Zat Berbahaya Dicampur Alkohol, Bartender Jadi Tersangka Tewasnya Tiga Musisi di Surabaya

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polrestabes Surabaya merilis kasus tewasnya tiga musisi usai minum alkohol. (Dok: Jurnas.net)
Polrestabes Surabaya merilis kasus tewasnya tiga musisi usai minum alkohol. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Polrestabes Surabaya menetapkan Arnold Zadrach Sitaniya (AZS) bartender sebagai tersangka, dalam kasus meninggalnya tiga musisi Surabaya, usai minuman-minuman keras di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel, pada Junat, 22 Desember 2023 lalu. Tersangka diduga memberi campuran zat berbahaya dalam minuman yang dikonsumsi para korban.

"Berdasarkan dua alat bukti, kami juga telah mengantongi keterangan dari saksi-saksi, keterangan ahil dari Labfot Polda Jatim serta kedokteran forensik, lalu bukti surat autopsi, surat pesanan barang, dan bukti petunjuk dari rekaman CCTV," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pasma Royce, saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Jumat, 5 Januari 2024.

Pasma mengatakan bahwa penetapan tersangka itu, karena AZS diduga membagikan barang atau zat mematikan di dalam campuran minuman keras. Padahal AZS mengetahuinya bahwa campuran zat itu sangat membahayakan nyawa orang lain, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

"Tersangka AZS menjual minuman beralkohol Sky Vodka 12 botol dan Bacardi sebanyak 12 botol kepada korban WAR dan IP, dengan cara under table atau tidak tercatat di kasir. Nah, bartender menyajikan dengan cara mencampurkan ke dalam carafe atau teko ukuran 750 ml," katanya.

Informasi di lapangan, pada malam itu salah seorang korban meminta bartender supaya membuat minuman lebih strong atau kuat. Sehingga AZR menambahkan zat cair yang dianggapnya sebagai Etanol, padahal itu Metanol. "Nah, komposisi pada carafe ke satu sampai ke empat dicampur Methanol sebanyak 100 mililiter, Bacardi 376 mililiter, dan Cranberry Juice 375 mililiter," ujarnya.

Kemudian pada carafe ke lima sampai enam ditambah Metanol sebanyak 100 mililiter, Sky Vodka 375 mililiter, dan Cranberry Juice 200 mililiter. Kemudian di carafe ke tujuh sampai sembilan dicampurkan Metanol 200 ml, ditambah Sky Vodka sebanyak 375 ml, serta Cranberry Juice 200 mililiter.

Temuan komposisi dalam campuran miras itu diungkap polisi selama melakukan penyelidikan sejak 30 Desember 2023. Pihak kepolisian telah mengantongi lebih dari dua alat bukti yang diatur dalam Pasal 184 KUHAP.

Dari keterangan saksi dan barang bukti itu polisi akhirnya menaikkan status AZS sebagai tersangka, dalam perkara dugaan tindak pidana barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, atau membagi-bagikan barang yang membahayakan nyawa orang lain, yang mengakibatkan orang meninggal.

"Perkara ini sesuai dengan Pasal 338 KUHP atau 204 ayat (2) KUHP, dan tersangka terancam hukuman paling lama 20 tahun penjara," pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini terdapat korban inisial WAR, RG, dan IG yang meninggal dunia. Selain itu ada korban inisial MO yang sempat mengalami kritis selama berhari-hari.

Berita Terbaru

Rokok Lokal Madura Bidik Pasar Asia: RBS Siapkan Ekspansi Internasional

Rokok Lokal Madura Bidik Pasar Asia: RBS Siapkan Ekspansi Internasional

Minggu, 01 Mar 2026 02:28 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 02:28 WIB

Jurnas.net - Pulau Madura selama ini identik dengan komoditas garam. Namun di balik itu, industri rokok lokal juga tumbuh dan berupaya menembus pasar nasional…

DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

DPRD Jatim Kuliti Kinerja Bank Jatim - Bank UMKM: Sehat di Laporan, Tapi Dividen Seret

Minggu, 01 Mar 2026 01:07 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 01:07 WIB

Jurnas.net - Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur mulai mengerucutkan fokus pengawasan terhadap dua bank milik daerah, yakni Bank Jatim dan Bank UMKM…

HUT ke-52, SIER Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau dan Berkelanjutan

HUT ke-52, SIER Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau dan Berkelanjutan

Sabtu, 28 Feb 2026 11:33 WIB

Sabtu, 28 Feb 2026 11:33 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-52 tahun, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menegaskan komitmennya untuk terus “naik kelas” melalui transformasi tata k…

PLN UIT JBM Gelar Posyandu Disabilitas untuk Anak Kurang Mampu di Malang

PLN UIT JBM Gelar Posyandu Disabilitas untuk Anak Kurang Mampu di Malang

Senin, 23 Feb 2026 21:16 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:16 WIB

Jurnas.net - Menyambut bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperluas makna pengabdian tak hanya…

PKB Desak Audit Risiko sebelum Setujui Tambahan Modal Rp300 Miliar ke Jamkrida

PKB Desak Audit Risiko sebelum Setujui Tambahan Modal Rp300 Miliar ke Jamkrida

Senin, 23 Feb 2026 20:07 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:07 WIB

Jurnas.net - Pembahasan Raperda Penyertaan Modal Daerah sebesar Rp300 miliar kepada PT Jamkrida Jatim memanas di parlemen. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa…

IM3 Perkuat Keamanan Digital Ramadan: Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia

IM3 Perkuat Keamanan Digital Ramadan: Hadirkan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 19:07 WIB

Senin, 23 Feb 2026 19:07 WIB

Jurnas.net - Momentum Ramadan tak hanya identik dengan peningkatan ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga lonjakan aktivitas digital masyarakat. Mulai dari…