PLN UIT JBM Luncurkan Program LARAS, Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai Ekonomi

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PLN UIT JBM meluncurkan Program LARAS (Limbah Rumah Tangga Sehat). (Humas PLN UIT JBM)
PLN UIT JBM meluncurkan Program LARAS (Limbah Rumah Tangga Sehat). (Humas PLN UIT JBM)

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meluncurkan Program LARAS (Limbah Rumah Tangga Sehat) sebagai upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut, limbah rumah tangga didorong untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui penguatan kapasitas warga, pengembangan usaha ramah lingkungan, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan limbah.

Peluncuran Program LARAS ditandai dengan penyerahan bantuan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga oleh General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, kepada Ketua Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Kota Surabaya, Muh. Amirur Rosyidin. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan Program LARAS tidak sekadar memberikan bantuan sosial, tetapi dirancang untuk membangun kemandirian masyarakat melalui peningkatan keterampilan, inovasi, dan penguatan kelembagaan usaha.

"Melalui Program LARAS, kami ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Limbah rumah tangga bukan sekadar sampah, tetapi dapat menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat. Kami berharap program ini mampu melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan," ujar Ika, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurut dia, Program LARAS mengusung konsep ekonomi sirkular yang mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah rumah tangga. Sampah organik yang sebelumnya dianggap tidak bernilai didorong menjadi bahan baku berbagai produk yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Program tersebut dikembangkan melalui tiga pilar utama, yakni riset produk, produksi, dan pemasaran. Pada tahap riset, PLN UIT JBM mendukung pengembangan formula dan uji coba tiga produk unggulan, yakni sabun berbahan eco enzyme, katalis kompos, serta Suplemen Organik Cair (SOC) untuk sektor pertanian.

Selain itu, sebanyak 50 warga binaan mendapatkan pelatihan pengolahan limbah organik menjadi eco enzyme dan kompos. Rangkaian kegiatan juga meliputi penelitian formula, uji coba produk bersama masyarakat, hingga penyusunan laporan hasil riset sebagai dasar pengembangan produk yang berkualitas.

Selanjutnya, pada tahap produksi, PLN memberikan dukungan berupa penyediaan berbagai peralatan berbasis listrik guna meningkatkan kapasitas produksi kelompok binaan. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, mempercepat proses produksi, sekaligus menciptakan efisiensi operasional sehingga usaha masyarakat menjadi lebih produktif dan berdaya saing.

Sementara pada aspek pemasaran, PLN UIT JBM membantu kelompok binaan memperkuat legalitas usaha melalui fasilitasi pengurusan izin UMKM, izin edar Produk Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), hingga penyusunan strategi promosi dan distribusi agar produk mampu menembus pasar yang lebih luas.

Sebagai bagian dari inovasi pemasaran, PLN juga memberikan dukungan berupa sepeda motor listrik yang dilengkapi box fiberglass untuk pemasaran keliling sekaligus layanan isi ulang (refill) produk ramah lingkungan. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperluas jangkauan pemasaran, tetapi juga memperkuat pemanfaatan energi bersih dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketua Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Kota Surabaya, Muh. Amirur Rosyidin, mengapresiasi dukungan PLN UIT JBM yang dinilai tidak berhenti pada pemberian bantuan peralatan, tetapi juga mencakup pelatihan, pendampingan, serta penguatan kelembagaan kelompok masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut akan memperbesar peluang keberhasilan program karena masyarakat memperoleh bekal pengetahuan sekaligus dukungan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

PLN berharap Program LARAS dapat menjadi model pengembangan ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih produktif, menciptakan nilai tambah ekonomi, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendukung pelestarian lingkungan.

Sebagai perusahaan yang menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PLN UIT JBM menegaskan akan terus menghadirkan berbagai program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia yang lebih hijau, mandiri, dan sejahtera.

Berita Terbaru

Perekaman KTP-el Surabaya Capai 98,82 Persen, Sebanyak 809.057 Warga Sudah Aktifkan IKD

Perekaman KTP-el Surabaya Capai 98,82 Persen, Sebanyak 809.057 Warga Sudah Aktifkan IKD

Selasa, 14 Jul 2026 13:12 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 13:12 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital. Upaya tersebut ditandai d…

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue 2026, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Bahas Ekonomi Biru 

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue 2026, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Bahas Ekonomi Biru 

Selasa, 14 Jul 2026 10:06 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 10:06 WIB

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah forum internasional. Kali ini, daerah di ujung timur Pulau Jawa itu akan m…

Banggar DPRD Jatim: Jangan Tambah Modal BUMD Sebelum Audit Kinerja dan Restrukturisasi Dituntaskan

Banggar DPRD Jatim: Jangan Tambah Modal BUMD Sebelum Audit Kinerja dan Restrukturisasi Dituntaskan

Selasa, 14 Jul 2026 09:26 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 09:26 WIB

Jurnas.net – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur melontarkan kritik tajam terhadap kinerja sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemerintah P…

Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

Selasa, 14 Jul 2026 08:51 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 08:51 WIB

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy SENIN sore, 13 Juli 2026, publik disuguhi sebuah pemandangan yang menyejukkan di tengah pekan-pekan yang panas. Jaksa…

DPRD Jatim: Implementasi B50 Jadi Momentum Perkuat Kemandirian Energi dan Industri Bioenergi

DPRD Jatim: Implementasi B50 Jadi Momentum Perkuat Kemandirian Energi dan Industri Bioenergi

Senin, 13 Jul 2026 10:39 WIB

Senin, 13 Jul 2026 10:39 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Harisandi Savari, menyambut positif implementasi bahan bakar biodiesel B50 yang diresmikan pemerintah. M…

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, hingga Cek Kesehatan Gratis

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, hingga Cek Kesehatan Gratis

Senin, 13 Jul 2026 09:00 WIB

Senin, 13 Jul 2026 09:00 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 yang dimulai pada 13…