87 Calon Haji Embarkasi Surabaya Mutasi Keluar, Mayoritas karena Sakit dan Tunda Berangkat

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam. (Insani/Jurnas.net)
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net — Operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-18 berjalan tertib dan lancar. Namun di tengah tingginya arus keberangkatan menuju Tanah Suci, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 87 calon jemaah haji mengalami mutasi keluar dari daftar keberangkatan.

Mutasi tersebut dipicu berbagai faktor, mulai dari kondisi kesehatan, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, hingga pendamping yang batal berangkat. Berdasarkan laporan resmi PPIH per 8 Mei 2026, total jemaah dan petugas yang telah diberangkatkan mencapai 23.519 orang atau sekitar 53 persen dari total rencana keberangkatan musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Embarkasi Surabaya.

Jumlah tersebut terdiri atas 23.140 jemaah dan petugas yang telah diterbangkan dalam 61 kloter hingga 7 Mei 2026, ditambah 379 orang pada Kloter 62 yang diberangkatkan pada 8 Mei 2026. Adapun total kuota Embarkasi Surabaya tahun ini mencapai 44.080 orang, terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU) yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa mutasi keluar yang mencapai 87 orang tersebut berasal dari sejumlah kategori. Rinciannya meliputi 1 jemaah sakit di daerah, 17 jemaah sakit di Rumah Sakit Haji, 23 jemaah tunda keberangkatan dari daerah, 9 pendamping, 1 jemaah dalam kondisi hamil, 15 kursi praman kosong, 19 perpindahan kloter, serta 2 jemaah pindah nomor urut.

“Koordinasi lintas sektor terus kami perkuat agar pelayanan kepada jemaah tetap optimal dan seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar,” kata Anam, Sabtu, 9 Mei 2026.

Meski terjadi puluhan mutasi keluar, PPIH berhasil melakukan pengisian kembali sebagian kursi kosong melalui mekanisme mutasi masuk. Tercatat sebanyak 46 kursi berhasil terisi, terdiri atas 9 jemaah pengganti dari daftar belum berkloter dan 37 jemaah hasil pengalihan dari kloter lain. Dengan langkah tersebut, jumlah kursi kosong atau open seat berhasil ditekan menjadi 41 kursi.

Selain mengelola dinamika mutasi jemaah, Embarkasi Surabaya juga mencatat capaian ketepatan waktu penerbangan yang maksimal. Seluruh 61 kloter yang telah diterbangkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa keterlambatan atau on time performance (OTP) mencapai 100 persen.

Dari sisi komposisi jemaah, sebanyak 10.904 laki-laki dan 12.615 perempuan telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Namun di tengah kelancaran operasional tersebut, PPIH Embarkasi Surabaya juga menerima kabar duka dari Tanah Suci. Tiga jemaah asal Embarkasi Surabaya dilaporkan wafat di Arab Saudi.

Adapun ketiganya yakni Kamariyah Dul Tayib dari Kloter 8 Kabupaten Pasuruan, Abd. Wachid dari Kloter 7 Kabupaten Pasuruan, serta Fajar Puja Sasmita dari Kloter 11 Kota Malang. “Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di Tanah Suci. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Anam.

Sementara itu, hingga saat ini masih terdapat tujuh jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka terdiri atas lima jemaah sakit dan dua pendamping yang masih menunggu pemulihan kondisi kesehatan maupun ketersediaan kursi kosong pada kloter berikutnya.

Pada 9 Mei 2026, Embarkasi Surabaya kembali menerima kedatangan 1.140 calon jemaah haji yang tergabung dalam tiga kloter. Mereka berasal dari Kabupaten Bangkalan, Provinsi Bali, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember.

Di fase awal pemberangkatan tahun ini, jemaah tertua tercatat atas nama Tukiran Abd Razak dari Kloter 17 Kabupaten Malang yang berusia 98 tahun. PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan seluruh jemaah selama proses operasional haji berlangsung.

Berita Terbaru

Polisi Usut Penyalahgunaan Ambulans untuk Mencuri Kursi Taman Milik Pemkot Surabaya

Polisi Usut Penyalahgunaan Ambulans untuk Mencuri Kursi Taman Milik Pemkot Surabaya

Jumat, 07 Agu 2026 16:04 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 16:04 WIB

Jurnas.net – Dugaan pencurian kursi taman milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengungkap modus yang tidak biasa. Terduga pelaku diduga memanfaatkan mobil a…

Delegasi Internasional Sebut Banyuwangi Contoh Nyata Implementasi Nilai Islam yang Inklusif

Delegasi Internasional Sebut Banyuwangi Contoh Nyata Implementasi Nilai Islam yang Inklusif

Jumat, 07 Agu 2026 15:42 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 15:42 WIB

Jurnas.net – Keramahan masyarakat Banyuwangi dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari menarik perhatian peserta konferensi internasional I…

Guru Besar ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut dan Udara, Perkuat Konektivitas Indonesia

Guru Besar ITS Gagas Kendaraan Otonom Laut dan Udara, Perkuat Konektivitas Indonesia

Jumat, 07 Agu 2026 14:10 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 14:10 WIB

Jurnas.net – Karakter Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau menghadirkan tantangan besar dalam menjaga konektivitas, keamanan, s…

Surabaya Raih Dua Penghargaan Nasional, Satu Data Berbasis NIK Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Surabaya Raih Dua Penghargaan Nasional, Satu Data Berbasis NIK Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 07 Agu 2026 13:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:28 WIB

Jurnas.net – Transformasi digital berbasis data kependudukan yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui i…

Transportasi Bawean Lumpuh, Warga Desak Pemkab Gresik Akhiri Solusi Tambal Sulam

Transportasi Bawean Lumpuh, Warga Desak Pemkab Gresik Akhiri Solusi Tambal Sulam

Jumat, 07 Agu 2026 08:21 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 08:21 WIB

Jurnas.net – Lumpuhnya layanan penyeberangan Gresik–Bawean akibat cuaca buruk kembali memantik kritik masyarakat. Berbagai elemen warga Bawean menilai per…

Legislator Jatim Gagas 'Sabuk Wisata Desa Malang Raya', Dorong Pariwisata Jadi Sumber PAD Baru

Legislator Jatim Gagas 'Sabuk Wisata Desa Malang Raya', Dorong Pariwisata Jadi Sumber PAD Baru

Jumat, 07 Agu 2026 07:04 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan keterbatasan fiskal yang dihadapi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sektor pariwisata dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan e…