Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut dalam Dugaan Korupsi Pokir Laptop Pesantren

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya. (Insani/Jurnas.net)
Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Dugaan korupsi pengadaan laptop untuk pondok pesantren di Jawa Timur kini menyeret nama salah satu unsur pimpinan fraksi DPRD Jawa Timur. Informasi yang dihimpun dari sumber selalu.id menyebutkan, pimpinan fraksi tersebut berasal dari partai berlambang warna kuning dan diduga berperan sebagai pengusul program melalui skema Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Jatim.

“Dugaan program pengadaan laptop itu berasal dari Pokir. Disebut-sebut dari ketua fraksi G,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin, 2 Februari 2026.

Isu ini mencuat ke ruang publik bersamaan dengan aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Masyarakat Pembela Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Gempar Jatim) di depan Kantor Inspektorat Jawa Timur. Massa mendesak agar dilakukan audit investigatif menyeluruh terhadap pengadaan laptop yang tercatat dalam rencana belanja Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jatim.

Ketua Gempar Jatim, Zahdi, menyampaikan bahwa paket pengadaan laptop untuk pondok pesantren masuk dalam program peningkatan peran serta masyarakat dalam pemberdayaan sumber daya manusia. Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), terdapat sejumlah paket pengadaan dengan nilai ratusan juta rupiah per paket.

Pengadaan tersebut menggunakan metode e-purchasing. Namun, menurut Zahdi, persoalan muncul setelah dilakukan perbandingan dengan harga pasar pada katalog elektronik nasional.

“Untuk laptop dengan spesifikasi prosesor Intel Core i5 generasi ke-12, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB, harga di e-katalog nasional berkisar Rp12 juta hingga Rp13 juta per unit. Selisih dan kesesuaiannya perlu diuji secara serius,” ujarnya.

Perbandingan tersebut memunculkan kecurigaan adanya potensi ketidaksesuaian spesifikasi dengan harga yang dibayarkan negara, sekaligus dugaan pengadaan yang tidak efisien. Apalagi, sasaran program adalah pondok pesantren yang seharusnya mendapatkan bantuan berkualitas dan tepat guna.

“Pesantren bukan objek eksperimen kebijakan gagal, apalagi tempat pembuangan barang bermasalah. Karena itu audit investigatif mutlak dilakukan,” tegas Zahdi.

Oleh karena itu, Zahdi mendesak Inspektorat Jawa Timur segera turun tangan melakukan audit investigatif, khususnya terhadap pengadaan yang berada di bawah kewenangan Biro Kesra. Mereka juga meminta agar hasil pemeriksaan dibuka ke publik dan ditindaklanjuti secara hukum jika ditemukan pelanggaran.

Selain aspek administratif, Zahdi menilai persoalan ini juga menyangkut tanggung jawab politik. Mereka mendesak Gubernur Jawa Timur serta pimpinan DPRD Jatim untuk memastikan program bantuan berbasis Pokir tidak menjadi celah penyimpangan anggaran.

“Kami minta ada tanggung jawab politik. Jangan sampai program bantuan pesantren justru mencederai kepercayaan publik dan dunia pendidikan keagamaan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

DPRD Bongkar Borok BUMD Jatim, Dari Dividen Terutang hingga Rangkap Jabatan Direksi

DPRD Bongkar Borok BUMD Jatim, Dari Dividen Terutang hingga Rangkap Jabatan Direksi

Kamis, 25 Jun 2026 20:26 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:26 WIB

Jurnas.net – Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur kembali menjadi sorotan tajam. Di tengah besarnya penyertaan modal yang telah digelontorkan P…

Pemkot Surabaya Lelang Mobil Dinas Bensin untuk Beralih ke Kendaraan Listrik

Pemkot Surabaya Lelang Mobil Dinas Bensin untuk Beralih ke Kendaraan Listrik

Kamis, 25 Jun 2026 18:04 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 18:04 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat transformasi penggunaan kendaraan listrik di lingkungan pemerintahan sebagai strategi menekan biaya…

69 Rumah Sakit di Surabaya Akan Terhubung dalam Sistem Satu Data Kesehatan

69 Rumah Sakit di Surabaya Akan Terhubung dalam Sistem Satu Data Kesehatan

Kamis, 25 Jun 2026 16:07 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:07 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap melakukan lompatan besar dalam transformasi layanan kesehatan melalui penguatan program Satu Data K…

KREAFEST 2026, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI Lawan Hoaks dan Kejahatan Digital

KREAFEST 2026, Polda Jatim Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI Lawan Hoaks dan Kejahatan Digital

Kamis, 25 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 15:04 WIB

Jurnas.net – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Polda Jawa Timur mengajak generasi muda u…

Kemacetan Ketapang Kian Parah, Bupati Ipuk Dorong Pelebaran Jalan hingga Percepatan Tol Probowangi

Kemacetan Ketapang Kian Parah, Bupati Ipuk Dorong Pelebaran Jalan hingga Percepatan Tol Probowangi

Kamis, 25 Jun 2026 14:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 14:43 WIB

Jurnas.net – Kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, terutama saat musim liburan dan periode puncak mobilitas masyarakat, mendorong P…

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah

Kamis, 25 Jun 2026 13:24 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 13:24 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa, kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui k…