HBH Bawean Internasional 2026 Digelar di Jogja, Satukan Diaspora Bawean dari Berbagai Negara

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pamflet Halal Bihalal Bawean Internasional. (Dok: Jurnas.net)
Pamflet Halal Bihalal Bawean Internasional. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Halal Bihalal (HBH) Bawean 2026 akan mencatat sejarah baru dengan mengusung skala internasional, dan menghadirkan diaspora Bawean dari berbagai belahan dunia. Acara yang akan digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu, 11–12 April 2026, di Auditorium Gedung Perwacy, Ringroad Timur Yogyakarta ini, menjadi penanda kebangkitan kembali tradisi silaturahmi warga Bawean setelah vakum delapan tahun sejak 2017.

Ketua Panitia Pelaksana HBH Bawean Internasional, M. Faisol, menjelaskan bahwa perubahan skala dari nasional menjadi internasional, tidak lepas dari antusiasme diaspora Bawean di luar negeri yang siap hadir langsung ke Yogyakarta.

“Awalnya halal bihalal di Jogja itu nasional atau nusantara. Tapi karena melibatkan warga dan tokoh Bawean dari Malaysia, Singapura, Australia, hingga Inggris, maka skala acaranya menjadi internasional,” kata Faisol, Jumat, 26 Desember 2025.

Faisol menyebutkan kehadiran peserta dari luar negeri telah dikonfirmasi. Di antaranya dari Malaysia sekitar 30 orang, Singapura 20 orang, Australia 20 orang, serta rombongan dari Inggris dan negara lainnya. "Insya Allah mereka semua akan hadir, guna mempererat silaturrahim demi dan untuk Bawean," katanya.

Pemilihan Yogyakarta sebagai tuan rumah dinilai sangat strategis. Selain dikenal sebagai kota budaya dan wisata, Jogja memiliki akses transportasi yang mudah, termasuk penerbangan langsung dari Malaysia, Singapura, hingga Australia.

“Jogja itu titik temu yang ideal dan strategis. Baik dari Jakarta, Surabaya, hingga luar negeri, semua relatif mudah menjangkau. Ini yang membuat Jogja dipilih untuk memulai kembali halal bihalal Bawean yang sempat vakum,” ujarnya.

Lebih dari sekadar ajang temu kangen, HBH Bawean Internasional juga menjadi ruang konsolidasi identitas Bawean di tengah diaspora global, agar warga Bawean di manapun berada tetap terhubung dengan akar budaya dan nilai leluhur.

"Dimanapun berada, warga Bawean tetap membawa identitasnya. HBH ini menjadi ruang agar silaturahmi, budaya, dan nilai-nilai Bawean tetap terjaga dan terus diwariskan," pungkasnya.

Berita Terbaru

Pemkab Jepara Raih Penghargaan Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Pemkab Jepara Raih Penghargaan Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Senin, 05 Okt 2026 16:24 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:24 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Jepara meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) K…

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus mendorong pengembangan dan perluasan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah …

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jurnas.net - Maraknya konten lucu bersama anak di media sosial mendapat banyak perhatian warganet, namun konten tersebut memunculkan indikasi bentuk…

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jurnas.net - Suster Dulce Maria Guterres, FDCC, seorang biarawati Katolik asal Timor-Leste berdiri pada mimbar saat Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 di…

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …