Jurnas.net - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membantah dirinya terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) SMK PGRI 2 Ponorogo. Sebab, kata dia, anggaran dana BOS langsung dari pemerintah pusat yang langsung disalurkan ke sekolah-sekolah tanpa melibatkan dinas pendidikan provinsi.
"Dana BOS ini dari pemerintah pusat langsung ke sekolah, jadi tidak ada hubungannya dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim," kata Aries, dikonfirmasi, Senin, 13 Januari 2025.
Untuk diketahui, Aries sebabagai Kadindik Jatim sempat sempat mangkir dalam agenda pemeriksaan saksi yang dijadwalkan pihak Kejari Ponorogo pada awal bulan Desember 2024 lalu. Aries baru bisa memenuhi undangan panggilan pemeriksaan yang dilayangkan jaksa pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2024.
Nama Aries ini menambah daftar saksi dugaan tindak pidana rasuah tersebut. Total ada 23 orang telah dimintai keterangan oleh jaksa setempat, baik dari pihak SMK PGRI 2 Ponorogo, Cabdindik Jatim Wilayah Magetan-Ponorogo, hingga pihak ketiga.
Baca Juga : Bambang Pacul: Pendidikan Politik, Kunci Demokrasi Pancasila yang Ideal
Dalam kasus ini, Kejari Ponorogo juga telah menyita sepuluh bus pariwisata serta tiga kendaraan roda yang disinyalir terkait dengan penyalahgunaan dana BOS SMK swasta tersebut.
Meski pernah diperiksa oleh Kejari Ponorogo, Aries berulangkali menegaskan bahwa Dindik Jatim tak ada kaitannya dengan kasus penyelewengan dana bos di Ponorogo. "Bos ini kan pusat, jadi dari pemerintah pusat ke sekolah. Jadi, gak ada kaitanya hubungannya dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim," ucapnya.
Sementara terkait pengawasan dana bos itu, kata Aries menyebut dilakukan oleh cabang dinas pendidikan di tingkat kabupaten/kota, meskipun sifatnya terbatas. "Kalau pengawasan pasti ada, cuma dari cabang dinas. Cuma nanya pengawasan dalam artian, mencatat hasil dari pengeluaran mereka, kegiatan mereka, dan pengawasan secara umum langsung dari Dirjen (pusat)," ujarnya.
Baca Juga : Anggaran Dinas Pendidikan Jatim Naik Jadi Rp9,5 Triliun
Kasus ini menjadi perhatian publik karena dana BOS sejatinya bertujuan untuk mendukung operasional pendidikan di sekolah. Namun, dugaan penyimpangan justru mencoreng upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat daerah.
"Jadi, Dindik Jatim tidak terkait langsung. Karena itu anggaran langsung dari pemerintah pusat langsung ke sekolah, penggunaannya juga sekolah," pungkasnya.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB
Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB
Peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh tim gabungan kepolisian beberapa waktu lalu, terindikasi melanggar HAM…
Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB
Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB
Ketua Umum PBNU KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tetap tenang.…
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…