PLN Perkuat Sinergi dengan Pelanggan Industri, Bahas Keandalan Listrik hingga Transisi Kendaraan Listrik

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Manajemen PLN saat menggelar pertemuan dengan pelanggan industri. (Humas PLN UIT JBM)
Manajemen PLN saat menggelar pertemuan dengan pelanggan industri. (Humas PLN UIT JBM)

Jurnas.net – PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan PT Gudang Garam Tbk melalui pertemuan resmi (courtesy meeting) yang digelar di Kantor PT Gudang Garam Tbk, Kediri. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus membahas pengembangan layanan bagi sektor industri di tengah dinamika dunia usaha.

Pertemuan dihadiri jajaran manajemen PLN, antara lain Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN Kantor Pusat, General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), serta perwakilan manajemen Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim). Sementara dari pihak PT Gudang Garam Tbk hadir Direktur Produksi Andik Wahyudi beserta jajaran manajemen perusahaan.

Dalam kesempatan itu, PLN menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Gudang Garam Tbk yang selama ini menggunakan layanan kelistrikan PLN secara penuh untuk menopang seluruh aktivitas produksinya. Pertemuan tersebut juga bertepatan dengan peringatan hari jadi ke-68 PT Gudang Garam Tbk. PLN pun menyampaikan ucapan selamat sekaligus berharap perusahaan terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Produksi PT Gudang Garam Tbk, Andik Wahyudi, mengapresiasi kualitas layanan kelistrikan yang selama ini diberikan PLN. "Layanan kelistrikan yang disuplai oleh PLN telah berjalan dengan baik dan sesuai harapan perusahaan sejauh ini. Kami juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut guna mendukung eksistensi dan keberlangsungan perusahaan," kata Andik, Senin, 6 Juli 2026.

Selain mempererat hubungan antara penyedia listrik dan pelanggan industri, pertemuan tersebut juga membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan pengembangan infrastruktur kelistrikan.

Salah satu topik utama ialah progres relokasi Gardu Induk 70 kV yang selama ini menjadi sumber pasokan listrik bagi operasional PT Gudang Garam Tbk. Relokasi tersebut dinilai penting untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan sekaligus menyesuaikan kebutuhan pengembangan perusahaan ke depan.

General Manager UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, mengatakan pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menyentuh kebutuhan industri di tengah tantangan bisnis yang terus berkembang.

"Beberapa poin penting yang dibahas adalah terkait progres relokasi Gardu Induk 70 kV yang selama ini digunakan untuk menyuplai kelistrikan bagi PT Gudang Garam Tbk. Dari sisi pelanggan juga disampaikan harapan adanya program atau skema layanan yang dapat mendukung pelanggan industri di tengah tantangan bisnis yang dihadapi," kata Ika.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut PT Gudang Garam Tbk juga menyampaikan rencana untuk mulai memanfaatkan kendaraan listrik sebagai armada operasional perusahaan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya percepatan transisi energi yang tengah didorong pemerintah, sekaligus menunjukkan meningkatnya minat sektor industri terhadap pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.

Ika menyatakan setiap masukan dari pelanggan industri akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun program dan layanan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun perubahan kebutuhan dunia usaha. Melalui kolaborasi yang semakin erat dengan pelaku industri, PLN berharap mampu menghadirkan pasokan listrik yang semakin andal, layanan yang lebih kompetitif, serta mendukung peningkatan daya saing industri nasional.

Di akhir pertemuan, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kolaborasi dengan pelanggan industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih di Indonesia.

Berita Terbaru

SPPG Permata Cimahi Tersandung Dugaan Pelanggaran, Status Lahan hingga Sempadan Sungai Diselidiki

SPPG Permata Cimahi Tersandung Dugaan Pelanggaran, Status Lahan hingga Sempadan Sungai Diselidiki

Senin, 06 Jul 2026 20:24 WIB

Senin, 06 Jul 2026 20:24 WIB

Jurnas.net - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menemukan dugaan sejumlah pelanggaran dalam operasional Satuan Pelayanan…

Sekolah Gratis Masuk RAPBN 2027, DPRD Jatim Minta Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Sekolah Gratis Masuk RAPBN 2027, DPRD Jatim Minta Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Senin, 06 Jul 2026 19:11 WIB

Senin, 06 Jul 2026 19:11 WIB

Jurnas.net– DPRD Jawa Timur mendukung rencana pemerintah bersama DPR RI mengakomodasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pembebasan biaya pendidikan d…

Harganas 2026, PKS Jatim Latih Ratusan Konsultan Keluarga, Soroti 93 Ribu Kasus Perceraian

Harganas 2026, PKS Jatim Latih Ratusan Konsultan Keluarga, Soroti 93 Ribu Kasus Perceraian

Senin, 06 Jul 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Jul 2026 11:12 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Jawa Timur menggelar pendidikan dan p…

Golkar Sambangi Bawean, Ali Mufthi Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Golkar Sambangi Bawean, Ali Mufthi Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Senin, 06 Jul 2026 09:08 WIB

Senin, 06 Jul 2026 09:08 WIB

Jurnas.net – Partai Golkar Jawa Timur terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat khususnya dari wilayah terluar. Selama tiga hari, jajaran legislator dari DPR …

Kemenko Pangan Pantau Harga Sembako di Banyuwangi, Stok Beras hingga Daging Dipastikan Aman

Kemenko Pangan Pantau Harga Sembako di Banyuwangi, Stok Beras hingga Daging Dipastikan Aman

Senin, 06 Jul 2026 08:09 WIB

Senin, 06 Jul 2026 08:09 WIB

Jurnas.net – Kementerian Koordinator Bidang Pangan memastikan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Banyuwangi masih berada dalam kondisi a…

OTORITAS KEULAMAAN NAHDLATUL ULAMA Menimbang Rais Aam Menjelang Muktamar Ke-35

OTORITAS KEULAMAAN NAHDLATUL ULAMA Menimbang Rais Aam Menjelang Muktamar Ke-35

Senin, 06 Jul 2026 07:24 WIB

Senin, 06 Jul 2026 07:24 WIB

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawy Pada 1-5 Agustus 2026, Nahdlatul Ulama akan menggelar Muktamar Ke-35. Ini bukan muktamar biasa. Inilah muktamar pertama…