Dua Orang Meninggal Kecelakaan Bus Rombongan SMAN 1 Sidoarjo di Ngawi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi - bus rombongan mengalami kecelakaan. (Istimewa)
Ilustrasi - bus rombongan mengalami kecelakaan. (Istimewa)

Jurnas.net - Korban meninggal dunia kecelakaan rombongan bus siswa dan guru SMA Negeri 1 Sidoarjo bertambah satu menjadi dua orang. Satu korban ini merupakan siswa bernama Nabil Azfa Putra, 17.

"Korban mengalami luka cukup parah, hingga akhirnya meninggal dunia," kata Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Sapari, dikonfirmasi, Jumat, 19 Januari 2024.

Menurut Sapari, korban ini mengalami luka di bagian kepala belakang, dahi, lebam di kedua mata, dan lainnya. Sementara satu korban lainnya bernama Sutining Hidayah, sorang guru bimbingan konseling (BK), meninggal dunia saat terjadi kecelakaan.

"Ada juga korban mengalami luka-luka sebanyak 14 orang, mengalami luka-luka dirawat di RS Widodo Ngawi," ujarnya.

Seperti diketahui, sebuah bus pariwisata mengangkut rombongan study tour SMA Negeri 1 Sidoarjo mengalami kecelakaan, pada Kamis malam, 18 Januari 2024. Bus tersebut terperosok dan terguling di parit, tepatnya KM 575A Tol Ngawi mengarah ke Surabaya.

Berdasarkan informasi yang diterima Sapari, kecelakaan berawal dari sopir bus yang mencoba menghindari truk muatan buah rambutan, dan di depannya mengalami pecah ban dan oleng.

Sehingga bus rombongan itu menabrak bagian belakang truk, sebelum akhirnya kehilangan kendali hingga terguling dan terperosok ke parit sebelah kiri jalan tol.

"Sehingga karena jaraknya bus mungkin terlalu dekat, sehingga tak bisa dihindari hingga terjadi kecelakaan itu," tandasnya.

Berita Terbaru

Hari Kartini: Kisah Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Antar Warga Surabaya Setiap Pagi

Hari Kartini: Kisah Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Antar Warga Surabaya Setiap Pagi

Selasa, 21 Apr 2026 14:07 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:07 WIB

Jurnas.net – Saat sebagian besar warga Surabaya masih terlelap, aktivitas kota sebenarnya sudah mulai bergerak. Di balik itu, ada peran Eka Hardiyanti Suteja (…

Banyak Jargon, Hasil Minim: Kemiskinan Jatim di Era Khofifah Nyaris Tembus 10 Persen

Banyak Jargon, Hasil Minim: Kemiskinan Jatim di Era Khofifah Nyaris Tembus 10 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:14 WIB

Jurnas.net - Klaim Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa soal penanganan kemiskinan berbasis karakter wilayah kini diuji oleh data. Di tengah gencarnya…

Pemkot Surabaya Luncurkan Medical Tourism, Bidik Pasien Indonesia Timur hingga Mancanegara

Pemkot Surabaya Luncurkan Medical Tourism, Bidik Pasien Indonesia Timur hingga Mancanegara

Selasa, 21 Apr 2026 11:17 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 11:17 WIB

Jurnas.net – Surabaya mulai mengubah wajah layanan kesehatan menjadi kekuatan ekonomi baru. Melalui peluncuran program Medical Tourism dan Bakti Sosial T…

Stasiun Yogyakarta Dioperasikan dan Dilayani Para Srikandi Kereta Api

Stasiun Yogyakarta Dioperasikan dan Dilayani Para Srikandi Kereta Api

Selasa, 21 Apr 2026 10:37 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 10:37 WIB

Jurnas.net - Daop 6 Yogyakarta merayakannya Hari Kartini sebagai bentuk apresiasi tinggi terhadap sosok RA Kartini yang inspiratif pada 21 April 2026. Stasiun Y…

PLN Bangun Sistem Keamanan Sosial Listrik dari Desa, FKPM Jadi Benteng Awal Lindungi Objek Vital

PLN Bangun Sistem Keamanan Sosial Listrik dari Desa, FKPM Jadi Benteng Awal Lindungi Objek Vital

Senin, 20 Apr 2026 14:37 WIB

Senin, 20 Apr 2026 14:37 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) mulai menggeser pendekatan pengamanan kelistrikan dari sekadar teknis menjadi berbasis partisipasi masyarakat. Hal ini terlihat d…

Anak Buah Tersandung Pungli Tambang, Gubernur Khofifah Tunjuk Nahkoda Baru ESDM Jatim

Anak Buah Tersandung Pungli Tambang, Gubernur Khofifah Tunjuk Nahkoda Baru ESDM Jatim

Senin, 20 Apr 2026 09:04 WIB

Senin, 20 Apr 2026 09:04 WIB

Jurnas.net — Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di tubuh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur tak hanya menyeret pejabat teknis, tetapi juga …