23 Ribu Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Pemilu 2024 di Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Apel Pengecekan Personel dan Alat Material Khusus Pengendalian Massa (Almatsus Dalmas) di Mapolda Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Apel Pengecekan Personel dan Alat Material Khusus Pengendalian Massa (Almatsus Dalmas) di Mapolda Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Polda Jawa Timur mengerahkan 23 ribu personel dari berbagai unsur gabungan dari TNI dan ASN untuk pengamanan Pemilu 2024. Ribuan personel itu diharapkan siap, sehingga pesta demokrasi berjalan lancar dan kondusif.

"Kita berharap semuanya siap, siap pasukan, siap peralatan, siap operasi, dan tentunya kesiapan masyarakat sedang dikerjakan dengan baik," kata Kabaharkam Polri, Komjen Fadil Imran, di Mapolda Jatim, Kamis, 25 Januari 2024.

Dengan upaya yang disiapkan, Fadil berharap dapat menciptakan situasi yang adem, tentram, damai sejak tahap kampanye, pemilihan sampai dengan penutup penghitungan suara. Kesiapan ini juga harus terus dipantau, dipastikan hingga pasca pencoblosan.

"Mengenai model seperti ini, satu bulan menjelang hari H juga dilakukan oleh Polres. Tentunya bukan hanya polisi sendiri, tapi juga lintas sektoral kita harus melakukan sinergi, agar wilayah ini menjadi aman," jelasnya.

Fadil yakin Pemilu 2024 di wilayah Jatim bakal berjalan aman dan kondusif. Menurutnya, sejauh ini Jatim terpantau aman terkendali. "Jatim aman kok. Aman Jatim ini. Memang ada, tanda-tanda Jatim, tidak aman? Kan aman Jatim," ujarnya.

Ia juga memastikan pelbagai upaya dilakukan untuk memastikan kondisi Jawa Timur aman saat pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang akan dilaksanakan 20 hari lagi. "Ya kita berupaya mempertahankan situasi yang seperti ini (aman). Tapi kalau ada peningkatan eskalasi, kita sudah siap. Apalagi Kapoldanya Pak Imam. Pangdamnya Pak Rafael. Iya tho. Kemudian unsur-unsur yang lain, siap untuk mengamankan Jatim," ujarnya.

Mantan Kapolda Jatim itu juga mengajak wartawan untuk turut membantu menjaga keamanan Jawa Timur jelang Pemilu. "Termasuk peran media memiliki peran yang luar biasa menjaga netralitas," tandasnya.

Berita Terbaru

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…