Gus Lilur Ungkap Konflik Kementerian KKP - ESDM Penyebab Izin Tambang Nasional Macet 5 Tahun

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengusaha nasional HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. (Dok: Jurnas.net)
Pengusaha nasional HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Pengusaha nasional HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mengungkap fakta di balik stagnasi panjang penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Indonesia. Menurutnya, selama lebih dari lima tahun negara tersandera oleh tarik-menarik kewenangan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya terkait izin pertambangan pasir laut.

Owner Kaisar Bauksit Nusantara (Kabantara Grup) itu, menyebut konflik kewenangan tersebut jarang terungkap ke ruang publik, namun dampaknya sangat besar terhadap tata kelola pertambangan nasional.

“Tidak banyak yang tahu bahwa pernah ada benturan serius antar-kementerian dalam soal penerbitan izin tambang. Perebutan kewenangan ini berlangsung lebih dari lima tahun dan membuat negara praktis gagal menerbitkan IUP baru,” kata Gus Lilur, Senin, 5 Januari 2025.

Menurut pengusaha asal Situbondo itu, kebuntuan regulasi tersebut membuat negara memilih mengambil jeda panjang dalam penerbitan izin baru, yang berimbas pada terhambatnya investasi legal dan tumbuhnya praktik pertambangan tanpa izin.

Gus Lilur menilai situasi tersebut mulai menemukan titik terang setelah disahkannya Undang-Undang Minerba Nomor 2 Tahun 2025, yang kembali menegaskan pembagian kewenangan dan ruang lingkup perizinan pertambangan di Indonesia. "Dengan UU Minerba yang baru, NKRI kembali memiliki regulasi yang jelas. Galian A dan Galian B sudah diatur secara tegas,” jelasnya.

Ia memaparkan, Galian A meliputi komoditas strategis seperti emas, perak, dan tembaga, sementara Galian B mencakup batubara, nikel, bauksit, timah, bijih besi, mangan, dan galena.
Gus Lilur mengaku lega karena konflik kewenangan yang sebelumnya membayangi sektor tambang kini telah berakhir.

Ia menyebut kepastian regulasi sebagai prasyarat mutlak bagi dunia usaha untuk bergerak secara legal dan bertanggung jawab. "Banyak pelaku usaha tambang bergembira, termasuk saya. Ketika aturan jelas, pengusaha bisa bekerja sesuai kaidah dan negara pun diuntungkan,” katanya.

Namun di balik kepastian regulasi tersebut, Gus Lilur mengingatkan adanya warisan persoalan besar. Ia mencatat, sepanjang 2016–2022, pemerintah mencabut lebih dari 10.000 IUP, yang menyebabkan sekitar 10 juta hektare lahan tambang kembali ke negara. Kondisi ini, menurutnya, justru memicu maraknya ribuan tambang ilegal di berbagai daerah.

“Ketika izin legal macet dan pengawasan lemah, yang tumbuh adalah tambang ilegal. Ini yang merusak lingkungan dan menimbulkan bencana,” tegasnya.

Ia menyinggung sejumlah musibah lingkungan di Sumatra sebagai contoh nyata dampak eksploitasi sumber daya alam tanpa tata kelola yang baik. “Masalah utamanya bukan sekadar tambang, tetapi tambang tanpa aturan. Hutan gundul, sungai rusak, masyarakat jadi korban,” ucapnya.

Meski demikian, Gus Lilur menegaskan bahwa pertambangan adalah keniscayaan dalam kehidupan modern. Hampir seluruh kebutuhan dasar manusia, mulai dari pasir, besi, semen, kaca, keramik, aluminium, hingga perlengkapan sanitasi, bersumber dari hasil tambang. "Mustahil kita hidup tanpa pertambangan. Yang harus dibenahi adalah tata kelolanya,” ujarnya.

Pengusaha yang juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi itu pun menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menegakkan hukum secara konsisten. “Aturannya sebenarnya sudah hampir sempurna. Yang bermasalah adalah pelaksanaannya karena masih ada oknum-oknum perusak di dalamnya. Tegakkan hukum setegak-tegaknya,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Gus Lilur mengutip lirik lagu Iwan Fals sebagai refleksi kondisi penegakan hukum saat ini. "Kan ku angkat engkau menjadi manusia setengah dewa’. Itu relevan bila hukum ditegakkan dengan adil. Salam keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…

SIER Salurkan Dua Tandon Air Bersih untuk Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

SIER Salurkan Dua Tandon Air Bersih untuk Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…

PMII Desak Kapolres Probolinggo Buka Dasar Hukum Melepas Dua Orang dalam Kasus Rokok Ilegal

PMII Desak Kapolres Probolinggo Buka Dasar Hukum Melepas Dua Orang dalam Kasus Rokok Ilegal

Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB

Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…