Tujuh TPS di Lima Daerah di Jatim Gelar Coblosan Ulang Pilkada dan Pilgub 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi coblosan ulang (istimewa)
Ilustrasi coblosan ulang (istimewa)

Jurnas.net - Sebanyak tujuh tempat pemungutan suara (TPS) di lima daerah di Jawa Timur, dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) atau coblosan ulang Pilkada serentak 2024. Coblosan ulang itu dilakukan untuk Pilgub Jatim maupun Pilkada kabupaten/kota.

"Ada beberapa TPS di lima daerah yang kita rekomendasikan untuk PSU, yaitu Kabupaten Bangkalan, Sumenep, Sampang, Bondowoso, dan Kota Madiun," kata Komisioner Bawaslu Jatim, Eka Rahmawati, Senin, 2 Desember 2024.

Adapun tujuh TPS tersebut, dua TPS di antaranya di Kabupaten Bangkalan yaitu masing-masing satu di TPS Kecamatan Galis, dan satu TPS di Kecamatan Labang. Lalu dua TPS di Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Selanjutnya, satu TPS di Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, satu TPS di Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, dan satu TPS di Kecamatan Taman, Kota Madiun. "PSU ini ada yang sudah digelar Minggu kemarin, ada juga yang digelar hari ini (Senin), seperti di Sampang dan Bondowoso," katanya.

Baca Juga : 347 TPS Belum Kirim Data C Hasil Pilkada 2024 ke Data Center KPU Jatim

Menurut Eka, rekomendasi PSU itu berdasarkan mekanisme, sebagaimana ketentuan di Pasal 112 UU Nomor 1 tahun 2015 tentang Pilkada. Di mana PSU bisa digelar jika memenuhi salah satu dari lima hal. Pertama, jika ada pembukaan kotak suara dan/atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Kedua, jika petugas KPPS meminta Pemilih memberi tanda khusus, menandatangani atau menulis nama atau alamatnya pada surat suara yang sudah digunakan. Ketiga, jika petugas KPPS merusak lebih dari satu surat suara yang sudah digunakan oleh Pemilih sehingga surat suara tersebut menjadi tidak sah.

Keempat, jika lebih dari seorang Pemilih menggunakan hak pilih lebih dari satu kali pada TPS yang sama atau TPS yang berbeda. Kelima, jika seorang Pemilih yang tidak terdaftar sebagai Pemilih, mendapat kesempatan memberikan suara pada TPS.

Dari hasil telaah yang dilakukan Bawaslu, lanjut Eka, bahwa rekomendasi PSU itu mayoritas karena adanya pemilih tambahan yang tidak memenuhi syarat. Namun petugas TPS setempat memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mencoblos.

"Misalnya di Bondowoso, pemilih yang sudah meninggal tapi dicobloskan oleh orang lain. Dan ada juga yang menjadi TKI di luar negeri tapi dicobloskan oleh orang lain. Itu jelas PSU," pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Jurnas.net - Akses layanan kesehatan rujukan kembali menjadi persoalan bagi warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seorang ibu hamil berusia 39…

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…