386,91 Km Jalan Pantai Selatan Terkoneksi, Diharap Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jalan pantai selatan (pansela) Jawa Timur telah terbangun sepanjang 386,91 Km. (Dok: Pemprov Jatim)
Jalan pantai selatan (pansela) Jawa Timur telah terbangun sepanjang 386,91 Km. (Dok: Pemprov Jatim)

Jurnas.net - aringan jalan sebagai sarana interkoneksi wilayah di kawasan selatan Jawa Timur semakin menujukkan progress signifikan. Hal itu dibuktikan dengan pembangunan jalan pantai selatan (pansela) Jawa Timur yang telah terbangun sepanjang 386,91 kilometer.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaja, menegaskan bahwa pembangunan jalan pansela merupakan salah satu program strategis Pemprov Jatim yang statusnya ditingkatkan menjadi proyek strategis nasional.

Sejauh ini Pemprov Jatim terus berupaya mendorong percepatam dan melakukan monitoring intens pada pembangunan jalan yang dalam perencanaan total mencapai Panjang 628,39 km tersebut.

“Dari rencana panjang jalan pansela Jatim 628,39 kilometer, per Desember 2023 yang telah terbangun sudah sepanjang 386,91 kilometer atau sudah terealisasi 61,57 persen,” kata Tambeng, Sabtu, 16 November 2024.

Tambeng merinci, jalan pansela Jatim Jatim ini melintas di delapan kabupaten mulai dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan juga Banyuwangi.

Baca Juga : Akademisi Unair Soal Survei Litbang Kompas Undecided Voters Dominan ke Khofifah-Emil

[caption id="attachment_6323" align="alignnone" width="1061"] Jalan pantai selatan (pansela) Jawa Timur telah terbangun sepanjang 386,91 Km. (Dok: Pemprov Jatim)[/caption]

Per Desember 2023, untuk jalan pansela di wilayah Pacitan sepanjang 86,01 kilometer, seluruhnya telah terbangun. Kemudian untuk Kabupaten Trenggalek dari total 81,51km, yang sudah terealisasi sepanjang 40,11 km.

Kemudian untuk wilayah Tulungagung sudah teralisai 38,13 km dari total perencanaan sepanjang 51,38 km. Berikutnya untuk Blitar, dari total 62,78 km, yang sudah terealisasi adalah 22km.

Sedangkan untuk wilayah Malang, dari total perencanaan jalan sepanjang 98,10 km, yang sudah terealiasi sepanjang 50,86 km. Untuk Lumajang, dari total 57,07 km yang suda terealisasi sepanjang 30,50 km. Sedangkan untuk wilayah Jember dari total 91,55km yang sudah terealisasi adalah sepanjang 32,01 km. Dan yang terakhir untuk wilayah Banyuwangi dari total 100 km yang sudah teraliasasi adalah 87,2 km.

“Saat ini juga ada yang sedang progress kontruksi adalah Blitar sepanjang 17,3 km, di Tulungagung 13,26 km, di Malang sepanjang 3,94 km. Targetnya tuntas di tahun 2025,” katanya.

Beberapa daerah yang belum rampung kontruksinya dikatakan Tambeng terkendala masalah pembebasan lahan. Untuk mempercepat pembebesan yang menjadi kewenangan kabupaten, tahun depan Pemprov Jatim juga akan membantu proses pembebasan lahan untuk penyelesaian jalan pansela.

“Jadi setelah kita mengajukan percepatan, maka Pemprov Jatim diperbolehkan untuk ikut melakukan pembebasan. Kita akan bantu supaya penyelesaian jalan pansela bisa dipercepat,” ujarnya.

Baca Juga : Khofifah Pecundangi Risma, Fuad: Itu Survei Lama Diputar Sampai Sekarang

Di luar itu, Tambeng menegaskan bahwa saat ini sudah terprogramkan TRSS fase II Pansela sejumlah 5 paket dengan sumber dana loan IsDB sepanjang 34,53 km dan rencana load dari ADB sejumlah 10 paket untuk jalan sepanjang 72,25 km.

“Jadi setelah 386,91 km jalan sudah terealisasi, saat ini sedang dibangun 34,53 km yang sedang proses kontruksi dan selesai 2025, ke depan masih ada pembangunan juga dengan pendanaan dari ADB denngan total panjang jalan yang akan dibangun adalah 72,25km,” pungkas Tambeng.

Dengan progres pansela Jatim yang signifikan, wilayah selatan Jatim terkoneksi dengan jalan yang mulus, akses ekonomi terangkat dan pariwisata juga terungkit.

Berita Terbaru

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…