Pemkab Banyuwangi Siapkan ASN Jadi Birokrasi Adaptif Digital Hadapi Quantum Age

author jurnas.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Rhenald Kasali, dalam kegiatan Capacity Building ASN Go Digital di hadapan ASN Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Rhenald Kasali, dalam kegiatan Capacity Building ASN Go Digital di hadapan ASN Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Perubahan global kini tidak lagi bergerak perlahan dan bertahap. Dunia telah memasuki fase baru yang ditandai lompatan teknologi, ketidakpastian tinggi, dan kompleksitas yang sulit diprediksi. Menyadari tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu bertransformasi dari birokrasi prosedural menjadi birokrasi adaptif di era yang dikenal sebagai Quantum Age.

Langkah ini diwujudkan dengan menghadirkan pakar manajemen dan Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Rhenald Kasali, dalam kegiatan Capacity Building ASN Go Digital: Kolaborasi, Inovasi, dan Transformasi untuk Pemerintahan Masa Depan, yang diikuti ribuan ASN Pemkab Banyuwangi.

Rhenald menekankan bahwa di era kuantum, ancaman terhadap negara dan pemerintahan tidak selalu datang dari kekuatan militer, melainkan dari kecepatan teknologi yang melampaui kesiapan institusi.

“Konflik hari ini bisa muncul lewat algoritma, keputusan diambil oleh mesin, dan ancaman datang dari kecerdasan buatan, informasi palsu, hingga serangan digital jika tidak disikapi secara bijak,” kata Rhenald, Selasa, 16 Desember 2025.

Menurut Rhenald, ciri utama Quantum Age adalah kecepatan perubahan, keterhubungan tanpa batas, serta ketidakpastian yang tinggi. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk mampu membaca perubahan secara cepat dan mengambil keputusan berbasis konteks lapangan yang dinamis.

“Dunia tidak lagi berjalan linear. Pemerintah harus lincah, adaptif, dan siap menghadapi situasi yang sulit diprediksi,” katanya.

Dalam konteks kerja pemerintahan, Rhenald menegaskan bahwa manusia ke depan akan semakin bekerja berdampingan dengan mesin, termasuk kecerdasan buatan (AI). Namun, ia mengingatkan agar ASN tidak kehilangan daya kritis.

“AI adalah alat bantu, bukan pengganti nalar. Risiko terbesar justru ketika manusia berhenti berpikir, menerima informasi mentah tanpa verifikasi dan kebijaksanaan,” tegas Founder Rumah Perubahan itu.

Ia juga mengingatkan bahwa era digital mengubah cara masyarakat memaknai kebenaran. Informasi menjadi sangat kontekstual, sementara keterhubungan digital membawa tantangan serius terkait keamanan data dan privasi publik.

“ASN harus bijak menggunakan teknologi, agar inovasi tidak melanggar ruang personal masyarakat,” imbuhnya.

Rhenald menilai birokrasi masa depan harus berani berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor, tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial sebagai fondasi pelayanan publik.

“Saya kira birokrasi masa depan adalah birokrasi yang lincah, kolaboratif, dan berani melakukan terobosan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai pemahaman tentang Quantum Age penting untuk menyelaraskan transformasi digital yang tengah dijalankan Banyuwangi dengan tantangan global ke depan.

“Kita tidak bisa menghindar dari perubahan. Kita harus menghadapinya bersama-sama agar Banyuwangi siap menyongsong masa depan,” kata Ipuk.

Berita Terbaru

Safari Ramadan di Lamongan, Ketua Golkar Jatim Pamitkan Akhsanul Yakin Maju DPRD Jatim dari Dapil XIII

Safari Ramadan di Lamongan, Ketua Golkar Jatim Pamitkan Akhsanul Yakin Maju DPRD Jatim dari Dapil XIII

Kamis, 12 Mar 2026 01:49 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 01:49 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufhti, mulai menyiapkan regenerasi kader partai untuk menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 m…

PLN UIT JBM Berbagi dengan Driver Ojol Senior di Gresik, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

PLN UIT JBM Berbagi dengan Driver Ojol Senior di Gresik, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Rabu, 11 Mar 2026 18:12 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 18:12 WIB

Jurnas.net - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh PT PLN (Persero) untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui Unit Induk Transmisi…

Permenperin RKL-RPL Berlaku, SIER Siapkan Sistem Online Permudah Perizinan Tenant

Permenperin RKL-RPL Berlaku, SIER Siapkan Sistem Online Permudah Perizinan Tenant

Rabu, 11 Mar 2026 13:46 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 13:46 WIB

Jurnas.net - Pemerintah terus memperkuat tata kelola perizinan industri guna menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif sekaligus menjaga keberlanjutan…

Pemkot Surabaya Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik Lebaran, ASN Bandel Terancam Sanksi

Pemkot Surabaya Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik Lebaran, ASN Bandel Terancam Sanksi

Rabu, 11 Mar 2026 09:16 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 09:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kepentingan pribadi selama libur…

Pemprov Jatim Siapkan Ribuan Armada dan Posko Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran

Pemprov Jatim Siapkan Ribuan Armada dan Posko Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran

Rabu, 11 Mar 2026 07:09 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 07:09 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada arus mudik Idul Fitri…

BARON Grup Luncurkan Ekspedisi Pasar Rokok ke 8 Negara Asia–Australia, Target Serap Tembakau Petani Indonesia

BARON Grup Luncurkan Ekspedisi Pasar Rokok ke 8 Negara Asia–Australia, Target Serap Tembakau Petani Indonesia

Rabu, 11 Mar 2026 06:37 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 06:37 WIB

Jurnas.net – Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Grup (BARON Grup), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur, menggagas program Ekspedisi Pasar Rokok A…