110 Balita di Kota Yogyakarta Alami Pneumonia

author A. Mustaqim

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. (Dok. Istimewa)
Ilustrasi. (Dok. Istimewa)

Jurnas.net - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta mencatat kasus pneumonia saat ini paling banyak diderita oleh balita. Berdasarkan data dari Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 110 balita mengalami pneumonia.

"Pneumonia pada anak biasanya ditandai dengan batuk, demam, dan sesak napas. Bahkan, napas anak bisa menjadi sangat cepat atau berbunyi," kata Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular, dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu pada Kamis, 16 April 2026. 

Endang mengatakan data pada 2025 mencatat, sebanyak 434 kasus pneumonia pada balita, 135 kasus pada anak, 122 kasus pada remaja dan dewasa, serta 184 kasus pada lansia. Kasus tahun dari laporan Puskesmas itu merupakan jumlah penderita pneumonia cukup tinggi. 

Menurutnya, tren kasus pneumonia pada anak memang mengalami kenaikan, kendati disebut tidak signifikan. Meski begitu, kasus tersebut selalu ada setiap tahunnya sehingga tetap perlu diwaspadai.

"Kami mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) sejak dini kepada anak. Langkah ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak serta melindungi mereka dari berbagai penyakit berbahaya, salah satunya pneumonia," ujarnya. 

Endang menjelaskan pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi virus, bakteri, jamur. Selain itu, faktor risiko lainnya seperti kepadatan penduduk, ASI tidak eksklusif, malnutrisi serta paparan asap rokok dan asap kendaraan bermotor. Dalam kondisi tertentu, penyakit ini bahkan bisa berakibat fatal.

Untuk itu, upaya pencegahan menjadi hal yang sangat penting. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain mengurangi paparan faktor penyebab, melengkapi imunisasi seperti PCV dan vaksin hexavalen, serta menjaga daya tahan tubuh anak tetap baik.

Endang menegaskan imunisasi PCV diberikan pada anak usia 2 bulan, 3 bulan dan diberikan kembali pada usia anak 1 tahun. Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat serta menyediakan layanan imunisasi untuk membuat kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terkena pneumonia.

"Mari lengkapi imunisasi anak sesuai usia, gunakan masker sebagai perlindungan, dan terapkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)," jelasnya. 
 

Berita Terbaru

Kisah Wisudawan Fakultas Peternakan UGM Menembus Keterbatasan

Kisah Wisudawan Fakultas Peternakan UGM Menembus Keterbatasan

Rabu, 20 Mei 2026 17:45 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - Wisuda Program Sarjana di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Rabu, 20 Mei 2026, terselip sejumlah cerita inspiratif. Di antara puluhan wisudawan…

Pohon Pisang Milik Petani di Gunungkidul Bisa Buah 4 Tandan Satu Pohon

Pohon Pisang Milik Petani di Gunungkidul Bisa Buah 4 Tandan Satu Pohon

Rabu, 20 Mei 2026 16:48 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 16:48 WIB

Jurnas.net - Sebuah pohon pisang di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tumbuh dengan unik karena menghasilkan hingga empa…

Kuota SMP Capai 42 Ribu Kursi, Pemkot Surabaya Pastikan Semua Siswa Tertampung

Kuota SMP Capai 42 Ribu Kursi, Pemkot Surabaya Pastikan Semua Siswa Tertampung

Rabu, 20 Mei 2026 15:03 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 15:03 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid …

Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Sungai Brantas Blitar Ditemukan Meninggal

Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Sungai Brantas Blitar Ditemukan Meninggal

Rabu, 20 Mei 2026 14:22 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 14:22 WIB

Jurnas.net – Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap Isnaini (50), warga Kabupaten Blitar yang tenggelam di Sungai Brantas, akhirnya m…

Gagas Gerakan ‘Parlemen Bawa Tumbler’, Ketua DPRD Kab. Bandung Tabuh Genderang Perlawanan Terhadap Sampah Plastik

Gagas Gerakan ‘Parlemen Bawa Tumbler’, Ketua DPRD Kab. Bandung Tabuh Genderang Perlawanan Terhadap Sampah Plastik

Rabu, 20 Mei 2026 13:01 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 13:01 WIB

Jurnas.net - Langkah konkret dan progresif diambil oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu fauzi, dalam merespons darurat kerusakan lingkungan akibat…

Keindahan Laut dan Pelajaran Tentang Keselamatan Diving, Disiplin, dan Kerendahan Hati

Keindahan Laut dan Pelajaran Tentang Keselamatan Diving, Disiplin, dan Kerendahan Hati

Rabu, 20 Mei 2026 12:43 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 12:43 WIB

Keindahan Laut dan Pelajaran Tentang Keselamatan Diving, Disiplin, dan Kerendahan Hati…