Pemkot Surabaya Pasang CCTV di 179 Titik, Integrasikan Kamera Swasta untuk Keamanan Kota

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ruas jalan di Kota Surabaya tampak terpasang CCTV. (Humas Pemkot Surabaya)
Ruas jalan di Kota Surabaya tampak terpasang CCTV. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memilih strategi tak biasa dalam memperluas pengawasan kota bukan sekadar menambah kamera, tetapi “menggabungkan” jaringan CCTV milik pemerintah dan swasta menjadi satu sistem terpadu. Langkah ini mulai dijalankan dengan penambahan CCTV di titik-titik rawan seperti tempat penampungan sementara (TPS) dan pedestrian, sekaligus menggandeng pemilik usaha untuk membuka akses kamera yang mengarah ke jalan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Eddy Christijanto, mengungkapkan bahwa dari target 179 titik TPS yang dipasangi CCTV, sebanyak 146 unit sudah aktif. Sementara 33 titik lainnya masih dalam proses pemasangan, terutama karena keterbatasan infrastruktur jaringan dan listrik.

“Beberapa lokasi masih minim jaringan fiber optik dan listrik. Ini yang sedang kami carikan solusinya,” kata Eddy, Minggu, 19 April 2026.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkot Surabaya melakukan berbagai skema, mulai dari koordinasi dengan penyedia jaringan hingga memanfaatkan sumber listrik dari penerangan jalan umum (PJU) dan fasilitas umum terdekat. Namun yang menarik, perluasan pengawasan tidak hanya mengandalkan pengadaan baru.

Pemkot justru membangun kolaborasi dengan sektor swasta perkantoran, pertokoan, hingga pusat perbelanjaan agar dapat mengakses CCTV yang menghadap ke ruang publik. Dengan skema ini, pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk pemasangan kamera tambahan, tetapi cukup mengintegrasikan jaringan yang sudah ada.

“Kami hanya meminta akses CCTV yang mengarah ke jalan dan area luar, bukan ke dalam ruangan. Ini untuk membantu pemantauan kota tanpa mengganggu privasi,” jelas Eddy.

Sejauh ini, sekitar 70 pelaku usaha di koridor utama seperti Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Ahmad Yani telah diajak bergabung dalam sistem ini. Integrasi ini diharapkan mampu memperkuat pemantauan ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas), termasuk pengawasan parkir liar, aktivitas jalanan, hingga respons cepat terhadap kejadian darurat.

Meski demikian, tantangan teknis masih menjadi pekerjaan rumah. Perbedaan merek dan spesifikasi CCTV milik berbagai pihak membuat proses integrasi tidak sederhana. Untuk itu, Pemkot menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) guna mengkaji kemungkinan penyatuan sistem dalam satu jaringan terpadu.

“Karena perangkatnya berbeda-beda, kami sedang mencari cara agar bisa disatukan dalam satu sistem tanpa harus membuat banyak jaringan terpisah,” jelasnya.

Ke depan, jaringan CCTV ini akan terhubung dengan pusat komando darurat kota, yakni Call Center 112. Aparat penegak hukum juga akan diberi akses untuk mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan. Pemkot menargetkan integrasi awal mulai berjalan pada 1 Mei 2026, dengan cakupan utama di jalan-jalan protokol rampung maksimal pada Agustus mendatang.

Langkah ini menandai perubahan pendekatan pengawasan kota: dari berbasis proyek pemerintah menjadi ekosistem kolaboratif. Jika berhasil, Surabaya tak hanya memperluas jangkauan CCTV, tetapi juga menciptakan model efisiensi baru dalam menjaga keamanan kota tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

Berita Terbaru

PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

Selasa, 01 Sep 2026 11:24 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:24 WIB

Jurnas.net - Manajemen PSS Sleman menggelar acara sarasehan di Pendopo Omah PSS bersama perwakilan suporter BCS dan Slemania dalam rangka persiapan menjelang Ko…

Inovasi PSIM di Super League 2026/2027, Sediakan Tiket Musiman Bagi Suporter

Inovasi PSIM di Super League 2026/2027, Sediakan Tiket Musiman Bagi Suporter

Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB

Jurnas.net – Manajemen PSIM Jogja secara resmi meluncurkan program tiket terusan atau season pass untuk mengarungi bergulirnya kompetisi liga musim 2026/27. Lan…

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Golkar Jatim Gelar Tasyakuran dan Dorong NU Perkuat Peran Kebangsaan

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Golkar Jatim Gelar Tasyakuran dan Dorong NU Perkuat Peran Kebangsaan

Senin, 31 Agu 2026 19:27 WIB

Senin, 31 Agu 2026 19:27 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar tasyakuran atas terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua U…

Surabaya Dinilai Relatif Mandiri Secara Fiskal, Potensi Investasi Masih Bisa Dongkrak PAD

Surabaya Dinilai Relatif Mandiri Secara Fiskal, Potensi Investasi Masih Bisa Dongkrak PAD

Senin, 31 Agu 2026 14:39 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:39 WIB

Jurnas.net — Kota Surabaya dinilai masih memiliki ruang yang besar untuk memperkuat kemandirian fiskalnya. Salah satu indikatornya terlihat dari rasio P…

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Senin, 31 Agu 2026 11:16 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:16 WIB

Jurnas.net — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan selamat atas terpilihnya KH Miftahul Ahyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hak…

PLN UIT JBM Berbagi Senyum dan Harapan untuk Anak-anak Pejuang Kanker

PLN UIT JBM Berbagi Senyum dan Harapan untuk Anak-anak Pejuang Kanker

Senin, 31 Agu 2026 10:09 WIB

Senin, 31 Agu 2026 10:09 WIB

Jurnas.net — Energi bagi sebagian orang mungkin identik dengan listrik. Namun bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan kanker, energi juga dapat berarti p…