KPU Jatim Dirikan 134 TPS Khusus Mudahkan Pemilih Pada Pilkada 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisioner KPU Jatim, Eka Insan Qoriawan. (Insani/Jurnas.net)
Komisioner KPU Jatim, Eka Insan Qoriawan. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyiapkan 134 Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus pada Pilkada serentak 2024. Pencoblosan Pilkada serentak sendiri akan dilaksanakan pekan ini, Rabu, 27 November 2024.

"Dengan adanya TPS khusus ini, diharapkan warga yang berhalangan dapat dengan mudah mencoblos dan memberikan suaranya," kata Komisioner KPU Jatim, Eka Insan Qoriawan, Senin, 25 November 2024.

Insan menjelaskan bahwa TPS khusus ini ditujukan untuk memfasilitasi warga yang berhalangan untuk mencoblos di TPS reguler. Mereka seperti warga binaan di rumah tahanan, santri di pondok pesantren, penghuni panti jompo, dan warga di lembaga sosial lainnya.

"Kami ingin memastikan semua warga Jawa Timur dapat menyalurkan hak suaranya pada Pilkada 2024, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau TPS reguler," katanya.

Baca Juga : Khofifah-Emil Bertekad Wujudkan Jatim Gerbang Baru Nusantara dan Ajak Sukseskan Pilkada Serentak Damai dan Seneng Bareng

Kata Insan, TPS khusus ini akan ditempatkan di berbagai lokasi, termasuk rumah tahanan bagi warga Jawa Timur yang sedang menjalani hukuman, pondok pesantren bagi santri yang tidak bisa pulang, serta panti jompo dan lembaga sosial lainnya.

"Pemberian TPS khusus ini bertujuan untuk memberikan layanan maksimal dan menekan angka golput dalam Pilkada Jawa Timur. Sehingga warga yang ingin mencoblos di TPS khusus wajib memenuhi persyaratan yang berlaku, di antaranya surat pindah pemilihan," jelasnya.

Untuk diketahui, di Jawa Timur sendiri terdapat 60.751 TPS dan 31.284.418 Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

"Kami berharap semua warga Jawa Timur dapat memberikan hak suaranya pada Pilkada 2024 ini, yang akan diselenggarakan pada 27 November mendatang," pungkasnya.

Berita Terbaru

Jejak Masjid Kayu 201 Tahun di Situbondo: Cicit Kyai Mas Su'ud Usung Dakwah Global Sejuta Masjid 

Jejak Masjid Kayu 201 Tahun di Situbondo: Cicit Kyai Mas Su'ud Usung Dakwah Global Sejuta Masjid 

Senin, 12 Jan 2026 13:27 WIB

Senin, 12 Jan 2026 13:27 WIB

Jurnas.net - DiDesa Kayuputih, Situbondo, berdiri sebuah bangunan kayu tua yang kini lebih sering disebut langgar atau musala. Sederhana bentuknya, tetapi…

Copet di Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya Dibekuk Polisi Berkat Rekaman CCTV

Copet di Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya Dibekuk Polisi Berkat Rekaman CCTV

Senin, 12 Jan 2026 08:27 WIB

Senin, 12 Jan 2026 08:27 WIB

Jurnas.net - Kasus pencurian dompet di kawasan wisata religi Sunan Ampel, Surabaya, kembali membuktikan pentingnya sistem pengawasan dan kepedulian jamaah…

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Lamongan, Strategi Jaga Daya Beli Jelang Ramadan

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Lamongan, Strategi Jaga Daya Beli Jelang Ramadan

Senin, 12 Jan 2026 07:15 WIB

Senin, 12 Jan 2026 07:15 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi sekaligus mengubah pendekatan intervensi harga dengan menyasar…

Polda Jatim Tangkap Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Bangkalan

Polda Jatim Tangkap Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Bangkalan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:06 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:06 WIB

Jurnas.net - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, kini tidak hanya…

Gus Lilur Desak KPK Buka Jejak Dana Korupsi Kuota Haji, dan Pemeriksaan Ketum PBNU Jika Ada Bukti

Gus Lilur Desak KPK Buka Jejak Dana Korupsi Kuota Haji, dan Pemeriksaan Ketum PBNU Jika Ada Bukti

Sabtu, 10 Jan 2026 11:48 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum Netra Bakti Indonesia (NBI) sekaligus Owner Kabantara Grup, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, atau Gus Lilur, mendesak Komisi…

Eri Cahyadi Nyatakan Perang terhadap Premanisme di Surabaya: Lapor Ditindak 2×24 Jam dan Gratis

Eri Cahyadi Nyatakan Perang terhadap Premanisme di Surabaya: Lapor Ditindak 2×24 Jam dan Gratis

Sabtu, 10 Jan 2026 08:56 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 08:56 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan sikap “zero tolerance” terhadap praktik premanisme yang kerap mengganggu aktivitas usaha. Hal itu dis…