Skandal Pungli ESDM Terbongkar, DPRD Desak Pemprov Jatim Bersih-bersih Total Perizinan Tambang

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi. (Istimewa)
Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi. (Istimewa)

Jurnas.net – Terbongkarnya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam perizinan tambang di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, membuka wajah buram tata kelola birokrasi daerah. DPRD Jawa Timur menilai, kasus ini bukan sekadar pelanggaran individu, melainkan indikasi kuat adanya celah sistemik dalam layanan perizinan yang selama ini rawan disalahgunakan.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Sumardi, melontarkan peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar segera melakukan pembenahan total, khususnya di sektor perizinan yang berkaitan langsung dengan investasi bernilai besar seperti pertambangan.

“Ini bukan sekadar kasus biasa. Ini warning keras bagi seluruh OPD. Jangan sampai birokrasi berubah menjadi ladang transaksi. Perizinan itu harus melayani, bukan malah mempersulit,” kata Sumardi, Jumat, 17 April 2026.

Politisi Golkar itu menilai sektor perizinan tambang sangat rentan terhadap praktik penyimpangan karena menyangkut kepentingan ekonomi besar. Ketika sistem tidak transparan, ruang negosiasi ilegal pun terbuka lebar.

Ia mengungkapkan, keluhan pelaku usaha terkait proses perizinan yang berbelit, lambat, hingga munculnya biaya tidak resmi bukan lagi isu baru. Kasus yang kini ditangani aparat penegak hukum, menurutnya, hanya puncak gunung es.

“Banyak keluhan soal perizinan yang sulit dan tidak transparan. Kalau ini dibiarkan, bukan hanya merusak investasi, tapi juga menciptakan ketidakadilan,” ujarnya.

Pemerintah sejatinya telah menerapkan sistem digital melalui Online Single Submission (OSS) untuk memangkas birokrasi. Namun, Sumardi menilai implementasi di lapangan belum sepenuhnya menutup celah praktik pungli.

Menurutnya, kurangnya transparansi dalam alur dan persyaratan justru membuka ruang bagi oknum untuk memainkan peran sebagai “perantara”. “OSS itu harusnya mempermudah. Tapi kalau tidak dijelaskan secara terbuka, justru bisa dimanfaatkan. Prosesnya harus terang, jangan ada yang ditutup-tutupi,” katanya.

Sumardi mengingatkan, buruknya sistem perizinan tidak hanya berdampak pada lambatnya investasi, tetapi juga berpotensi mendorong tumbuhnya praktik usaha ilegal. Ketika jalur resmi dipersulit atau mahal, sebagian pelaku usaha bisa memilih jalan pintas yang justru merugikan negara dan merusak tata kelola sumber daya alam.

“Kalau izin dipersulit, orang bisa cari jalan lain. Ini berbahaya. Padahal kalau industri bergerak, ekonomi daerah ikut tumbuh,” tegasnya.

Sumardi menilai langkah aparat penegak hukum mengusut kasus ini harus menjadi pintu masuk untuk reformasi menyeluruh, bukan sekadar penindakan.BIa mendesak Pemprov Jatim melakukan evaluasi total terhadap seluruh OPD, terutama yang berkaitan dengan pelayanan perizinan strategis.

“Jangan berhenti di penindakan. Harus ada pembenahan sistem dan pengawasan. Kalau tidak, kasus seperti ini akan terus berulang,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menetapkan tiga tersangka, yakni  Aris Mukiyono (Kepala Dinas ESDM Jatim), Ony Setiawan (Kepala Bidang Pertambangan), dan Hermawan (Ketua Tim Kerja Pengusahaan Air Tanah). Dari hasil penggeledahan pada Kamis (16/4/2026), penyidik menyita uang sebesar Rp2,3 miliar yang diduga berasal dari praktik pungli perizinan.

DPRD Jatim menegaskan, kasus ini harus menjadi momentum untuk membongkar praktik-praktik lama yang selama ini diduga terjadi secara tersembunyi. Sumardi menekankan, seluruh OPD harus kembali pada prinsip pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pemprov dan OPD jangan main-main. Perizinan itu menyangkut kepercayaan publik dan masa depan ekonomi daerah. Kalau ini rusak, dampaknya luas,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Sugiri Sancoko Hindari Substansi, Fokus Serang Dakwaan Teknis Minim Fakta

Kuasa Hukum Sugiri Sancoko Hindari Substansi, Fokus Serang Dakwaan Teknis Minim Fakta

Jumat, 17 Apr 2026 15:13 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 15:13 WIB

Jurnas.net – Alih-alih membantah substansi perkara, tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, justru memilih menyerang formil surat dakwaan …

Eri Cahyadi Luncurkan ISOPLUS Marathon 2026, Surabaya Bidik Status Kota Lari Kelas Dunia

Eri Cahyadi Luncurkan ISOPLUS Marathon 2026, Surabaya Bidik Status Kota Lari Kelas Dunia

Jumat, 17 Apr 2026 14:33 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:33 WIB

Jurnas.net – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, resmi membuka ISOPLUS Marathon 2026. Peluncuran ini menjadi sinyal kuat ambisi Surabaya menegaskan diri sebagai k…

Tandang ke Lampung, PSIM Yogyakarta Waspadai Transisi Cepat Bhayangkara FC

Tandang ke Lampung, PSIM Yogyakarta Waspadai Transisi Cepat Bhayangkara FC

Jumat, 17 Apr 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:48 WIB

Jurnas.net – Skuad PSIM Yogyakarta dijadwalkan melakoni laga tandang lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Jumat, 17 Apr…

Mandiling Hidupkan Rindu Perantau, Warga Bawean Sulap Gresik Jadi Panggung Budaya

Mandiling Hidupkan Rindu Perantau, Warga Bawean Sulap Gresik Jadi Panggung Budaya

Jumat, 17 Apr 2026 09:23 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 09:23 WIB

Jurnas.net - Di tengah hiruk-pikuk kawasan Bandar Grissee, suasana mendadak berubah hangat. Bukan sekadar pertunjukan, seni musik Mandiling asal Pulau Bawean…

Wujud Cinta dan Amal Jariyah, Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Sang Istri

Wujud Cinta dan Amal Jariyah, Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Sang Istri

Jumat, 17 Apr 2026 07:41 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 07:41 WIB

Jurnas.net – Sebuah niat mulia ditunjukkan oleh Muhammad Suryo, pengusaha rokok ternama, di lokasi yang menyimpan kenangan mendalam baginya. Tepat di titik terj…

Polda Jatim Selidiki 27 Kg Kokain di Pesisir Sumenep, Diduga Terkait Jalur Penyelundupan Laut

Polda Jatim Selidiki 27 Kg Kokain di Pesisir Sumenep, Diduga Terkait Jalur Penyelundupan Laut

Kamis, 16 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 14:19 WIB

Jurnas.net – Temuan puluhan kilogram narkotika di wilayah kepulauan Madura memicu kewaspadaan aparat penegak hukum. Polda Jawa Timur melalui Polres Sumenep k…