Diskominfo Jatim Raih Predikat AA dan Prima 2025, Jadi Role Model Reformasi Birokrasi Digital

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan penghargaan kepada Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin. (Dok: Kominfo Jatim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan penghargaan kepada Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin. (Dok: Kominfo Jatim)

Jurnas.net - Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perangkat daerah dengan kinerja terbaik di Indonesia. Komitmen itu dibuktikan melalui raihan dua anugerah prestisius pada Penganugerahan Penghargaan Bidang Pelayanan Publik, Akuntabilitas Kinerja, Zona Integritas, dan Budaya Kerja Tahun 2025, yang digelar di Surabaya, Kamis, 12 Desember 2025.

Diskominfo Jatim meraih Predikat AA untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) serta Predikat A (Prima) untuk kategori Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik tingkat perangkat daerah. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa meningkatnya kualitas pelayanan publik di Jawa Timur tidak terlepas dari kemampuan perangkat daerah dalam mengadaptasi kebijakan nasional secara cepat dan tepat.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan program-program prioritas nasional. Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah adalah kunci agar pelayanan publik dan pembangunan di Jawa Timur berjalan lebih selaras, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Raihan SAKIP AA mencerminkan penerapan manajemen kinerja Diskominfo Jatim yang sangat efektif, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga evaluasi. Setiap program dinilai mampu menghasilkan output dan outcome yang jelas, relevan, dan berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam percepatan transformasi digital.

Sementara Predikat A (Prima) pada kategori pelayanan publik menunjukkan bahwa Diskominfo Jatim telah berhasil menghadirkan layanan informasi publik, layanan aduan, digitalisasi layanan, serta penguatan keamanan dan teknologi komunikasi yang memenuhi standar kualitas tinggi—baik dari aspek kecepatan, ketepatan, maupun kepuasan pengguna.

Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Diskominfo dan dukungan lintas sektor.

“Penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. Kami akan terus memperkuat transparansi, efektivitas, dan inovasi layanan informasi publik agar masyarakat merasakan manfaat transformasi digital secara langsung,” tegasnya.

Perkuat Reformasi Birokrasi Digital
Acara penganugerahan turut dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Ombudsman RI dan Pemprov Jatim mengenai peningkatan kualitas pelayanan publik, peluncuran Kartu Identitas Digital ASN, serta penyerahan bantuan sosial dari Bank Jatim bagi kelompok rentan.

Raihan dua penghargaan sekaligus menempatkan Diskominfo Jatim sebagai role model reformasi birokrasi digital yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pemprov Jatim menargetkan agar prestasi ini semakin mempercepat perluasan layanan publik berbasis teknologi, peningkatan literasi digital, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan akuntabel di seluruh wilayah Jawa Timur.

Berita Terbaru

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…