Hari Jadi Banyuwangi Tanpa Seremoni: Diubah Jadi Aksi Nyata Peduli Sesama

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan paket sembako akan dibagikan ke warga pada momentum Hari Jadi Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Ribuan paket sembako akan dibagikan ke warga pada momentum Hari Jadi Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 tahun ini tak lagi dipenuhi karangan bunga berderet di pendopo. Di bawah kepemimpinan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, seremoni tahunan tersebut diubah menjadi gerakan kepedulian sosial yang langsung menyentuh warga pra sejahtera dan korban bencana.

Alih-alih ucapan selamat dalam bentuk karangan bunga, Ipuk mengimbau seluruh pihak untuk menggantinya dengan paket sembako. Hasilnya, sebanyak 2.145 paket sembako berhasil dihimpun dan mulai disalurkan kepada warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Banyuwangi.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkenan mengganti karangan bunga dengan paket sembako. Dengan cara ini, peringatan Harjaba bisa lebih bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ipuk, Senin, 22 Desember 2025.

Ipuk menegaskan sembako tersebut diprioritaskan bagi warga pra sejahtera serta keluarga yang terdampak bencana, termasuk banjir yang terjadi di sejumlah kecamatan beberapa waktu terakhir.

“Paket sembako yang terkumpul kami distribusikan kepada warga miskin dan keluarga yang terdampak bencana. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” katanya.

Seluruh paket sembako dikumpulkan di Pendopo Sabha Swagata sejak 16 Desember 2025. Distribusi dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Banyuwangi, Henik Setyorini, menyebut ribuan paket sembako tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai instansi, BUMN, swasta, hingga komunitas masyarakat.

“Sebagian paket sembako sudah kami salurkan, seperti kepada tukang becak, pengemudi ojek online, dan petugas kebersihan saat puncak Harjaba pada 18 Desember lalu. Penyaluran juga dilakukan kepada warga terdampak banjir di Muncar dan wilayah lainnya,” jelas Henik.

Menurut Henik, konsep penggantian karangan bunga dengan sembako bukan hal baru di Banyuwangi. Pola serupa sebelumnya juga diterapkan saat pelantikan bupati, dan dinilai efektif menumbuhkan budaya empati sekaligus mengurangi pemborosan dalam acara seremonial.

“Respons masyarakat sangat positif. Harapannya, semangat berbagi ini bisa terus menjadi tradisi dalam setiap peringatan atau agenda besar di Banyuwangi,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Jurnas.net – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal organisasi terbesar di Indonesia ini tidak hanya m…