Mufti Anam Ajak Komunitas Akar Rumput Bumikan Empat Pilar, Gotong Royong Jadi Benteng Persatuan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Pasuruan. (Istimewa)
Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Pasuruan. (Istimewa)

Jurnas.net - Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi memperkuat persatuan, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Pesan tersebut disampaikan Mufti dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 18 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak muda, komunitas perempuan, hingga tokoh masyarakat, sebagai representasi kekuatan akar rumput dalam menjaga keutuhan bangsa.

Dalam suasana dialogis dan terbuka, Mufti menekankan bahwa Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bukan sekadar konsep normatif, melainkan nilai hidup yang telah terbukti menjadi perekat kebangsaan sejak Indonesia berdiri.

“Empat Pilar ini bukan hafalan, tetapi pedoman hidup bersama. Di situlah arah bangsa ditentukan, terutama ketika kita menghadapi perubahan global yang begitu cepat,” kata Mufti, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia mengingatkan kembali gagasan besar almarhum Taufiq Kiemas, mantan Ketua MPR RI, yang menggagas sosialisasi Empat Pilar sebagai upaya sistematis membangun kesadaran kebangsaan lintas generasi. Menurut Mufti, warisan pemikiran tersebut semakin relevan di tengah tekanan global, mulai dari krisis iklim, ketimpangan ekonomi, hingga instabilitas geopolitik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Mufti juga menyoroti kecenderungan menguatnya sikap individualisme akibat perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup. Ia menilai, jika tidak diimbangi dengan nilai kebersamaan, kondisi tersebut berpotensi mengikis solidaritas sosial yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

“Gotong royong adalah identitas kita. Jika nilai ini pudar, maka persatuan akan rapuh. Empat Pilar harus hadir dalam tindakan nyata, dari kepedulian sosial hingga keberanian merawat sesama,” tegasnya.

Selain itu, Mufti mengajak masyarakat untuk terus menjaga harmoni antarumat beragama dan solidaritas lintas identitas. Ia menekankan bahwa keberagaman adalah kekuatan strategis bangsa, bukan ancaman. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian yang kerap beredar di ruang digital.

“Literasi digital adalah bagian dari pengamalan Empat Pilar hari ini. Bijak menyaring informasi sama pentingnya dengan menjaga persatuan di dunia nyata,” katanya.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan kebangsaan di lingkungan masing-masing. Banyak peserta mengaku memperoleh perspektif baru tentang bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diterapkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

Menutup acara, Mufti menyampaikan optimisme bahwa selama Empat Pilar Kebangsaan terus dihidupkan dalam praktik sosial, Indonesia akan tetap kokoh, inklusif, dan mampu menghadapi dinamika zaman tanpa kehilangan jati diri.

Berita Terbaru

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Jurnas.net — Peristiwa tragis meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke area proyek pembangunan gorong-gorong …

Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen, EastFood dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Dongkrak Investasi dan Ekspor

Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen, EastFood dan ALLPACK Surabaya 2026 Siap Dongkrak Investasi dan Ekspor

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB

Senin, 15 Jun 2026 15:04 WIB

Jurnas.net – Kinerja ekonomi Jawa Timur yang tumbuh impresif pada Triwulan I 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sektor riil dan memperluas peluang i…

DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

DPRD Jatim Soroti Dugaan Grup Gay di Surabaya, Lilik Hendarwati Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Karakter

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:47 WIB

Jurnas.net – Terungkapnya sebuah grup media sosial di kawasan Surabaya Timur yang diduga berkaitan dengan aktivitas perilaku seksual menyimpang menjadi p…

Polres Situbondo Tangkap Dua Buronan Pencabulan Anak dan Curat di Bali

Polres Situbondo Tangkap Dua Buronan Pencabulan Anak dan Curat di Bali

Senin, 15 Jun 2026 12:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:27 WIB

Jurnas.net - Komitmen Polres Situbondo dalam memburu pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri dari jerat hukum kembali dibuktikan. Hanya berselang dua hari…

DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

DPRD Jatim: Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp2 Juta Harus Dibuktikan dengan Komitmen Nyata, Bukan Pencitraan

Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:31 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan guru non-ASN atau guru honorer …

Pemkot Surabaya Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Utsawa Dharma Gita 2026

Pemkot Surabaya Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 09:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 09:27 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter melalui berbagai kegiatan keagamaan dan b…