KPU Jatim Sudah 99 Persen Coklit Data Pemilih Pilkada 2024 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisioner KPU Jatim Divisi Data dan Informasi, Insan Qoriawan. (Dok: Humas KPU Jatim)
Komisioner KPU Jatim Divisi Data dan Informasi, Insan Qoriawan. (Dok: Humas KPU Jatim)

Jurnas.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur hampir merampungkan pencocokan dan penelitian (coklit), data pemilih untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Saat ini, pencoklitan telah mencapai 99 persen dari daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) di Jatim.

"KPU Jawa Timur telah mencoklit sebanyak 31.400.000 dari total sekitar 31.520.000 pemilih untuk pilkada 2024 mendatang," kata Komisioner KPU Jatim Divisi Data dan Informasi, Insan Qoriawan, Rabu, 17 Juli 2024.

Hingga saat ini, lanjut Insan, KPU Jatim terus melakukan coklit untuk pelaksanaan pilkada 2024. Menurutnya, saat ini coklit terus dilakukan oleh KPU di masing-masing kabupaten/kota, terutama kota-kota besar seperti Surabaya, Sidoarjo, dan kota Malang.

Baca Juga : Usai Coklit Pilkada 2024, Khofifah Bakal Nyoblos di TPS 19

Kota-kota besar menjadi prioritas karena mayoritas belum menyelesaikan coklit. Kendalanya, karena banyak yang tinggal di apartemen dan rumah tidak berpenghuni.

Insan mengimbau kepada para calon pemilih yang mengalami kendala coklit, agar segera melaporkan ke call center KPU RI yakni melalui nomor 08112024214. Sementara untuk pengecekan daftar pemilih tetap, maka dapat mengecek secara daring melalui website KPU RI.

"Setelah coklit selesai, maka akan segerah di lakukan evaluasi data pemilih," tandasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…