Digitalisasi bansos dilakukan melalui aplikasi Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Warga bisa mendaftar secara mandiri, atau melalui agen perlinsos yang sudah dilatih. Di Banyuwangi, terdapat sekitar 500 agen dari unsur pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga operator desa/kelurahan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh uji coba ini. Menurutnya, kehadiran agen perlinsos sangat penting agar warga yang kesulitan mendaftar, misalnya tidak memiliki gawai, tetap bisa mengakses bantuan.
“Pendamping PKH dan TKSK akan menyisir warga yang memang layak tetapi tidak mampu mendaftar mandiri. Selain itu, operator desa juga siap membantu melalui aplikasi SIKS-NG. Kami bahkan akan melibatkan kader dasa wisma agar lebih banyak warga miskin yang selama ini terlewat pendataan bisa masuk,” ujar Ipuk.
Baca Juga : Banyuwangi Jadi Role Model Nasional: Luhut Minta Bupati Ipuk Bagikan Resep Sukses Digitalisasi Bansos
Jika seluruh rencana berjalan baik, jumlah agen perlinsos di Banyuwangi bisa mencapai 2.000 orang. Ipuk menambahkan, uji coba ini menjadi langkah penting sebelum program diterapkan secara nasional. “Bersama tim lintas kementerian dan lembaga, kita akan memetakan kendala sekaligus mencari solusi agar sistem ini benar-benar tepat sasaran,” jelas Ipuk.
Sementara itu, Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Rahmat Danu Andika, menjelaskan bahwa selama tahap uji coba, hanya warga Banyuwangi yang bisa mendaftar. Pada Oktober mendatang, digitalisasi bansos akan diperluas ke seluruh wilayah Banyuwangi.
Setiap pendaftar diwajibkan memberi akses data pribadi untuk proses verifikasi. Data tersebut akan diformulasikan dan diverifikasi lintas sumber guna menentukan kelayakan penerima bansos.
“Kalau hasil verifikasi menyatakan tidak layak, warga akan tetap mendapat alasan yang jelas. Jika merasa tidak puas, bisa mengajukan sanggahan langsung di portal, dan tim akan melakukan pengecekan ulang,” kata Rahmat.
Hasil dari uji coba ini akan menjadi dasar penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) tahun depan. Untuk tahun ini, penyaluran masih memakai mekanisme lama.
“Digitalisasi bansos diharapkan mampu menekan potensi bantuan yang tidak tepat sasaran serta mempercepat validasi penerima,” pungkas Rahmat.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Ratusan Taruna TNI dan Akpol Dikirim ke Ratusan Sekolah Rakyat Isi MPLS
Sabtu, 01 Agu 2026 18:52 WIB
Jurnas.net - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberangkatkan ratusan Taruna Akademi TNI dan Akpol diberangkatkan dari Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Pemberangkata…
Reses di Jombang, Gus Athoillah Siap Kawal Aspirasi Petani hingga Perbaikan Infrastruktur Desa
Sabtu, 01 Agu 2026 13:17 WIB
Jurnas.net – Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Athoillah atau Gus Athoillah, menegaskan komitmennya mengawal berbagai a…
Kejati Sita Emas Antam dari Saksi NK, Peran Eks Kepala Dinas ESDM Jatim dalam Kasus Pungli Masih Didalami
Sabtu, 01 Agu 2026 12:19 WIB
Jurnas.net – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses perizinan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur terus b…
Anas Urbaningrum Soroti Tren Penurunan Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah, Beri Lima Saran untuk Presiden
Sabtu, 01 Agu 2026 11:06 WIB
Jurnas.net – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, memberikan sejumlah masukan kepada Presiden menyusul tren penurunan tingkat k…
Video Viral Dugaan Eksploitasi Anak di Surabaya, Pemkot Pastikan Bocah dalam Kondisi Baik dan Tetap Bersekolah
Sabtu, 01 Agu 2026 10:36 WIB
Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti video viral di media sosial yang menuding seorang ayah mengeksploitasi anak k…
Banyuwangi Jadi Kawah Candradimuka Timnas BMX Indonesia, Bidik Emas Asian Games 2026
Sabtu, 01 Agu 2026 09:26 WIB
Jurnas.net – Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang dengan menggelar pemusatan l…