Ekonomi Banyuwangi Tumbuh Lebih Tinggi dari Jatim dan Nasional, Pariwisata dan Pertanian Jadi Andalan

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat menikmati keindahan wisata di wilayahnya. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat menikmati keindahan wisata di wilayahnya. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan performa impresif. Sepanjang 2025, laju ekonomi daerah ini melampaui capaian Provinsi Jawa Timur maupun nasional, sebuah indikator kuat bahwa strategi pembangunan daerah berjalan efektif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Banyuwangi tumbuh 5,65 persen pada 2025. Angka ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan Jawa Timur sebesar 5,33 persen dan nasional 5,11 persen.

Kepala BPS Banyuwangi, Abdus Salam, menyebut capaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan merata di seluruh sektor usaha. “Seluruh sektor ekonomi di Banyuwangi tumbuh positif sepanjang 2025, tidak ada yang mengalami kontraksi,” kata Salam, Kamis, 9 April 2026.

Sektor jasa menjadi motor utama pertumbuhan, khususnya pariwisata yang melesat hingga 8,64 persen. Kenaikan ini seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang naik 8,26 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, sektor transportasi dan pergudangan juga tumbuh signifikan sebesar 8,4 persen, didorong meningkatnya mobilitas masyarakat melalui berbagai moda, mulai dari kereta api, bus, hingga pesawat.

Di sisi lain, fondasi ekonomi Banyuwangi tetap ditopang oleh sektor tradisional. Pertanian, perdagangan, dan konstruksi menjadi tiga kontributor utama. Sektor pertanian, misalnya, masih mendominasi dengan pertumbuhan 4,36 persen, didukung peningkatan produksi gabah kering giling hingga 15,83 persen.

Tak hanya itu, realisasi investasi, baik penanaman modal asing (PMA) maupun dalam negeri (PMDN) juga menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025, memperkuat optimisme terhadap iklim usaha di Banyuwangi.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Banyuwangi, Ferdy Elfian, menilai capaian ini tidak lepas dari arah kebijakan yang tepat di bawah kepemimpinan Ipuk Fiestiandani. Menurutnya, penempatan sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi, dengan pendekatan berkelanjutan dan berbasis komunitas desa wisata terbukti efektif.

“Kunjungan wisata terus meningkat dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat, terutama anak muda di desa yang kini banyak bergerak di sektor pariwisata,” ujarnya.

Selain pariwisata, kebijakan di sektor pertanian juga dinilai memberi dampak signifikan. Program seperti 'Jagoan Tani' berhasil menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian dan turunannya. “Kini banyak anak muda Banyuwangi yang mulai masuk ke sektor pertanian. Ini menunjukkan kebijakan yang dijalankan mampu menciptakan efek berantai pada ekonomi daerah,” tandasnya.

Berita Terbaru

Surabaya Larang Diskotek Baru, AMM: Kota Layak Anak Harus Dikawal dengan Pengawasan

Surabaya Larang Diskotek Baru, AMM: Kota Layak Anak Harus Dikawal dengan Pengawasan

Selasa, 06 Okt 2026 20:27 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:27 WIB

  AMM Surabaya Dukung Larangan Diskotek Baru: Surabaya Harus Konsisten sebagai Kota Layak Anak SURABAYA — Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Surabaya mendukung …

Cabang Dinas ESDM Jateng Wilayah Kendeng Muria Luncurkan Program Gebrak Bio

Cabang Dinas ESDM Jateng Wilayah Kendeng Muria Luncurkan Program Gebrak Bio

Selasa, 06 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Cabang Dinas ESDM Wilayah Kendeng Muria, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, meluncurkan program Gebrak Bio (Gebrakan Bernilai Ekonomi Produk Biogas)…

Menjaga Keberlanjutan Instalasi Biogas Melalui Bio-Slurry

Menjaga Keberlanjutan Instalasi Biogas Melalui Bio-Slurry

Selasa, 06 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:54 WIB

Jurnas.net - Upaya meningkatkan pemanfaatan instalasi biogas tidak berhenti pada produksi energi. Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) progran Gebrakan…

Pemkab Jepara Raih Penghargaan Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Pemkab Jepara Raih Penghargaan Pengelola JDIH dengan Progres Terbaik

Senin, 05 Okt 2026 16:24 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:24 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Jepara meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah sebagai Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) K…

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

SIER Dorong UMKM Lokal Perluas Pasar melalui Jatim Fest 2026

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus mendorong pengembangan dan perluasan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah …

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026, Sinyal Kepercayaan Investor ke Kawasan Industri Jatim

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:10 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mencatatkan komitmen investasi melalui penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) dengan PT F…