Refleksi Sejarah Golkar, Sekjen Tekankan Kader Harus Relevan Menjawab Kebutuhan Rakyat

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, pada Rakerda DPD Partai Golkar se- Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, pada Rakerda DPD Partai Golkar se- Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, mengingatkan seluruh kader agar kembali pada ruh dasar kelahiran Golkar, yakni sebagai kekuatan politik yang hadir untuk menjawab tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan Sarmuji saat memberikan arahan dalam Rakerda DPD Partai Golkar se-Jawa Timur, Minggu malam, 15 Februari 2026.

Sarmuji menjelaskan, Golkar lahir dari kondisi politik nasional yang kala itu penuh konflik antarpartai. Pada masa itu, pertarungan ideologi antarkekuatan politik membuat roda pemerintahan sulit berjalan dan program pembangunan tidak optimal.

“Golkar hadir sebagai jawaban atas situasi tersebut. Bung Karno saat itu menggagas adanya golongan fungsional untuk mengatasi kisruh partai politik, yang kemudian diwujudkan melalui Sekretariat Bersama Golkar,” kata Sarmuji.

Selain itu, ia menyinggung tantangan besar lain yang melatarbelakangi kelahiran Golkar, yakni upaya Partai Komunis Indonesia (PKI) mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Dalam konteks tersebut, Golkar berdiri sebagai kekuatan penyeimbang sekaligus penjaga ideologi bangsa.

 Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, di sela Rakerda DPD Partai Golkar se- Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, di sela Rakerda DPD Partai Golkar se- Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Menurut Sarmuji, refleksi sejarah itu penting untuk dikontekstualisasikan dengan kondisi kekinian. Ia menegaskan bahwa tantangan zaman hari ini memang berbeda, namun esensinya sama: Golkar harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Oleh karena itu, saya meminta Golkar Jawa Timur untuk benar-benar relevan dan relate dengan masyarakat. Relevan artinya mampu menjawab kebutuhan rakyat, terutama melalui program yang langsung dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, selain relevan, kader Golkar juga harus “relate” atau terhubung secara emosional dan komunikatif dengan masyarakat. Di era media sosial, menurutnya, ruang untuk membangun kedekatan dengan rakyat justru semakin terbuka lebar.

“Sepanjang kita bisa relevan dan relate, Golkar akan dicintai masyarakat. Kalau mampu menjawab tantangan zaman di konteks Jawa Timur, Golkar bukan hanya akan eksis, tapi naik ke level yang lebih tinggi,” pungkas Sarmuji.

Berita Terbaru

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Bahaya Eksploitasi Digital di Balik Konten Lucu Anak

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:20 WIB

Jurnas.net - Maraknya konten lucu bersama anak di media sosial mendapat banyak perhatian warganet, namun konten tersebut memunculkan indikasi bentuk…

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Kisah Biarawati Katholik Asal Timor Lester Beri Ceramah di Unisa Yogyakarta

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 09:10 WIB

Jurnas.net - Suster Dulce Maria Guterres, FDCC, seorang biarawati Katolik asal Timor-Leste berdiri pada mimbar saat Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-27 di…

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Tumpeng Raksasa 3 Meter Jadi Ikon HUT ke-20 SMAN 1 Kebomas, Sarat Makna Tradisi dan Kebersamaan

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:15 WIB

Jurnas.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 SMAN 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur, berlangsung meriah. Ribuan siswa larut dalam kemeriahan yang tidak hanya …

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Gus Lilur: Saya Siap Perang Pidana, Tapi Ada 3 Syarat untuk Menepi dari Polemik NU

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 13:18 WIB

Jurnas.net - Polemik pasca-Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, belum sepenuhnya mereda. Warga…

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

MBG dan KDMP yang Gerus Ruang Fiskal Dinilai Bebani Kesejahteraan Masyarakat 

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 08:39 WIB

Jurnas.net - Persoalan kesejahteraan masyarakat masih menjadi perhatian di tengah berbagai dinamika perekonomian nasional. Setahun setelah tujuh Desakan…