Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat strategi pengendalian inflasi berbasis data, digitalisasi, dan pengawasan distribusi melalui High Level Meeting (HLM) lintas tim strategis. Forum ini menjadi langkah konsolidasi kebijakan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pemkot Surabaya melibatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan dan Perluasan Ekonomi Digital (TP2ED), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin langsung rapat strategis ini, yang juga dihadiri jajaran Forkopimda serta pemangku kepentingan utama seperti Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur, Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur, hingga Bulog, BPS, Kejaksaan, Kepolisian, dan akademisi.
Eri menegaskan, pengendalian inflasi di Surabaya tidak bisa dilakukan secara sektoral. Seluruh tim diarahkan bergerak dalam satu sistem yang terintegrasi, mulai dari pemetaan kebutuhan komoditas, digitalisasi transaksi, hingga pengawasan distribusi di lapangan.
“Inflasi harus dikendalikan melalui digitalisasi yang terhubung dengan data kebutuhan komoditas dan neraca pangan. Dari situ, pemerintah bisa memastikan pasokan, harga, dan distribusi berjalan seimbang,” kata Eri.
Digitalisasi transaksi dinilai krusial karena tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka akses pembiayaan bagi pedagang dan pelaku UMKM, sehingga mereka tidak tertekan oleh fluktuasi harga.
Aparat Dilibatkan Awasi Distribusi Pangan
Strategi pengendalian inflasi Surabaya juga diperkuat dengan keterlibatan Kejaksaan dan Kepolisian dalam pengawasan distribusi bahan pokok. Dengan data yang akurat mengenai lokasi produsen, jalur distribusi, dan titik pasar, aparat dapat memastikan ketersediaan barang serta mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.
“Ini upaya mempertemukan data dengan kondisi di lapangan. Ketika harga produsen dan harga pasar terpaut jauh, segera bisa ditelusuri,” jelas Eri.
Pemkot Surabaya memulai langkah konkret pengendalian inflasi melalui pemetaan neraca komoditas kebutuhan pokok. Komoditas prioritas dipantau sejak dari tingkat produsen hingga harga jual di pasar, sehingga potensi gejolak harga bisa diantisipasi lebih dini.
Tim Pengendali Inflasi Daerah memastikan harga tetap berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus menjaga daya beli masyarakat. "Jika pasokan aman dan harga stabil, ekonomi bergerak dan kesejahteraan warga terjaga,” ujarnya.
Eri mengungkapkan, ekonomi Surabaya menunjukkan tren positif. IPM mencapai 85,6, nilai investasi Rp40,48 triliun, pertumbuhan ekonomi 5,5 persen, angka kemiskinan turun menjadi 3,5 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka 4,84 persen, dan Gini Rasio 0,369.
Namun, Pemkot menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen pada tahun mendatang. Untuk itu, Pemkot bersama BI dan OJK akan memperkuat validasi data ekspor-impor dan logistik yang selama ini belum sepenuhnya tercatat dalam perhitungan BPS.
“Surabaya adalah kota jasa dan gerbang Indonesia Timur. Dengan data yang lebih akurat, potensi pertumbuhan ekonomi bisa dioptimalkan,” pungkas Eri.
Editor : Andi Setiawan
Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…