Kiai di Jatim Diklaim Mulai Ramai-ramai Pindah Haluan Dukung Prabowo-Gibran

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan capres/cawapres nomor urut 2, Prabowo - Gibran. (Istimewa)
Pasangan capres/cawapres nomor urut 2, Prabowo - Gibran. (Istimewa)

Jurnas.net - Gelombang dukungan dan loginnya para kiai dan gus muda di Jawa Timur, kepada pasangan calon presiden Prabowo-Gibran, menjadi fenomena menarik.

Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Fahrul Muzakki, mengatakan gelombang dukungan para kiai, pengasuh pesantren besar dan gus muda kepada paslon 02, dinilai sangat wajar.

Hal itu dikarenakan mereka juga berpikir rasional. Jika kemudian sudah terlihat jelas-jelas bahwa paslon 02 (Prabowo-Gibran) akan memenangi satu putaran maka kenapa tidak kemudian beralih dukungan.

"Fenomena saat ini banyak gus-gus muda sudah goyang. Itu semisal Gus Kautsar, sudah agak agak mulai goyang ke arah 02," kata Fahrul.

Di kalangan pesantren dan beralihnya dukungan itu juga jadi fenomena gunung es yang tidak terlihat di permukaan.

"Bahayanya di mana? Ya akan ada banyak dukungan kiai dan pesantren Jatim login dukung Paslon 02. Hal ini karena tampilnya Bu Khofifah Indar Parawansa, yang all out bagi Paslon 02. Tentu saja, hal itu tak bisa dibendung kemudian akan diikuti oleh para tokoh dan kiai se Jatim," katanya.

Di sisi lain, pesantren dan kalangan pondok yang memiliki pengaruh besar di akar rumput sudah harus menghitung rekam jejak mereka. Jika kemudian keliru menjatuhkan dukungan maka apa yang menjadi perjuangan mereka membuka akses berbagai hal akan buntu. Sebaliknya jika mendukung yang akan jelas menang, maka harapan strategis masa depan pesantren mereka lebih terang.

"Bahkan minggu - minggu ini, gelombang dukungan ke paslon 02 di Jatim akan tambah besar. Mengingat posisi strategis Khofifah yang juga akan melanjutkan di Pilkada Gubernur Jatim tahun ini, pasca Pilpres," ujarnya.

Terakhir kata Fahrul, ada memang beberapa kiai dan gus muda di Jatim yang jadi panutan masyarakat masih belum menampakkan diri mendukung Prabowo - Gibran. Tapi, secara wajar dan rasional mereka akan menunjukkan diri setelah mendekati coblosan ini, karena sinyal kekuatan Paslon 02, yang indikator memenangi satu putaran mulai nampak.

"Termasuk, begini. Masak Bu Khofifah sudah pasang badan ke paslon 02 mereka tidak mengikuti. Itu kan tidak menguntungkan bagi posisi mereka di Jawa Timur," pungkasnya.

Sebelumnya, gerakan Khofifah sebagai Tim Kampanye Nasional, untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran satu putaran di Jatim mampu menggeret gelombang dukungan dari ulama besar di Jawa Timur.

Yang terbaru, datang dari KH Ahmad Fuad Noerhasan, Pengasuh Ponpes Sidogiri, Pasuruan, mendukung Capres nomor 02 Prabowo - Gibran.

Ketua TKD Jawa Timur, Boedi Prijo Soeprajitno, membenarkan bahwa Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Ahmad Fuad Noerhasan, mendukung paslon 02, Prabowo-Gibran.

Kata Boedi, usai Harlah SPSI ke-51 di Sidoarjo, Khofifah Indar Parawansa bersama dirinya bertemu dengan KH Akhmad Fuad Noerhasan di Ponpes Sidogiri. Usai pertemuan itu, mereka berpose dengan mengacungkan dua jari tanda dukungan kepada Paslon 02, Prabowo Gibran.

"Hubungan Bu Khofifah dan komunikasi dengan para kiai di Sidogiri sejak dipimpin oleh Romo Kyai Haji Nawawi Abdul Jalil, itu terjalin baik. Bahkan saat ini, Bu Khofifah, mendapat suplai dukungan dari Sidogiri ini menambah semangat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Jawa Timur,” pungkasnya.

Berita Terbaru

PDIP Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hasto Usul Libatkan Warung Rakyat dan Pemda

PDIP Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hasto Usul Libatkan Warung Rakyat dan Pemda

Senin, 20 Jul 2026 15:08 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:08 WIB

Jurnas.net – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas …

HUT Ke-3, HS Serap 7.000 Tenaga Kerja dan Targetkan Terus Berekspansi 

HUT Ke-3, HS Serap 7.000 Tenaga Kerja dan Targetkan Terus Berekspansi 

Senin, 20 Jul 2026 10:40 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:40 WIB

Jurnas.net - Lantunan selawat menggema di kawasan pabrik rokok HS milik PT Gisara Tantra Berkarya di Dusun Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa T…

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira 2026 yan…

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Banyuwangi, menjadi contoh praktik terbaik (best practice) pengembangan ekonomi biru (blue economy) b…

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Sejumlah fasilitas utama, m…

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Jurnas.net - embaga Perlindungan Konsumen dan Nasabah (LPKAN) Indonesia meminta pemerintah menunda pembahasan maupun penerapan regulasi baru di sektor Industri…