Terpilih Aklamasi Pimpin PSB, Asy'ari Arahkan Saudagar Bawean Naik Kelas di Ekonomi Nasional

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asy'ari menyampaikan sambutan usai terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Saudagar Bawean (PSB). (Faizul/Jurnas.net)
Asy'ari menyampaikan sambutan usai terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Saudagar Bawean (PSB). (Faizul/Jurnas.net)

Jurnas.net - Kongres Persatuan Saudagar Bawean (PSB) ke II di Gresik menjadi penanda penting transformasi organisasi saudagar berbasis kultural, menuju entitas ekonomi yang lebih profesional dan terintegrasi secara nasional. Melalui Pleno V, forum tertinggi pengambilan keputusan, Asy’ari kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum PSB, sementara Muhammad Yahya Zaini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pembina PSB periode 2025–2029.

Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, kongres yang dihadiri ratusan pengusaha dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah ini, menegaskan bahwa posisi PSB sebagai simpul strategis Diaspora Bawean dalam peta ekonomi nasional. Aklamasi terhadap Asy’ari, pengusaha jasa konstruksi nasional PT Swadaya Cipta, mencerminkan kebutuhan organisasi terhadap kepemimpinan yang stabil di tengah agenda konsolidasi dan profesionalisasi usaha anggota.

Rangkaian sidang kongres dipimpin oleh Samsul Qomar sebagai pimpinan sidang utama, didampingi Ahsanul Yaqin dan Muzakki. Seluruh tahapan berjalan tertib, mulai dari laporan pertanggungjawaban, perumusan program strategis, hingga penetapan kepemimpinan PSB untuk empat tahun mendatang.

Ketua Umum PSB terpilih, Asy’ari, menyampaikan bahwa keberhasilan kongres tidak lepas dari partisipasi aktif para pengurus dan anggota yang selama ini menopang keberlangsungan organisasi.

“Sebenarnya saya berharap muncul figur baru yang siap memimpin PSB. Namun demi menjaga kesinambungan organisasi agar tetap berjalan dan relevan, saya bersedia kembali mengemban amanah ini,” kata Asy'ari, dalam sambutannya usai kongres di Gresik, Sabtu, 13 Desember 2025.

Menurut Asy’ari, kongres bukan hanya forum formal, melainkan ruang refleksi untuk menentukan arah PSB di tengah dinamika ekonomi nasional yang kian kompetitif.

“Ini adalah forum tertinggi untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun arah strategis masa depan, serta mengambil keputusan visioner agar PSB semakin solid dan adaptif,” tegasnya.

Peserta Kongres PSB berfoto bersama usai Kongres II di Kabupaten Gresik. (Faizul/Jurnas.net)Peserta Kongres PSB berfoto bersama usai Kongres II di Kabupaten Gresik. (Faizul/Jurnas.net)

Ke depan, lanjutnya, PSB akan mengarahkan fokus pada penyederhanaan struktur organisasi agar lebih efektif dan berdampak. Asy’ari menilai, organisasi yang ramping justru memungkinkan kerja yang lebih cepat dan terukur.

“Struktur kepengurusan akan disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak harus besar, tapi harus bekerja dengan baik. Program yang nyata dan bisa dijalankan akan menjadi prioritas,” jelasnya.

Sejumlah usulan dari cabang-cabang PSB di berbagai daerah, lanjut Asy’ari, akan menjadi lokus utama program empat tahun ke depan. Mulai dari pelatihan startup, penguatan UMKM, hingga sinergi dengan program pemerintah pusat dan daerah.

“PSB ini organisasi profesi. Misinya jelas, meningkatkan kualitas usaha para saudagar. Organisasi harus memberi manfaat konkret bagi anggotanya,” ujarnya.

Pria kelahiran Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean itu, menekankan pentingnya legalitas usaha sebagai fondasi agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di tingkat nasional.

“Nama usaha dan bentuk badan usaha anggota harus jelas dan terdaftar. Di sinilah peran PSB, memastikan saudagar Bawean naik kelas dan punya daya saing,” katanya.

Di hadapan para peserta kongres, Asy’ari menutup dengan menekankan empat nilai utama sebagai fondasi keberlanjutan bisnis, tidak hanya bagi anggota PSB, tetapi juga relevan dalam lanskap ekonomi nasional.

“Pertama integritas, jujur dalam berusaha. Kedua loyalitas, memberikan layanan terbaik. Ketiga personality, terus belajar dan memperbaiki diri. Keempat spirituality, menyadari bahwa setiap usaha memiliki pertanggungjawaban moral dan religius,” pungkasnya.

Berita Terbaru

SIER Bidik Investasi Baru dari Taiwan, Promosikan Kawasan Industri di Hadapan 100 Investor

SIER Bidik Investasi Baru dari Taiwan, Promosikan Kawasan Industri di Hadapan 100 Investor

Senin, 03 Agu 2026 17:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperluas upaya menarik investasi asing dengan mempromosikan kawasan industrinya kepada sekitar 100 i…

Bupati Sleman Jamin Ramah Dunia Usaha, Termasuk Kuliner

Bupati Sleman Jamin Ramah Dunia Usaha, Termasuk Kuliner

Senin, 03 Agu 2026 17:16 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:16 WIB

Jurnas.net - Bupati Sleman Harda Kiswaya menjanjikan ramah dengan dunia usaha, termasuk kuliner. Pasalnya, pembukaan sektor usaha juga memberikan dampak positif…

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Emas dari Dalam Lapas, Kerugian Korban Tembus Rp 3,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Emas dari Dalam Lapas, Kerugian Korban Tembus Rp 3,7 Miliar

Senin, 03 Agu 2026 16:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:22 WIB

Jurnas.net - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur membongkar sindikat penipuan daring bermodus penjualan logam mulia (emas) yang dikendalikan dari dalam…

Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen

Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen

Senin, 03 Agu 2026 15:14 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:14 WIB

Jurnas.net – Kota Surabaya mencatat hasil menggembirakan dalam uji coba nasional program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital 2026. Sebagai salah satu dari 4…

Menghargai Diri Sendiri, Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa

Menghargai Diri Sendiri, Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa

Senin, 03 Agu 2026 12:17 WIB

Senin, 03 Agu 2026 12:17 WIB

Oleh: HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy Ada satu kebiasaan yang diam-diam kita rawat bersama: kita begitu fasih menceritakan kehebatan orang lain. Dengan…

Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Senin, 03 Agu 2026 09:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 09:02 WIB

Jurnas.net - Kreativitas pemuda Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, melahirkan sebuah usaha kreatif yang tidak hanya berorientasi pada bisnis,…