Surabaya Jadi Lokasi Film Zombie 'Zona Merah' 2026, Pemkot Libatkan Ribuan Figuran Lokal

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gala dinner Film Zombie "Zona Merah" di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Gala dinner Film Zombie "Zona Merah" di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Kawasan Kota Lama Surabaya kembali menjadi magnet industri kreatif nasional. Kali ini, kawasan bersejarah tersebut dipilih sebagai lokasi utama pengambilan gambar film “Zona Merah” 2026, film bergenre action-thriller bertema zombie yang merupakan adaptasi layar lebar dari serial populer di platform digital.

Tak sekadar menjadi lokasi syuting, produksi film ini juga melibatkan lebih dari seribu warga Surabaya sebagai figuran. Kehadiran masyarakat lokal dalam proses produksi menjadi bukti tingginya antusiasme warga sekaligus menunjukkan geliat industri perfilman yang mulai tumbuh di Kota Pahlawan.

Proses syuting dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Mei 2026, di sejumlah titik ikonik Kota Lama Surabaya. Beberapa lokasi yang digunakan antara lain Jalan Gelatik, Jalan Garuda, Jalan Rajawali, Gedung Internatio, hingga kawasan depan Jembatan Merah Plaza (JMP).

Film “Zona Merah” disutradarai oleh Sidharta Tata bersama Fajar Martha Santosa dan diproduksi oleh Kebon Studio. Kedatangan jajaran pemain, sutradara, produser, hingga kru film disambut Pemerintah Kota Surabaya melalui gala dinner di Balai Kota Surabaya, Jumat malam, 8 Mei 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Surabaya sebagai lokasi produksi film nasional tersebut.

“Keberadaan teman-teman di Surabaya untuk produksi film ini secara tidak langsung ikut membantu mempromosikan kota kami. Kami mewakili masyarakat Surabaya mengucapkan terima kasih,” ujar Lilik.

Menurutnya, Surabaya selama ini lebih sering menjadi latar film bertema sejarah dan perjuangan. Karena itu, produksi film bergenre horor-action seperti “Zona Merah” dinilai menjadi warna baru bagi industri perfilman di Kota Pahlawan.

“Biasanya Surabaya dipakai untuk film perjuangan. Sekarang ada film bergenre horror-action yang mengambil lokasi di Kota Lama, tentu ini menjadi sesuatu yang menarik,” katanya.

Pemkot Surabaya berharap kehadiran produksi film nasional di kawasan Kota Lama dapat memperkuat citra wisata sejarah dan mendorong pergerakan ekonomi lokal, mulai dari sektor UMKM, perhotelan, transportasi, hingga kuliner.

Selain itu, keterlibatan ribuan figuran dari Surabaya disebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam produksi film ini. Banyak komunitas pemuda hingga kelompok masyarakat ikut terlibat mendukung proses syuting.

“Kehadiran figuran warga Surabaya sampai seribu lebih. Banyak kelompok masyarakat dan anak muda yang ikut mendukung film ini,” ujar Lilik.

Ia berharap produksi “Zona Merah” menjadi awal kolaborasi jangka panjang antara industri perfilman nasional dengan Kota Surabaya. “Semoga ke depan bisa kembali lagi ke Surabaya untuk produksi berikutnya sehingga dapat terus memperkenalkan kota ini ke tingkat nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Produser Pelaksana “Zona Merah”, Bagas Luhur Pribadi, mengaku terkesan dengan dukungan penuh yang diberikan Pemkot Surabaya sejak tahap awal persiapan syuting. “Pak Eri dan seluruh jajaran Pemkot Surabaya memberikan sambutan yang luar biasa hangat. Kami sangat mengapresiasi dukungan tersebut,” kata Bagas.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah tidak hanya sebatas perizinan, tetapi juga menciptakan suasana yang membuat tim produksi merasa nyaman selama berada di Surabaya. Bagas juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu aspek paling membanggakan dalam proses produksi film tersebut.

“Selama beberapa hari ini hingga proses syuting selesai nanti, setidaknya ada lebih dari seribu figuran dari Surabaya yang ikut menjadi bagian dari film Zona Merah,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada produksi film, tim “Zona Merah” juga menyiapkan program edukasi perfilman bertajuk Tamasya Cinema yang melibatkan mahasiswa dan siswa SMK di Surabaya. Program tersebut diikuti 20 mahasiswa dan 20 pelajar SMK untuk mengenal langsung proses produksi industri film.

Langkah tersebut dinilai menjadi peluang positif bagi generasi muda Surabaya untuk belajar sekaligus membuka ruang berkembangnya ekosistem industri kreatif dan perfilman di daerah.

Dengan atmosfer Kota Lama yang khas dan dukungan penuh masyarakat, film “Zona Merah” diharapkan tak hanya menjadi tontonan nasional, tetapi juga mampu memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu kota tujuan produksi film di Indonesia.

Berita Terbaru

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Jurnas.net – Polemik di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan publik setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, …

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …

Sidang Perdana Maidi, Jaksa KPK Beber Dugaan Perizinan Jadi Ladang Setoran Miliaran Rupiah ke Walkot Madiun

Sidang Perdana Maidi, Jaksa KPK Beber Dugaan Perizinan Jadi Ladang Setoran Miliaran Rupiah ke Walkot Madiun

Jumat, 12 Jun 2026 07:42 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 07:42 WIB

Jurnas.net – Sidang perdana perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) S…