Pemkot Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman April 2026, Harga Tetap Terkendali

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Pemkot Surabaya mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional. (Humas Pemkot Surabaya)
Petugas Pemkot Surabaya mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga terkendali memasuki April 2026. Kepastian ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi warga pasca momentum Lebaran, sekaligus menunjukkan efektivitas pengendalian pangan di Kota Pahlawan.

Melalui evaluasi sepanjang Maret 2026, Pemkot menegaskan bahwa pasokan pangan berada dalam kondisi aman dengan sistem pemantauan rutin di pasar tradisional maupun modern.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan bahwa hasil evaluasi tersebut menjadi dasar penguatan langkah pengendalian di bulan berikutnya.

“Hasil evaluasi Maret menunjukkan ketersediaan pangan terjaga dengan baik, dan ini kami lanjutkan sebagai pijakan untuk menjaga stabilitas di April,” kata Nanik, Senin, 6 April 2026.

Salah satu indikator utama adalah ketersediaan beras. Indeks Kecukupan Pangan (IKP) Surabaya pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,13, yang mencerminkan stok dalam kondisi lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Cadangan beras di Bulog juga menjadi penopang utama stabilitas pasokan.

“Dengan cadangan yang ada, kami optimistis kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi dan harga bisa dijaga tetap stabil,” jelasnya.

Di sektor peternakan, kondisi serupa juga terlihat. Stabilnya aktivitas pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) menunjukkan bahwa pasokan daging tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemkot Surabaya terus mengintensifkan operasi pasar dan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah. Fokusnya adalah memastikan komoditas strategis tetap terjangkau di tengah dinamika harga.

“Pasar murah dan GPM akan terus kami perkuat agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” imbuhnya.

Tak hanya dari sisi distribusi, penguatan juga dilakukan dari hulu produksi. Pemkot menggulirkan bantuan bibit serta dukungan sarana pertanian, khususnya untuk komoditas hortikultura, guna menjaga kesinambungan pasokan jangka panjang.

Selain itu, Pemkot bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mempertahankan sistem pemantauan harian terhadap harga dan ketersediaan pangan. Langkah ini memungkinkan respons cepat terhadap gejolak yang terjadi di lapangan. “Setiap perubahan bisa langsung kami tindak lanjuti, sehingga stabilitas tetap terjaga,” tegas Nanik.

Pemkot Surabaya berharap, berbagai upaya ini mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa tekanan lonjakan harga. “Kami pastikan pasokan aman, distribusi lancar, dan harga terkendali, agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Skandal Proyek Pelindo Terbongkar: Dugaan Korupsi Berkedok Operasional Rugikan Negara Rp83 Miliar

Skandal Proyek Pelindo Terbongkar: Dugaan Korupsi Berkedok Operasional Rugikan Negara Rp83 Miliar

Senin, 06 Apr 2026 09:36 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:36 WIB

Jurnas.net — Skandal dugaan korupsi proyek strategis di tubuh PT Pelindo Regional III mulai terbuka di ruang sidang. Pengadilan Tipikor Surabaya, pada Rabu, 1 A…

Bandara Banyuwangi Melejit Saat Lebaran 2026, Penerbangan Naik 44 Persen

Bandara Banyuwangi Melejit Saat Lebaran 2026, Penerbangan Naik 44 Persen

Senin, 06 Apr 2026 08:29 WIB

Senin, 06 Apr 2026 08:29 WIB

Jurnas.net – Tren positif sektor pariwisata di Banyuwangi kembali tercermin dari meningkatnya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi selama p…

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Bersih dari Politik Uang dan Korupsi

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Bersih dari Politik Uang dan Korupsi

Senin, 06 Apr 2026 06:12 WIB

Senin, 06 Apr 2026 06:12 WIB

Jurnas.net - Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU), sorotan terhadap arah dan integritas organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu kian…

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, GM FKPPI Jatim Kecam Israel dan Desak Negara Bertindak Tegas

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, GM FKPPI Jatim Kecam Israel dan Desak Negara Bertindak Tegas

Selasa, 31 Mar 2026 16:32 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:32 WIB

Jurnas.net — Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Praka Farizal Rhomadhon di Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Di rumah sederhana yang d…

Rieke: RUU PSdK Harus Lindungi Pembela HAM dari Kriminalisasi

Rieke: RUU PSdK Harus Lindungi Pembela HAM dari Kriminalisasi

Senin, 30 Mar 2026 22:41 WIB

Senin, 30 Mar 2026 22:41 WIB

Jurnas.net - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, mengusulkan penguatan perlindungan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pembahasan RUU…

DPRD Jatim Bentuk Pansus LKPJ 2025, Rapor Kinerja Khofifah-Emil Siap Dievaluasi

DPRD Jatim Bentuk Pansus LKPJ 2025, Rapor Kinerja Khofifah-Emil Siap Dievaluasi

Senin, 30 Mar 2026 13:41 WIB

Senin, 30 Mar 2026 13:41 WIB

Jurnas.net - DPRD Provinsi Jawa Timur mulai menggeber fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan…