Aset Rp797 Miliar, Laba Rp4 Miliar: DPRD Jatim Bongkar Bobroknya Kinerja PT JGU

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur rapat bersama PT JGU. (istimewa)
Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur rapat bersama PT JGU. (istimewa)

Jurnas.net - Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur menyoroti bobroknya kinerja PT Jatim Graha Utama (JGU), perusahaan milik daerah yang mengelola aset raksasa Rp797 miliar, namun hanya mampu menghasilkan laba bersih sekitar Rp4 miliar. Kritik keras ini terlontar dalam rapat kerja yang digelar di Balai Kota Batu, Rabu, 17 Desember 2025.

Ketua Pansus BUMD DPRD Jatim, Agung Mulyono, membuka rapat dengan teguran tegas kepada manajemen PT JGU terkait minimnya transparansi dan ketidaklengkapan dokumen.

“Aset perusahaan besar, tapi data yang diserahkan seperti setengah-setengah. Hari ini, PT JGU harus paparkan secara terang capaian dan strategi masa depan,” tegas Agung.

Direktur Utama PT JGU, Mirza Muttaqien, mengakui perusahaan menghadapi sejumlah kendala yang menghambat konversi aset menjadi keuntungan maksimal. Meski laporan keuangan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), performa bisnis dinilai jauh dari optimal.

Beberapa hambatan utama yang diungkap Mirza, yakni masalah sertifikasi aset di Puspa Agro, Kletek, dan Tanjungsari yang belum resmi. Kemudian hambatan permodalan, karena regulasi daerah melarang aset dijaminkan ke lembaga keuangan, dan dampak pandemi terutama pada sektor properti, yang sempat stagnan pada 2021–2022.

“Tanpa sertifikat, aset bernilai tinggi itu seperti macan ompong. Sulit diajak kerja sama dengan pihak ketiga,” ujar Mirza.

Namun kritik Pansus lebih menohok. Sri Untari Bisowarno, Ketua Komisi E DPRD Jatim, mempertanyakan rasio pengembalian modal (return on asset) yang timpang.

“Aset hampir Rp800 miliar, tapi laba bersih hanya Rp4 miliar. Struktur biaya operasional yang muncul 2023–2025 juga patut dipertanyakan,” kata Sri Untari.

Fuad Bernardi menambahkan, kontribusi PT JGU terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat minim. Menurutnya, pembahasan masalah yang sama terus berulang, layaknya “kaset rusak.”

“Publik menunggu hasil, bukan alasan klasik,” kritik Fuad.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Jurnas.net – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal organisasi terbesar di Indonesia ini tidak hanya m…