Esport Masuk Sekolah: 300 Sekolah di Surabaya Ikut Grand Tournament MLBB 2025

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelajar di Surabaya ikut Grand Tournament Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Goes To School 2025. (Humas Pemkot Surabaya)
Pelajar di Surabaya ikut Grand Tournament Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Goes To School 2025. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Grand Tournament Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Goes To School 2025 yang digagas Moonton Games. Ajang final yang mempertemukan talenta muda tingkat SD dan SMP tersebut digelar di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Kamis (8/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menegaskan turnamen esport pelajar ini tidak hanya dimaknai sebagai hiburan, tetapi harus menjadi momentum penyeimbang antara hobi bermain gim dan tanggung jawab belajar. Pesan itu selaras dengan slogan utama kegiatan, “Belajar Dulu Baru Mabar.”

“Saya ingin slogan itu benar-benar diresapi di dalam hati. Kalau belum belajar, jangan dulu main bareng (mabar). Kami titipkan pesan ini kepada bapak dan ibu guru untuk mengawasi agar anak-anak tetap sehat dan terarah dalam menggunakan gawai,” ujar Febrina, Jumat, 9 Januari 2026.

Febrina menjelaskan, kompetisi esport juga memiliki dimensi edukatif. Melalui turnamen, siswa dilatih menghargai sportivitas, kerja sama tim, disiplin, manajemen waktu, dan pengendalian emosi. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam pembentukan karakter dan kesiapan generasi muda menghadapi era digital.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, mampu menyeimbangkan akademik dengan minatnya di dunia esport. Ini bisa menjadi langkah awal menuju jenjang profesional, bahkan hingga tingkat SEA Games,” katanya.

Program MLBB Goes To School 2025 melibatkan lebih dari 300 sekolah jenjang SD dan SMP di Surabaya. Para peserta didampingi Teacher Ambassador, yakni guru yang telah mendapatkan pembekalan untuk menjadi pendamping, pengawas, sekaligus fasilitator agar aktivitas bermain gim tetap positif dan terukur.

Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Gim Moonton Games, Erina Tan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme pelajar dan tenaga pendidik di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Ia mencatat pertumbuhan signifikan jumlah guru yang terlibat dalam program pendampingan.

“Kami memulai dari hanya 50 guru, kini berkembang menjadi 328 guru di Surabaya dan wilayah sekitarnya — Sidoarjo, Gresik, Jombang, Kediri, Malang, dan Mojokerto. Peran guru sangat krusial untuk memastikan esport selaras dengan nilai pendidikan,” ujar Erina.

Erina menegaskan komitmen Moonton untuk menghadirkan ekosistem esport yang aman, inklusif, dan berorientasi pendidikan. Menurutnya, minat siswa pada gim dapat diarahkan menjadi aktivitas produktif tanpa mengabaikan pendidikan formal.

Ia berharap para peserta turnamen tidak hanya berprestasi di arena gim, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang tangguh dan berkarakter. “Terima kasih kepada para guru dan pihak sekolah atas dedikasi dan kepercayaan yang diberikan. Kalian adalah pelopor sekaligus tonggak penting dalam membentuk dan mengarahkan program ini,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…