New Generation (KNG), yang memungkinkan mereka langsung mendaftarkan kelahiran bayi untuk pengurusan dokumen kependudukan.

"Kami berkolaborasi dengan rumah sakit, klinik, puskesmas, dan bidan se-Kota Surabaya untuk mempercepat layanan ini," katanya.

Menurutnya, kerja sama dengan fasyankes ini telah berlangsung sejak 2023. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga bertujuan menjamin setiap anak di Surabaya memiliki dokumen adminduk secara cepat dan praktis.

“Akta kelahiran adalah dokumen dasar untuk berbagai keperluan, baik pendidikan, pengurusan paspor, hingga dokumen lainnya. Di Indonesia, semua basis data kependudukan berawal dari akta kelahiran yang mencantumkan identitas anak dan orang tua,” jelasnya.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Klaim Stok LPG 3 Kg Aman dan Tetap Sesuai HET Rp18.000

Masyarakat dapat mengakses daftar rumah sakit dan praktik bidan yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya melalui laman resmi Disdukcapil Surabaya. Tak hanya fasyankes di dalam kota, Pemkot juga menjalin kerja sama dengan beberapa rumah sakit di wilayah perbatasan, seperti Gresik dan Sidoarjo.

“Banyak warga Surabaya yang melahirkan di rumah sakit di luar kota, seperti di Gresik atau Sidoarjo. Terbaru, kami bekerja sama dengan RSUD Eka Candrarini. Nantinya, dokumen kependudukan bisa langsung diurus melalui rumah sakit tersebut,” katanya.

Eddy menambahkan bahwa seluruh kelahiran di Surabaya dapat langsung diajukan pengurusan aktanya melalui unit kesehatan terkait. Setelah dokumen selesai, orang tua dapat mencetak sendiri akta kelahiran dan KK, sementara KIA akan dikirim oleh Disdukcapil ke rumah sakit, bidan, klinik, atau puskesmas tempat persalinan.

“KIA akan dikirim ke fasilitas kesehatan tempat bayi dilahirkan. Namun, jika bayi lahir di luar Kota Surabaya, orang tua harus mengurus dokumen kependudukan secara mandiri,” katanya.

Eddy mengimbau warga yang anaknya belum memiliki akta kelahiran, untuk segera mengajukan permohonan melalui Klampid New Generation (KNG). "Masyarakat bisa mengakses KNG melalui website resmi Disdukcapil Surabaya, lalu membuat akun dengan nomor ponsel atau WhatsApp dan email yang valid. Permohonan akta kelahiran bisa diajukan secara mandiri, dan dalam 1x24 jam akan langsung terbit, lengkap dengan KIA,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos Banyuwangi kepada Mensos

Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos Banyuwangi kepada Mensos

Kamis, 18 Jun 2026 20:26 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 20:26 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mempercepat berbagai program strategis di bidang pendidikan dan perlindungan sosial. Komitmen tersebut d…

Tangis Bahagia Warnai Pemberian Hadiah Umrah kepada 150 Karyawan HS 

Tangis Bahagia Warnai Pemberian Hadiah Umrah kepada 150 Karyawan HS 

Kamis, 18 Jun 2026 19:15 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Bos rokok HS Muhammad Suryo mengumumkan sebanyak 150 karyawan yang berangkat umrah di pabrik Magelang, Jawa Tengah. Tangis haru dan bahagia menyert…

Alumni Jagoan Digital Banyuwangi Raih Juara 3 Dunia Kompetisi Satelit Mini di Amerika Serikat

Alumni Jagoan Digital Banyuwangi Raih Juara 3 Dunia Kompetisi Satelit Mini di Amerika Serikat

Kamis, 18 Jun 2026 18:34 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 18:34 WIB

Jurnas.net– Program inkubasi talenta digital yang digagas Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Salah satu …

60 Persen Lulusan SMP Tak Tertampung di Sekolah Negeri, DPRD Jatim Usulkan Beasiswa APBD Bagi Siswa Swasta

60 Persen Lulusan SMP Tak Tertampung di Sekolah Negeri, DPRD Jatim Usulkan Beasiswa APBD Bagi Siswa Swasta

Kamis, 18 Jun 2026 17:14 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 17:14 WIB

Jurnas.net – Keterbatasan daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, m…

EastFood Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, 180 Peserta dari Berbagai Negara Bidik Pasar Ekspor

EastFood Indonesia Expo 2026 Resmi Dibuka, 180 Peserta dari Berbagai Negara Bidik Pasar Ekspor

Kamis, 18 Jun 2026 16:04 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 16:04 WIB

Jurnas.net - Industri makanan dan minuman (mamin) Jawa Timur kembali mendapatkan panggung strategis melalui penyelenggaraan EastFood Indonesia Expo (IIFEX)…

PLN dan Daesang Perkuat Sinergi, Pasokan Listrik Andal Jadi Kunci Daya Saing Industri Jawa Timur

PLN dan Daesang Perkuat Sinergi, Pasokan Listrik Andal Jadi Kunci Daya Saing Industri Jawa Timur

Kamis, 18 Jun 2026 13:29 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik b…