Diskominfo Jatim Latih ASN Jadi MC Profesional, Perkuat Citra Acara Resmi Pemerintahan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Keprotokolan. (Dok: Diskominfo Jatim)
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Keprotokolan. (Dok: Diskominfo Jatim)

Jurnas.net - Profesionalisme birokrasi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program, tetapi juga oleh cara negara hadir dan berbicara di hadapan publik. Kesadaran inilah yang mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Keprotokolan di Kantor Diskominfo Jatim, Selasa, 23 Desember 2025.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya aparatur, khususnya ASN yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan resmi pemerintahan. MC dan petugas protokol dinilai memiliki peran strategis sebagai representasi wajah institusi sekaligus penentu kesan pertama dalam setiap acara kenegaraan.

Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa penyelenggaraan acara pemerintahan harus mencerminkan nilai profesional, tertib, dan berwibawa. Hal tersebut tidak terlepas dari kemampuan MC dan pemahaman protokol yang tepat.

Pelatihan ini menghadirkan Diah Arinatus Safifah, MC Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang menekankan bahwa MC bukan sekadar pembaca acara, melainkan pengendali suasana dan penjaga pesan institusi.

“Sebagus apa pun konsep acara, tata panggung, dan pengisi acara, jika MC tidak memahami protokol dan karakter kegiatan, maka pesan acara tidak akan tersampaikan dengan baik,” kata Arina.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Keprotokolan. (Dok: Diskominfo Jatim)Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Master of Ceremony (MC) dan Keprotokolan. (Dok: Diskominfo Jatim)

Menurutnya, MC wajib memahami klasifikasi acara—mulai dari hard formal, semi formal, hingga nonformal—serta menyesuaikan gaya bahasa, intonasi, ekspresi, dan improvisasi tanpa melanggar kaidah protokol.

Ia menjelaskan, pada acara hard formal, MC harus patuh penuh pada naskah dan susunan acara yang telah ditetapkan. Sementara pada acara semi formal, pengelolaan suasana masih dimungkinkan, namun tetap dalam batas yang profesional dan tidak berlebihan.

Sementara itu, narasumber kedua, Guntur Bagus Tri Atmojo, mengupas pentingnya keprotokolan pemerintahan sebagai bentuk penghormatan negara terhadap pejabat dan tamu kehormatan. Ia menekankan bahwa protokol bukan sekadar aturan teknis, melainkan bagian dari etika kenegaraan.

“Protokol adalah upaya menjaga kehormatan, kewibawaan, dan ketertiban dalam setiap kegiatan resmi yang melibatkan pejabat negara dan tamu kehormatan,” jelasnya.

Guntur mengingatkan, kesalahan kecil seperti penataan tempat duduk atau urutan pejabat dapat berdampak besar terhadap citra institusi dan hubungan antar lembaga.

“Karena itu, pemahaman dasar keprotokolan wajib dimiliki oleh setiap panitia dan pendukung acara pemerintahan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Diterjang Hujan dan Puting Beliung, PLN UIT JBM Gerak Cepat Pulihkan Transmisi Surabaya

Diterjang Hujan dan Puting Beliung, PLN UIT JBM Gerak Cepat Pulihkan Transmisi Surabaya

Rabu, 11 Feb 2026 18:35 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 18:35 WIB

Jurnas.net - Hujan deras disertai petir dan angin puting beliung yang melanda Kota Surabaya, Selasa malam (10/2), mengakibatkan gangguan serius pada jaringan…

Memikul Kota dalam Diam: Selamat Jalan Mas Awi

Memikul Kota dalam Diam: Selamat Jalan Mas Awi

Rabu, 11 Feb 2026 13:58 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 13:58 WIB

Jurnas.net - Hidup tak pernah benar-benar mudah bagi Adi Sutarwijono (biasa dipanggil Awi atau Adi). Namun beliau memilih menjalaninya dengan kepala tegak dan…

Dari Desa di Bawean ke Pimpinan Pusat BAZNAS, Jejak Pengabdian Syarifuddin untuk Negeri

Dari Desa di Bawean ke Pimpinan Pusat BAZNAS, Jejak Pengabdian Syarifuddin untuk Negeri

Rabu, 11 Feb 2026 12:37 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 12:37 WIB

Jurnas.net - Pulau Bawean kembali menorehkan kebanggaan. Dari Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, lahir seorang putra daerah yang kini…

Banyuwangi Kunci Inflasi dari Hulu: Ipuk Gerakkan 4K dan 97 Toko Inflasi Jelang Ramadan

Banyuwangi Kunci Inflasi dari Hulu: Ipuk Gerakkan 4K dan 97 Toko Inflasi Jelang Ramadan

Rabu, 11 Feb 2026 11:24 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 11:24 WIB

Jurnas.net - Menjelang Ramadan dan Idulfitri, banyak daerah fokus pada operasi pasar saat harga mulai melonjak. Namun di Banyuwangi, pendekatan yang ditempuh…

Gus Atho Siap Perjuangkan Insentif Guru TPQ dan Perbaikan Jalan Desa di Mojokerto

Gus Atho Siap Perjuangkan Insentif Guru TPQ dan Perbaikan Jalan Desa di Mojokerto

Rabu, 11 Feb 2026 10:29 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 10:29 WIB

Jurnas.net - Reses bukan sekadar agenda rutin legislatif. Bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, Ahmad Athoillah (Gus Atho), reses adalah…

Harga Lebih Murah Jelang Puasa, Gerakan Pangan Murah Pemkot Surabaya Ludes Diserbu Warga

Harga Lebih Murah Jelang Puasa, Gerakan Pangan Murah Pemkot Surabaya Ludes Diserbu Warga

Rabu, 11 Feb 2026 07:12 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 07:12 WIB

Jurnas.net - Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis…