Surabaya Shopping Festival 2024 Ramaikan Momentum Ramadhan Hingga Lebaran

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Wali Kota Surabaya di Balai Kota. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Kantor Wali Kota Surabaya di Balai Kota. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Surabaya Shopping Festival (SSF) tahun 2024 digelar lebih awal, yakni pada 15 Maret - 14 April 2024. Selain untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-730, SSF turut menyemarakkan momentum Ramadhan hingga libur Lebaran 2024.

Kepala Bidang Pembinaan Usaha Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Soesandi Ismawan menyampaikan, antusiasme para asosiasi pengusaha di Kota Surabaya di tahun ini meningkat pesat. Sebab, sejumlah asosiasi pengusaha pun ikut meriahkan gelaran SSF 2024.

Hingga saat ini persiapan terselenggaranya SSF 2024 sudah mencapai 100 persen, semua pelaku usaha di Kota Surabaya siap meriahkan SSF 2024. Serta, ada pula event menarik yang disiapkan, seperti pameran busana muslim.

“Ada 8 asosiasi yang ikut bergabung meramaikan SSF ke-17 ini, diantaranya asosiasi pengusaha kafe dan restoran, ritel, travel agent, perhotelan, hingga rumah sakit dan klinik. Mereka semua kompak menawarkan diskon dan paket promo untuk mendukung kegiatan tersebut,” kata Soesandi Ismawan, Jumat, 8 Maret 2024.

Soesandi Ismawan menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi pada gelaran SSF 2023 lalu, para konsumen tidak hanya berasal dari Kota Surabaya, melainkan wisatawan luar kota.

“Warga luar Surabaya juga sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Sebab, gelaran SSF memiliki daya tarik tersendiri. Banyak tamu-tamu dari Yogyakarta, Semarang, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua,” imbuh Sandi, sapaan lekatnya.

Oleh sebab itu, bersamaan dengan momentum Ramadhan hingga libur lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berharap SSF 2024 akan semakin menarik minat para wisatawan untuk bertandang ke Kota Pahlawan. Sebab, asosiasi hotel dan travel agent juga menyediakan promo menginap hingga mempersiapkan armada transportasi menuju ke destinasi wisata di Surabaya.

“Selain bisa berbelanja, wisatawan juga bisa mengunjungi tempat wisata yang menarik. Hotel dan travel agent sudah menyediakan promo bundling, seperti mengunjungi wisata heritage pada sore hari, dan berbelanja di mal pada malam hari,” ungkapnya.

Selain berbelanja dan berwisata, perhimpunan rumah sakit maupun klinik kesehatan dan kecantikan juga menyediakan promo menarik. Seperti, paket pemeriksaan kesehatan, layanan perawatan, cek laboratorium, hingga perawatan kecantikan.

“Keterlibatan lainnya adalah dari para asosiasi ritel. Mereka menawarkan diskon belanja sampai 50 persen. Jadi SSF ini menyasar semua kebutuhan masyarakat Surabaya. Dengan demikian, perekonomian di Surabaya bisa bergerak dan semua lapisan masyarakat bisa ikut merasakan,” ujarnya.

Di samping itu, Pemkot Surabaya juga telah berkoordinasi dengan perusahaan layanan transportasi untuk mengakomodir para wisatawan, serta ikut menyebarluaskan informasi mengenai pelaksanaan SSF 2024. “Kami sudah berkomunikasi dengan PT. KAI. Mereka mendukung, bersama PT. KAI, kami melakukan promosi melalui stasiun di luar Surabaya,” terangnya.

Tentunya peran serta masyarakat Kota Surabaya sangat diperlukan dalam menyemarakan SSF 2024. Ia berharap, dengan komitmen Pemkot Surabaya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban maka para wisatawan bisa lebih nyaman selama berada di Kota Pahlawan. Masyarakat dan para wisatawan pun bisa memperoleh info lebih lanjut mengenai SSF 2024 melalui instagram @surabayashoppingfestival.

“Pengalaman dari tahun sebelumnya kegiatan ini mendatangkan tamu yang cukup banyak khususnya dari pulau luar Jawa. Karenanya, kami berharap masyarakat Surabaya bisa menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Kinerja Pemprov Jatim Dikritik DPRD, Khofifah Emosional dan Naik Nada Saat Jawab LKPJ 2025

Kinerja Pemprov Jatim Dikritik DPRD, Khofifah Emosional dan Naik Nada Saat Jawab LKPJ 2025

Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:48 WIB

Jurnas.net – Rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 di DPRD Jawa Timur berlangsung p…

Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap MBG, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Siswa Surabaya Tumbang Usai Santap MBG, Evaluasi dan Pengawasan SPPG Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 15:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:03 WIB

Jurnas.net - Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, kembali menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan Program…

DPRD Kritik Rapor Kinerja Khofifah: Literasi Rendah, BUMD Loyo dan Ketimpangan Tinggi

DPRD Kritik Rapor Kinerja Khofifah: Literasi Rendah, BUMD Loyo dan Ketimpangan Tinggi

Rabu, 13 Mei 2026 14:23 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat sorotan tajam dari DPRD Jawa Timur dalam p…

Kemenkum RI Resmi Tetapkan 12 Lagu Tradisional Banyuwangi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Kemenkum RI Resmi Tetapkan 12 Lagu Tradisional Banyuwangi sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

Rabu, 13 Mei 2026 13:17 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Warisan budaya Banyuwangi kini mendapat perlindungan hukum resmi dari negara. Sebanyak 12 lagu dan musik tradisi asli Kabupaten Banyuwangi resmi t…

Program Banyuwangi Hijau Kian Meluas, 73 Desa Kompak Ubah Sampah Bernilai Ekonomi

Program Banyuwangi Hijau Kian Meluas, 73 Desa Kompak Ubah Sampah Bernilai Ekonomi

Rabu, 13 Mei 2026 11:19 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 11:19 WIB

Jurnas.net – Program pengelolaan sampah berbasis sirkular bertajuk Banyuwangi Hijau terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tidak hanya mengurangi volume s…

Kinerja BUMD Jatim Dinilai Amburadul, Direksi Nikmati Gaji Fantastis Rp160 Juta per Bulan

Kinerja BUMD Jatim Dinilai Amburadul, Direksi Nikmati Gaji Fantastis Rp160 Juta per Bulan

Rabu, 13 Mei 2026 10:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 10:02 WIB

Jurnas.net — Kinerja mayoritas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) non-keuangan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur disorot tajam DPRD Jatim. Pansus BUMD DPRD J…