Polda Jatim Akhirnya Tangkap Oknum Ormas yang Seret dan Usir Nenek 80 Tahun di Surabaya

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast. (Insani/Jurnas.net)
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akhirnya menangkap oknum organisasi masyarakat (ormas) berinisial M Yasin (MY), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap seorang perempuan lanjut usia, Elina Widjajanti (80), di Surabaya. Penangkapan ini menjadi titik terang setelah kasus tersebut menyita perhatian publik.

Tersangka MY diamankan tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim di Polsek Wonokromo sekitar pukul 17.15 WIB, Senin, 29 Desember 2025. Usai ditangkap, tersangka langsung digelandang ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan penangkapan tersebut dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh. "Tersangka MY diamankan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim pada Senin sore sekitar pukul 17.15 WIB di Polsek Wonokromo," kata Jules, Selasa, 30 Desember 2025.

Jules menambahkan penyidik masih terus mendalami perkara ini dan membuka peluang penetapan tersangka lain, mengingat peristiwa tersebut diduga melibatkan lebih dari satu orang.

"Perkara ini akan terus kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan,” tegasnya.

Saat ini, tersangka MY telah resmi ditahan di Rumah Tahanan Polda Jatim guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kasus yang menimpa Nenek Elina sebelumnya mengundang keprihatinan luas setelah video kejadian viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah anggota ormas berpakaian merah memaksa korban keluar dari rumahnya di Jalan Dukuh Kuwukan Nomor 27, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

Korban yang telah berusia lanjut tampak ditarik, diseret, bahkan digotong secara paksa, sebuah tindakan yang menuai kecaman masyarakat. Peristiwa kekerasan itu diketahui terjadi pada Rabu (6/8/2025).

Tidak hanya mengalami pengusiran, beberapa hari setelah kejadian, rumah Nenek Elina disegel menggunakan kayu dan besi, menutup akses masuk bagi penghuni. Kondisi semakin memprihatinkan ketika bangunan rumah tersebut diratakan dengan tanah menggunakan alat berat eskavator pada Jumat (15/8/2025), atau sekitar sepekan setelah insiden awal.

Merasa haknya dilanggar dan mengalami trauma mendalam, Nenek Elina akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Mapolda Jatim pada Rabu (29/10/2025). Laporan itu tercatat dengan Nomor LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR.

Dalam laporannya, korban melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan perusakan, sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang dan barang.

Berita Terbaru

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jurnas.net — Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Kabupaten Ngawi tidak sekadar diisi dengan seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi b…