Tiga Pahlawan Asal Jatim Jadi Cermin Keberagaman dan Semangat Persatuan Bangsa

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga tokoh asal Jawa Timur mendapat gelar Pahlawan Nasional. (Istimewa)
Tiga tokoh asal Jawa Timur mendapat gelar Pahlawan Nasional. (Istimewa)

Jurnas.net - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan tiga tokoh asal Jawa Timur yang baru saja dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Emil, ketiga tokoh tersebut bukan hanya meninggalkan jejak perjuangan di bidangnya masing-masing, tetapi juga mencerminkan kekayaan karakter bangsa Indonesia yang beragam, dari dunia pesantren, kepemimpinan nasional, hingga perjuangan buruh.

“Tiga tokoh ini datang dari latar belakang yang berbeda, tapi semuanya memiliki semangat yang sama: pengabdian total untuk bangsa dan kemanusiaan,” kata Emil, Senin, 10 November 2025.

Tiga tokoh asal Jawa Timur yang dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional yaitu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden ke-4 Republik Indonesia yang dikenal sebagai pejuang pluralisme dan demokrasi; Syaikhona Muhammad Kholil, ulama besar asal Bangkalan yang menjadi guru para kiai pendiri NU; serta Marsinah, aktivis buruh perempuan yang memperjuangkan keadilan bagi kaum pekerja.

Baca Juga : Ra Nasih: Gelar Pahlawan Syaikhona Kholil Harus Jadi Spirit Pemuda Madura

Emil menilai, ketiganya adalah cermin nyata dari tiga kekuatan bangsa: spiritualitas, intelektualitas, dan keberanian moral.

"Dunia pesantren, perjuangan kaum pekerja, dan kepemimpinan nasional semuanya berpadu dalam semangat patriotisme yang menjadi fondasi karakter bangsa kita,” kata Emil.

Ia berharap momen bersejarah ini menjadi pengingat bagi generasi muda Jawa Timur untuk tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga mewarisi nilai-nilai juangnya dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini adalah saat yang bersejarah bagi Jawa Timur. Semoga anak muda kita mampu meneruskan semangat juang para pahlawan ini dalam bentuk karya, integritas, dan kepedulian sosial,” tandas Emil.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tujuh tokoh bangsa dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025. Prosesi tersebut dihadiri keluarga penerima gelar, para menteri, serta tokoh-tokoh nasional.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, yang mensyaratkan tokoh penerima memiliki jasa luar biasa bagi bangsa, integritas tinggi, serta semangat kebangsaan yang konsisten.

Berita Terbaru

Pengguna Commuter Line di Stasiun Yogyakarta Meningkat 34 Persen 

Pengguna Commuter Line di Stasiun Yogyakarta Meningkat 34 Persen 

Sabtu, 02 Mei 2026 14:53 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 14:53 WIB

Jurnas.net - Momen libur panjang pada pekan ini menjadi atensi pengelola transportasi umum Commuter Line. KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menambah jadwal perjala…

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Al Irsyad Surabaya Tempa Kader Muda dengan Sentuhan Kepemimpinan dan Kewirausahaan

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 11:03 WIB

Jurnas.net - Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks mulai dari krisis moral generasi muda hingga tekanan sosial di era digital Al Irsyad Al Islamiyah…

Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

Strategi Golkar Jatim Menuju 2029: Bangun Mesin Politik Responsif, Bidik Pemilih Muda dan Perempuan

Sabtu, 02 Mei 2026 09:46 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:46 WIB

Jurnas.net – Di tengah lanskap politik yang semakin dinamis dan ekspektasi publik yang terus meningkat, DPD Partai Golkar Jawa Timur memilih mengubah p…

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…