Bupati Ipuk Sisir Warga Miskin Pinggir Hutan Gunung Raung Banyuwangi

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menyisir warga miskin di kaki Gunung Raung. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menyisir warga miskin di kaki Gunung Raung. (Dok: Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Di tengah hutan di kaki gunung Raung ternyata tak semata berisi pepohonan lebat. Namun, ternyata juga ada perkampungan-perkampungan kecil. Para pegawai perkebunan yang telah tinggal berpuluh tahun lamanya.

Salah satu perkampungan itu bernama Kampung Tlocor. Secara administratif kampung tersebut masuk Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Untuk mencapai tempat yang terpencil itu perlu melalui jalan makadam yang cukup terjal sejauh lima kilometer.

“Di sini tidak kurang ada 18 kepala keluarga yang tinggal,” kata Kepala Desa Jambewangi Masykur saat mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang mengunjungi kampung tersebut ditulis, Minggu, 25 Februari 2024.

Di perkampungan tersebut, Bupati Ipuk menyalurkan bantuan sembako dari program Banyuwangi Berbagi. Aksi kolaboratif antara Kopri Banyuwangi, Baznas Banyuwangi beserta PUDAM Banyuwangi dan Bank Jatim. Hal ini sebagai upaya gotong royong menekan angka kemiskinan ekstrem di ujung timur Jawa ini.

“Kami ingin memastikan semua warga Banyuwangi yang masih pra sejahtera tersentuh oleh program-program pemerintah. Bahkan, warga yang berada di sudut terpencil sekalipun,” ujar Ipuk.

Baca Juga : ASN Banyuwangi Jadi “Orang Tua Asuh” Upaya Untuk Tekan Kemiskinan

Tak hanya berupa penyaluran sembako, Ipuk juga memastikan masyarakat setempat mendapatkan pelayanan dasar. Seperti halnya akses listrik, pendidikan dan kesehatan.

“Di sini sudah ada kelas jauh dari SDN 7 Jambewangi. Ada guru khusus dari program pemkab, Banywuangi Mengajar. Sehingga anak-anak tak perlu turun ke bawah untuk sekolah,” kata Ipuk.

Begitu pula dengan akses kesehatan. Rutin setiap bulan para petugas kesehatan dari Puskesmas Sempu melakukan cek kesehatan rutin. “Untuk ibu hamil yang telah mendekati waktu kelahiran, sudah ada rumah singgah di bawah. Sehingga bisa segera mendapatkan penanganan medis saat diperlukan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga meminta maaf masih belum bisa memenuhi infrastruktur jalan. Selain karena keterbatasan anggaran, juga karena peraturan kawasan yang masuk wilayah hutan itu. "Tapi, untuk akses listrik sudah terpenuhi. Bekerjasama dengan PLN, kini sudah ada listrik melalui tenaga hidro,” jelasnya.

Baca Juga : 51 Pejabat di Banyuwangi Dicopot Hingga Rotasi Untuk Capai Kinerja Terbaik

Kehadiran Ipuk di tempat yang dikelilingi hutan pinus itu, sontak membuat warga terkejut. Tak pernah terbayangkan rumahnya bakal disambangi orang nomor satu di Banyuwangi itu. “Baru kali ini ada bupati ke sini,” kata Ginanti, warga setempat kelahiran 1983 itu.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sugiatin. Ia tampak antusias saat kedatangan Ipuk. Sambil memeluk, ibu paruh baya itu mendoakan Ipuk. “Semoga ibu sehat terus. Bisa memimpin kami dengan baik,” ujarnya dengan logat Madura yang kental.

Ipuk juga mengunjungi Lingk Gunung Emas yang berada di Dusun Gunung Raung, Desa Kajarharjo, Kecamatan Glenmore untuk menyalurkan bantuan.

Dengan penanganan yang komprehensif dan melibatkan semua stakeholder, Ipuk berharap penanganan kemiskinan di Banyuwangi bisa teratasi secara efektif. “Target kami, Banyuwangi bisa zero persen kemiskinan ekstrem,” pungkasnya.

Perlu diketahui, angka kemiskinan Banyuwangi turun signifikan selama 3 tahun. Terhitung tahun 2021 kemiskinan Banyuwangi di angka 8,07 persen, tahun 2023 turun jadi 7,34 dan menjadi angka kemiskinan terendah dalam sejarah Banyuwangi.

Berita Terbaru

Golkar Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Ali Mufthi: Musda Tuntas, Kini Bidik Pemilih Muda

Golkar Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik 2029, Ali Mufthi: Musda Tuntas, Kini Bidik Pemilih Muda

Jumat, 31 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:43 WIB

Jurnas.net - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mulai mengakselerasi konsolidasi organisasi sebagai langkah awal menghadapi Pemilu 2029.…

Bupati Gresik Buka MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis Disiapkan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Bupati Gresik Buka MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis Disiapkan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Jumat, 31 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 17:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Permanen di Desa…

Kado HUT Ke-81 RI, Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Beri Insentif untuk Buruh serta Ojol

Kado HUT Ke-81 RI, Pemprov Jatim Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Beri Insentif untuk Buruh serta Ojol

Jumat, 31 Jul 2026 15:26 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:26 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggulirkan program pembebasan pajak kendaraan bermotor sepanjang Agustus 2026, berdasarkan Keputusan…

Kapal Express Bahari 3F Rusak Disenggol Tanker hingga Batal Berlayar, Bagaimana Hak Penumpang atas Kompensasi?

Kapal Express Bahari 3F Rusak Disenggol Tanker hingga Batal Berlayar, Bagaimana Hak Penumpang atas Kompensasi?

Jumat, 31 Jul 2026 14:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Insiden senggolan yang merusak KM Express Bahari 3F kembali memicu terganggunya layanan penyeberangan Gresik–Pulau Bawean. Di tengah keterbatasan a…

Mengukur Keberhasilan Pemerintah: Apakah Survei Kepuasan Sudah Cukup?

Mengukur Keberhasilan Pemerintah: Apakah Survei Kepuasan Sudah Cukup?

Jumat, 31 Jul 2026 13:26 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:26 WIB

Oleh: Ir. Jailani, S.T., M.M. Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Di negara demokrasi, survei opini publik telah menjadi salah satu…

DPRD Jatim Dukung Putusan MK Pisahkan Anggaran MBG dari Pendidikan, Puguh: Mutu Sekolah Harus Jadi Prioritas

DPRD Jatim Dukung Putusan MK Pisahkan Anggaran MBG dari Pendidikan, Puguh: Mutu Sekolah Harus Jadi Prioritas

Jumat, 31 Jul 2026 09:18 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 09:18 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menyambut positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa anggaran Program M…