Cegah Risiko Bencana, PDIP Jatim Tanam Ribuan Bibit Kopi dan Buah di Bukit Waung Malang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PDIP Jatim Tanam Ribuan Bibit Kopi dan Buah di Bukit Waung Malang demi lestarikan alam dan cegah bencana. (Dok: Humas DPD PDIP Jatim)
PDIP Jatim Tanam Ribuan Bibit Kopi dan Buah di Bukit Waung Malang demi lestarikan alam dan cegah bencana. (Dok: Humas DPD PDIP Jatim)

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam 2.500 bibit pohon di kawasan wisata paralayang Bukit Waung, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu, 23 Februari 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penghijauan dan konservasi lingkungan, terutama di wilayah dekat Pantai Modangan. Dari total bibit yang ditanam, 2.100 merupakan bibit kopi, sementara 400 lainnya adalah bibit pohon buah-buahan.

Aksi penghijauan ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PDI Perjuangan pada 10 Januari lalu, sekaligus HUT ke-78 Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Kegiatan ini salah satu rangkaian hari jadi PDI Perjuangan serta Hari Ulang Tahun Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,"kata Ketua Harian DPD PDI Perjuangan Jatim, Budi Sulistyono.

Kanang, demikian ia disapa, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkuat daerah tangkapan air.

"Kami menargetkan penghijauan di wilayah-wilayah tangkapan air agar dapat menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar," kata Kanang.

Baca Juga : PDIP Minta Maaf ke Rakyat Atas Perilaku Kader yang Langgar Konstitusi Demi Kekuasaan

[caption id="attachment_7143" align="alignnone" width="1600"] PDIP Jatim Tanam Ribuan Bibit Kopi dan Buah di Bukit Waung Malang demi lestarikan alam dan cegah bencana. (Dok: Humas DPD PDIP Jatim)[/caption]

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Ibu Ketum selalu mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terutama saat ini ketika kondisi alam semakin rentan. Penanaman pohon ini adalah bagian dari komitmen kami terhadap kelestarian lingkungan," kata Untari.

Menurutnya, Kabupaten Malang dipilih sebagai lokasi penghijauan karena wilayah ini memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Ia berharap masyarakat, tokoh desa, serta perangkat desa untuk turut menjaga dan merawat bibit, yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

"Kabupaten Malang memiliki berbagai potensi bencana, seperti tanah longsor, tanah gerak, hingga aktivitas gunung berapi. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan penghijauan," ucapnya.

Aksi penanaman pohon ini dihadiri oleh Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim, anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim, serta Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto. Turut serta pula pengurus DPC, PAC, ranting se-Kecamatan Donomulyo, dan anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang.

Sebelum kegiatan penghijauan, acara diawali dengan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita), yang diikuti ratusan warga, mayoritas kaum ibu. Melalui aksi ini, PDIP Jatim menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian alam.

Berita Terbaru

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…