Seorang Guru Agama Gaji 70 Ribu Sebulan Dihadiahi Umroh Gratis

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang Guru Agama Gaji 70 Ribu Sebulan dapat hadiahi Umroh Gratis dari Juragan 99. (Istimewa)
Seorang Guru Agama Gaji 70 Ribu Sebulan dapat hadiahi Umroh Gratis dari Juragan 99. (Istimewa)

Jurnas.net - Menginjakkan kaki ke baitullah bukanlah perkara sederhana. Setiap orang yang terpilih menjadi tamu Allah dan menginjakkan kaki ke tanah suci adalah orang-orang istimewa. Setiap orang Islam menunggu untuk dimuliakan dan dipanggil untuk menjadi tamu-Nya.

Seorang guru ngaji dari Desa Karpote, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Madura bernama Mustofa mendapatkan kehormatan untuk menjadi salah satu calon pengunjung rumah Allah. Keseharian Mustofa adalah mengajarkan agama ke anak-anak di desanya.

Mustofa menjadikan serambi rumah dan musala di dekat rumahnya sebagai sekolah untuk anak-anak, karena tidak ada bangunan khusus untuk difungsikan menjadi sekolah di daerah tempat tinggalnya. Keseharian Mustofa mengajarkan agama dan ngaji ke anak-anak ini tidak mendapatkan penghasilan tetap.

Ketika ditanya tentang uang yang diterimanya dari profesinya, dia menjawab, “Kadang dikasih 100 (ribu), kadang dikasih 70 (ribu) setiap bulan," kata Mustofa, Jumat, 23 Agustus 2024.

Baca Juga : MS GLOW Bentuk Elite Glowbal, Wadah Bagi Para Mitra

Mustofa mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke tanah suci karena direkomendasikan oleh muridnya, untuk dipilih sebagai salah satu orang untuk diberangkatkan umroh oleh Shandy Purnamasari dan suaminya Gilang Widya Pramana, atau yang dikenal sebagai Juragan 99.

Dua pemilik brand skincare MS GLOW ini menunaikan nazar dengan menyumbangkan uang sebesar Rp 1 miliar untuk orang-orang kurang mampu dengan memberangkatkan mereka umroh, karena penantian mereka selama 12 tahun untuk memiliki anak laki-laki terbayar.

Baru-baru ini, hasil USG kehamilan ketiga Shandy menunjukkan bahwa jenis kelamin janin yang dikandungnya adalah laki-laki.

“Siapa lagi yang mau berangkat atau berangkatin orang-orang sekitarnya buat umroh? Guru ngaji, hafidz qur'an, marbot masjid, tukang gali kubur, pemandi ayat, siapapun yang kurang mampu secara ekonomi dan belum pernah umroh sekalipun," katanya.

“Boleh posting di feed IG atau tiktok pake hastag #nazarkehamilanj99 ya,” lanjut Shandy dan Gilang lewat unggahan mereka di Instagram, sekaligus meminta tolong untuk dicarikan orang-orang yang pantas untuk mereka berangkatkan umroh.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan sikap tegas terhadap aksi perusakan estetika kota. Empat pemuda pelaku vandalisme di kawasan Viaduk G…

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – Skandal moral mengguncang birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan d…

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Jurnas.net - Meski telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2024, eksistensi Dhurung Bawean justru dinilai masih berada di ujung ancaman.…

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Jurnas.net – Kain batik bukan sekadar busana bagi masyarakat Banyuwangi, melainkan representasi identitas budaya yang sarat makna. Kini, akses terhadap wastra k…

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Jurnas.net - Aroma ketidakadilan menyeruak dari rencana eksekusi paksa sebuah rumah di Jalan Rungkut Asri Barat X No. 16, Surabaya, Selasa, 14 April 2016.…

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi I…