Banyuwangi Gelar Kajian Untuk Revitalisasi Cagar Budaya Inggrisan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banyuwangi Gelar Kajian Untuk Revitalisasi Cagar Budaya Inggrisan. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)
Banyuwangi Gelar Kajian Untuk Revitalisasi Cagar Budaya Inggrisan. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Asrama Inggrisan merupakan salah satu obyek cagar budaya yang bakal direvitalisasi oleh Pemkab Banyuwangi pada tahun depan. Untuk menyongsong hal tersebut, berbagai kajian digalakkan dengan melibatkan sejumlah pakar.

Salah satunya dengan menggelar seminar yang mendatangkan sejumlah narasumber. Di antaranya menghadirkan sejarawan JJ Rizal dan arsitek sekaligus peneliti tata kota, Marco Kusumawijaya.

“Rangkaian seminar ini menjadi bagian dari konsolidasi publik sebelum nanti Asrama Inggrisan ini kita revitalisasi tahun depan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kamis, 21 Desember 2023.

Asrama Inggrisan tersebut akan dipugar sebagaimana ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya. Orisinalitas bangunannya akan tetap dipertahankan. “Nantinya iki akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan,” katanya.

Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.

“Kabel bawah laut ditarik dari port Darwin di Australia sampai ke Banyuwangi. Dari Banyuwangi lantas disambung ke Singapura yang telah tersambung ke Eropa,” kata Rizal, pemilik penerbitan buku sejarah Komunitas Bambu itu.

Dengan tersambungnya jaringan telegrap dunia tersebut, lanjut Rizal, menjadikan industri pers berkembang lebih cepat. Hal ini menjadi pemantik nasionalisme yang memuncak di abad 20.

“Jaringan telegrap yang berpusat di Banyuwangi, selain terhubung ke dunia, juga menghubungkan sejumlah pulau di Indonesia. Ini turut berkontribusi dalam melahirkan kesadaran nasional,” terangnya.

[caption id="attachment_2814" align="alignnone" width="1080"] Banyuwangi Gelar Kajian Untuk Revitalisasi Cagar Budaya Inggrisan. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)[/caption]

Sementara itu, Marco Kusumawijaya lebih banyak mengulas tentang bagaimana kesatuan sebuah tata ruang dari keberadaan bangunan-bangunan heritage. Setiap pemugaran bangunan cagar budaya harus memperhatikan pelestariannya.

“Tidak sekadar melestarikan bangunannya. Tapi, juga melestarikan pula kawasannya. Sehingga fungsi dan estetika dari cagar budaya itu tetap terjaga,” kata penulis buku ‘Kota-Kota di Indonesia: Pengantar untuk Orang Banyak’.

Fungsi dari bangunan cagar budaya itu sendiri, imbuh peneliti Rujak Centre for Urban Studies tersebut, menjadi penanda akan memori kolektif. Baik memori manis ataupun memori pahit yang terjadi di masa silam. “Generasi sekarang bisa belajar dari peninggalan-peninggalan tersebut,” tegasnya.

Ketua Dewan Kesenian Blambangan Hasan Basri mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kajian kesejarahan tentang bangunan-bangunan cagar budaya di Banyuwangi perlu terus digalakkan. “Ini penting untuk menggugah kesadaran kita bersama,” pungkasnya.

Berita Terbaru

PDIP Jatim Sesalkan Konflik Timur Tengah, Serukan Perdamaian Dunia

PDIP Jatim Sesalkan Konflik Timur Tengah, Serukan Perdamaian Dunia

Kamis, 05 Mar 2026 19:33 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:33 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur menyampaikan keprihatinan mendalam atas memanasnya konflik di Timur…

PDIP Jatim Gelar Nuzulul Quran, Salurkan 360 Ribu Paket Sembako Selama Ramadan

PDIP Jatim Gelar Nuzulul Quran, Salurkan 360 Ribu Paket Sembako Selama Ramadan

Kamis, 05 Mar 2026 18:04 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Quran di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Surabaya, Kamis, 5 Maret…

Ramadan Penuh Berkah, PLN Nyalakan 350 Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Pra Sejahtera Jatim

Ramadan Penuh Berkah, PLN Nyalakan 350 Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Pra Sejahtera Jatim

Kamis, 05 Mar 2026 10:46 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 10:46 WIB

Jurnas.net - Momentum Ramadan dimaknai sebagai ajang berbagi dan memperluas manfaat. PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream (LUTD) menyalakan…

Polda Jawa Timur Bongkar Jaringan Mesiu Ilegal, Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap

Polda Jawa Timur Bongkar Jaringan Mesiu Ilegal, Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap

Selasa, 03 Mar 2026 22:11 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 22:11 WIB

Jurnas.net – Praktik peredaran bahan peledak ilegal berbasis rumahan kembali terbongkar. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur m…

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Eri Cahyadi Surabaya Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Eri Cahyadi Surabaya Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Selasa, 03 Mar 2026 20:33 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 20:33 WIB

Jurnas.net - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah laporan serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di…

PLN Perkuat Backbone 500 kV Paiton–Grati Tanpa Padam Listrik

PLN Perkuat Backbone 500 kV Paiton–Grati Tanpa Padam Listrik

Selasa, 03 Mar 2026 14:56 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 14:56 WIB

Jurnas.net - Menjelang meningkatnya kebutuhan listrik selama bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT…