Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Eksis Sejak 1977, Pesanannya Tembus Sumatera

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membeli ikan asap Pantai Blimbingsari di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membeli ikan asap Pantai Blimbingsari di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net — Pantai Blimbingsari di Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata pantai dengan panorama pesisir yang menawan. Kawasan ini juga menjadi surga kuliner laut, khususnya ikan asap dan ikan bakar khas pesisir yang telah melegenda sejak puluhan tahun lalu.

Salah satu pelaku usaha kuliner yang masih bertahan hingga kini adalah Mastia (66), warga Desa Blimbingsari yang telah menjual ikan asap sejak tahun 1977. Selama hampir lima dekade, ia mempertahankan cita rasa tradisional khas Blimbingsari yang membuat pelanggannya terus berdatangan, bahkan dari luar daerah.

Berbagai jenis ikan dijajakan, mulai ekor merah, banyar, slengseng, hingga kerapu. Seluruh ikan diolah dari hasil tangkapan nelayan setempat sehingga kualitas kesegarannya tetap terjaga. Menurut Mastia, kunci utama kelezatan ikan asap dan ikan bakar khas Blimbingsari terletak pada proses pengolahan serta racikan bumbu tradisional turun-temurun.

“Ikannya dibakar dulu, lalu diberi bumbu khas, setelah itu dibakar lagi supaya bumbunya benar-benar meresap,” kata Mastia, Sabtu, 9 Mei 2026.

Ia menjelaskan, bumbu khas Blimbingsari menggunakan bahan alami seperti asem, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, kencur, gula merah, gula putih, serta campuran cabai besar dan cabai kecil. Racikan tersebut menghasilkan perpaduan rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit asam yang menjadi ciri khas kuliner pesisir Blimbingsari.

Keunikan rasa inilah yang membuat banyak wisatawan rela datang kembali. Tidak sedikit pengunjung yang awalnya hanya singgah usai berwisata di Pantai Blimbingsari, kemudian menjadi pelanggan tetap setelah mencicipi ikan asap khas setempat.

Pesanan pun datang dari berbagai daerah seperti Blitar, Yogyakarta, Surabaya, hingga Sumatera. Dalam sekali pengiriman, Mastia mengaku bisa menerima pesanan hingga 150 tusuk ikan asap. "Kalau kirim luar kota bisa 50 sampai 150 tusuk sekali pesan. Ada yang dikirim lewat kereta, ada juga yang dititipkan bus antarkota. Alhamdulillah aman sampai tiga hari,” katanya.

Selain rasanya yang khas, harga ikan asap dan ikan bakar Blimbingsari juga relatif terjangkau. Ikan bakar dijual mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu tergantung ukuran, sementara pepes ikan dibanderol sekitar Rp5 ribu per bungkus.

Keberadaan wisata Pantai Blimbingsari juga turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM setempat. Pedagang ikan bakar lainnya, Ulin (45), mengatakan terdapat sekitar 15 UMKM kuliner ikan bakar di Dusun Krajan, Desa Blimbingsari. Menurutnya, sektor pariwisata menjadi penggerak utama peningkatan penjualan para pelaku usaha kuliner pesisir.

“Wisatawan banyak yang mampir beli ikan bakar setelah dari pantai. Kalau sudah pernah mencoba biasanya balik lagi karena bumbunya memang khas,” ujar Ulin.

Ia menyebut salah satu keunggulan ikan bakar Blimbingsari adalah penggunaan bumbu alami tanpa tambahan saus instan, sehingga rasa asli ikan tetap dominan. “Kalau akhir pekan omzet bisa naik sampai Rp500 ribu bahkan lebih. Pernah juga ada pesanan dari Surabaya sampai 80 tusuk,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai kuliner khas pesisir seperti ikan asap Blimbingsari menjadi kekuatan penting dalam pengembangan pariwisata daerah. Menurutnya, wisatawan kini tidak hanya mencari destinasi alam, tetapi juga pengalaman kuliner autentik yang memiliki identitas lokal kuat.

“Kuliner khas seperti ini menjadi kekuatan wisata Banyuwangi. Orang datang tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga mencari pengalaman kuliner autentik yang tidak ditemukan di daerah lain,” kata Ipuk.

Ipuk menambahkan, sentra kuliner ikan asap dan ikan bakar Blimbingsari perlu terus dipromosikan karena terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat citra wisata Banyuwangi. “Rasanya khas karena bumbunya tradisional dan ikannya segar langsung dari nelayan. Kita ingin wisatawan yang datang ke Banyuwangi membawa pengalaman kuliner yang berkesan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Polisi Usut Penyalahgunaan Ambulans untuk Mencuri Kursi Taman Milik Pemkot Surabaya

Polisi Usut Penyalahgunaan Ambulans untuk Mencuri Kursi Taman Milik Pemkot Surabaya

Jumat, 07 Agu 2026 16:04 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 16:04 WIB

Jurnas.net – Dugaan pencurian kursi taman milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengungkap modus yang tidak biasa. Terduga pelaku diduga memanfaatkan mobil a…

Guru Besar ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut dan Udara, Perkuat Konektivitas Indonesia

Guru Besar ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut dan Udara, Perkuat Konektivitas Indonesia

Jumat, 07 Agu 2026 14:10 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 14:10 WIB

Jurnas.net – Karakter Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau menghadirkan tantangan besar dalam menjaga konektivitas, keamanan, s…

Surabaya Raih Dua Penghargaan Nasional, Satu Data Berbasis NIK Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Surabaya Raih Dua Penghargaan Nasional, Satu Data Berbasis NIK Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 07 Agu 2026 13:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:28 WIB

Jurnas.net – Transformasi digital berbasis data kependudukan yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui i…

Transportasi Bawean Lumpuh, Warga Desak Pemkab Gresik Akhiri Solusi Tambal Sulam

Transportasi Bawean Lumpuh, Warga Desak Pemkab Gresik Akhiri Solusi Tambal Sulam

Jumat, 07 Agu 2026 08:21 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:21 WIB

Jurnas.net – Lumpuhnya layanan penyeberangan Gresik–Bawean akibat cuaca buruk kembali memantik kritik masyarakat. Berbagai elemen warga Bawean menilai per…

Munas III APTAKSINDO dan PERJASI Digelar di Surabaya, Fokus Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi

Munas III APTAKSINDO dan PERJASI Digelar di Surabaya, Fokus Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi

Kamis, 06 Agu 2026 18:12 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 18:12 WIB

Jurnas.net – Persiapan Musyawarah Nasional (Munas) III Asosiasi Tenaga Ahli dan Terampil Konstruksi Indonesia (APTAKSINDO) dan Perkumpulan Rekanan Jasa K…

Sidang Tuntutan Korupsi Rp83 Miliar Pelindo Regional 3 Tertunda, Karena JPU Belum Siapkan Berkas 

Sidang Tuntutan Korupsi Rp83 Miliar Pelindo Regional 3 Tertunda, Karena JPU Belum Siapkan Berkas 

Kamis, 06 Agu 2026 15:18 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 15:18 WIB

Jurnas.net – Sidang pembacaan tuntutan terhadap enam terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek pemeliharaan dan pengerukan alur pelayaran di lingkungan PT P…