Perkuat Penyidikan Korupsi, John Franky Ariandi Yanafia Resmi Jabat Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Jatim

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Jatim, John Franky Ariandi Yanafia. (Istimewa)
Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Jatim, John Franky Ariandi Yanafia. (Istimewa)

Jurnas.net - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali melakukan penyegaran struktural sebagai bagian dari strategi penguatan penanganan tindak pidana khusus (Pidsus). Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan penunjukan John Franky Ariandi Yanafia, sebagai Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Timur.

John Franky sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan dikenal luas sebagai jaksa yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengungkapan perkara korupsi berskala besar. Mutasi ini tidak sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari upaya institusional Kejati Jatim untuk meningkatkan kualitas, ketajaman, dan efektivitas fungsi penyidikan perkara tindak pidana khusus.

Jabatan Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Jatim sebelumnya diemban oleh Muhammad Harris, yang kini mendapatkan penugasan baru sebagai Kasi B atau Kasi Narkotika pada Bidang Tindak Pidana Umum Kejati DKI Jakarta.

Selama memimpin Seksi Tindak Pidana Khusus di Kejari Sidoarjo, John Franky menorehkan kinerja menonjol melalui penanganan sejumlah perkara korupsi yang merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah. Beberapa perkara strategis yang berhasil ditangani antara lain korupsi bantuan lumpur Sidoarjo, kasus Perumda Delta Tirta Sidoarjo, penyelewengan dana hibah kelompok masyarakat, pengelolaan aset Rusunawa Tambaksawah, penyalahgunaan kewenangan sektor perbankan BRI, penjualan aset tanah milik pemerintah desa, penyelewengan dana CSR Desa Entalsewu, hingga praktik pungutan liar dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kinerja tersebut turut mengantarkan Kejari Sidoarjo meraih berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya peringkat terbaik I satuan kerja tipe A penanganan perkara tindak pidana korupsi se-Jawa Timur Tahun 2025, peringkat pertama Kejaksaan Negeri tipe A secara nasional dalam penanganan perkara korupsi versi KPK Tahun 2025, serta penghargaan sebagai Kasi Pidsus terbaik se-Jawa Timur Tahun 2025.

Tak hanya fokus pada penindakan, John Franky juga dikenal memiliki pendekatan progresif dalam pencegahan korupsi. Ia menggagas platform digital “Lapor Kajari”, sebuah inovasi berbasis teknologi yang mempermudah masyarakat melaporkan dugaan tindak pidana korupsi secara cepat, transparan, dan real time. Terobosan ini dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi publik sekaligus memperkuat deteksi dini tindak pidana korupsi.

Seiring dengan promosi tersebut, posisi Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo kini resmi dijabat oleh Sigit Sambodo, guna memastikan kesinambungan dan stabilitas kinerja penanganan perkara tindak pidana khusus di wilayah Sidoarjo.

Rangkaian mutasi ini menegaskan komitmen Kejati Jawa Timur dalam melakukan penataan organisasi secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat lini penyidikan Pidsus agar semakin profesional, solid, dan responsif dalam memberantas tindak pidana korupsi di Jawa Timur.

Berita Terbaru

SIER Bidik Investasi Baru dari Taiwan, Promosikan Kawasan Industri di Hadapan 100 Investor

SIER Bidik Investasi Baru dari Taiwan, Promosikan Kawasan Industri di Hadapan 100 Investor

Senin, 03 Agu 2026 17:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperluas upaya menarik investasi asing dengan mempromosikan kawasan industrinya kepada sekitar 100 i…

Bupati Sleman Jamin Ramah Dunia Usaha, Termasuk Kuliner

Bupati Sleman Jamin Ramah Dunia Usaha, Termasuk Kuliner

Senin, 03 Agu 2026 17:16 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:16 WIB

Jurnas.net - Bupati Sleman Harda Kiswaya menjanjikan ramah dengan dunia usaha, termasuk kuliner. Pasalnya, pembukaan sektor usaha juga memberikan dampak positif…

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Emas dari Dalam Lapas, Kerugian Korban Tembus Rp 3,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beli Emas dari Dalam Lapas, Kerugian Korban Tembus Rp 3,7 Miliar

Senin, 03 Agu 2026 16:22 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:22 WIB

Jurnas.net - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur membongkar sindikat penipuan daring bermodus penjualan logam mulia (emas) yang dikendalikan dari dalam…

Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen

Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen

Senin, 03 Agu 2026 15:14 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:14 WIB

Jurnas.net – Kota Surabaya mencatat hasil menggembirakan dalam uji coba nasional program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital 2026. Sebagai salah satu dari 4…

Menghargai Diri Sendiri, Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa

Menghargai Diri Sendiri, Catatan Subuh dari Bentangan Tambang Tanah Jawa

Senin, 03 Agu 2026 12:17 WIB

Senin, 03 Agu 2026 12:17 WIB

Oleh: HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy Ada satu kebiasaan yang diam-diam kita rawat bersama: kita begitu fasih menceritakan kehebatan orang lain. Dengan…

Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Senin, 03 Agu 2026 09:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 09:02 WIB

Jurnas.net - Kreativitas pemuda Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, melahirkan sebuah usaha kreatif yang tidak hanya berorientasi pada bisnis,…